5 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Penurunan Fungsi Otak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang pasti akan bertambah tua. Begitu juga dengan “usia” otak. Mungkin Anda sadar bahwa belakangan ini Anda jadi sering lupa di mana terakhir kali menaruh kunci rumah. Umumnya penurunan fungsi otak akan mulai menurun pada usia 30 tahun, karena berbagai alasan. Mulai dari makin melambatnya proses regenerasi saraf otak, makin sedikitnya jumlah neurotransmitter (suatu zat untuk membantu “komunikasi” antar sel di otak), kadar hormon yang tidak seimbang, hingga penyusutan volume otak.

Penurunan fungsi otak seiring usia dapat meningkatkan risiko Anda terkena demensia dan stroke. Namun, hal tersebut bukan untuk ditakuti. Ada sejumlah perubahan gaya hidup sehat yang bisa Anda lakukan mulai hari ini untuk terus menjaga otak tetap sehat dan berfungsi optimal sampai tua nanti.

Gaya hidup sehat yang bisa mencegah penurunan fungsi otak

1. Lebih aktif

Tidak ada jalan lain menuju kesehatan tubuh yang prima di masa tua nanti selain stay active selagi masih muda! Tak perlu berolahraga mati-matian. Olahragalah paling sebentar 30 menit setiap hari, terutama fokuskan pada latihan aerobik yang dapat memperlambat berkembangnya penyakit Alzheimer dan gangguan memori lainnya.

Isi hari-hari Anda dengan aktivitas fisik yang positif, kelola stres dengan baik, dan dapatkan waktu tidur yang cukup. Jangan lupa juga untuk menghindari dan/atau berhenti merokok, juga batasi minuman keras Anda.

2. Makan sehat

Selain tetap terus aktif bergerak, perhatikan juga pola diet dan menu makan Anda. Utamakan menu makanan harian yang rendah akan kolesterol dan lemak. Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh juga menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Konsumsi lebih banyak ikan berlemak, terutama yang mengandung omega-3 seperti salmon/tuna/mackerel/sarden, serta sayuran dan buah yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah beri, bayam, brokoli, bawang, dan terong.

3. Tantang pikiran Anda untuk tetap belajar, bahkan untuk hal yang sulit

Usia tubuh boleh tua, tapi jangan jadikan alasan untuk berhenti belajar. Melatih otak dengan terus “menelan” informasi baru adalah cara yang baik untuk mencegah penurunan fungsi otak. Jika Anda punya dana finansial yang cukup, tak ada salahnya untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau mengambil kursus bahasa asing maupun keterampilan baru lainnya — memasak, menjahit, alat musik, dan seterusnya.

Cara lain yang lebih sederhana adalah membaca dan permainan seperti sudoku, scrables, dan teka teki silang untuk mengasah fungsi otak. Melatih pikiran Anda untuk terus belajar hal yang baru dan sulit dapat sangat membantu mencegah penurunan fungsi otak. Hal ini terbukti pada kelompok individu superagers, sebutan untuk individu lansia diatas 65 tahun yang mempunyai fungsi kognitif otak seperti usia 25 tahun.

Menantang diri untuk menguasai hal baru akan meningkatkan komunikasi di dalam otak dan sebagai hasilnya, fungsi kognitif otak pun akan meningkat. Selain itu, belajar juga mempunyai dampak positif seperti meningkatkan rasa kepercayaan diri dan melatih kreativitas serta rasa keingintahuan.

4. Tetap tenang dan istirahat yang cukup

Memang melatih dan menantang pikiran Anda penting, tetapi jangan sampai hal tersebut membuat Anda panik dan stres. Kombinasi antara panik dan stress dapat menganggu proses kognitif otak untuk belajar dan mengingat sehingga membatasi kapasitas kemampuan individu itu sendiri. Selain berolahraga, cobalah melakukan aktivitas seperti yoga, meditasi, dan jangan lupa untuk tetap bersenang-senang!

5. Seks

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford dan Coventry menyatakan bahwa fungsi otak dari individu yang aktif berhubungan seksdilaporkan 2 persen lebih tinggi ketimbang individu yang tidak terlalu aktif secara seksual. Seks juga dihubungkan dengan peningkatan hormon dopamin dan oksitosin yang akan meningkatkan komunikasi antar neuron (sel otak) sehingga fungsi otak tetap terjaga. Tapi satu kuncinya, ingat untuk selalu pakai kondom jika ingin mencegah kehamilan yang tidak diinginkan serta penularan penyakit kelamin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Meskipun terdapat beragam pendapat, tapi ada satu hal yang disepakati para ilmuwan: ukuran otak tidak bisa dijadikan indikator kecerdasan seseorang.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Katanya, sengatan lebah bisa bikin seseorang meriang dan panas dingin. Lalu bagaimana cara pertolongan pertama dalam mengobati sengatan lebah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
keluarga sehat karena melakukan perilaku hidup bersih dan sehat

4 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Lindungi Diri dan Keluarga di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
nyeri atau sakit punggung

Nyeri Punggung, Ketahui Penyebab Hingga Pengobatan yang Efektif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit