Perhatikan! Ini 7 Gejala Ginjal Anda Sudah Terinfeksi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/09/2018 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Ginjal adalah salah satu organ vital tubuh yang rentan terkena berbagai macam masalah. Salah satunya adalah pielonefritis, yang mulanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus dalam kandung kemih. Kondisi ini bisa memengaruhi ginjal hingga akhirnya menyebabkan infeksi. Maka itu, penting untuk mencermati berbagai gejala infeksi ginjal agar bisa segera terdeteksi sebelum terlambat.

Apa saja gejala infeksi ginjal?

Beberapa hal berikut ini dapat menandai adanya infeksi virus atau bakteri pada ginjal Anda:

1. Sering buang air kecil

pembentukan urine

Tanda awal yang paling sering dialami orang dengan infeksi ginjal adalah hasrat untuk buang air kecil terus-menerus, menurut Charles Modlin, MD, MBA, seorang ahli urologi di Cleveland Clinic. Ini karena bakteri penyebab infeksi ginjal dapat berjalan ke kandung kemih dan mengakibatkan iritasi, sehingga memicu keinginan untuk buang air kecil meskipun kandung kemih sedang kosong.

2. Ada darah dalam urin

sering kencing

Munculnya darah dalam urin merupakan salah satu gejala infeksi ginjal. Pasalnya, tubuh sedang berusaha untuk melawan bakteri penyebab infeksi, yang akhirnya memicu sel darah merah keluar melalui urin. Anda pun melihat kondisi ini sebagai darah dalam urin.

3. Nyeri punggung

nyeri punggung setelah melahirkan

Ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, sehingga cenderung lebih dekat dengan punggung. Ginjal yang mengalami infeksi akan membengkak dan menekan bagian punggung bawah. Akibatnya, timbul rasa nyeri punggung sebagai gejala infeksi ginjal.

4. Sakit saat buang air kecil

frekuensi buang air kecil dalam sehari infeksi saluran kencing

Bakteri penyebab infeksi ginjal tidak hanya menggerogoti lapisan ginjal dan kandung kemih saja. Namun, masuk ke jaringan saraf kandung kemih yang kemudian mengakibatkan timbul rasa tidak nyaman saat buang air kecil.

5. Urin berwarna keruh dan berbau

terapi urine minum air kencing

Tubuh yang sedang mengalami infeksi, punya sinyal otomatis untuk memproduksi banyak sel darah putih guna melawan bakteri penyebab infeksi. Nah, warna urin yang keruh disebabkan oleh jumlah sel darah putih yang meningkat dalam tubuh.

Sementara bau urin yang tidak sedap adalah hasil dari fermentasi bakteri penyebab infeksi. Namun, Dr. Modlin menuturkan lebih lanjut bahwa kondisi ini juga bisa terjadi bila Anda mengalami dehidrasi.

6. Demam

demam HIV

Demam sebagai gejala infeksi kandung kemih dipicu oleh meningkatkan respon kekebalan tubuh. Akibatnya, suhu tubuh akan mengalami peningkatan. Dalam beberapa kasus, demam bisa disertai dengan munculnya keringat dingin.

7. Ada nanah dalam urin

cairan ketuban dan urin

Nanah dalam urin disebabkan oleh infeksi parah dalam kandung kemih. Kondisi ini terjadi karena ada penumpukan sel darah putih dan bakteri yang keluar bersama urin, dituturkan oleh Dr. Nicole Ali, MD, seorang ahli nefrologi di NYU Langone Health.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Pilihan Makanan Sehat untuk Pasien Penyakit Ginjal

Berbagai bahan makanan ini aman dan tentunya sehat dikonsumsi untuk pasien penyakit ginjal. Yuk, ketahui selengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

3 Ide Camilan Sehat dan Praktis untuk Anak Pengidap Gangguan Ginjal

Anak yang mengidap sakit ginjal kronis kerap tidak nafsu makan karena kondisi tubuhnya. Lantas, camilan apa yang tepat untuk memastikan si kecil tetap mendapat asupan gizi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz
Resep Sehat, Hidup Sehat 31/08/2019 . 4 menit baca

Kanker Ginjal Pada Anak dan Orang Dewasa Itu Tidak Sama, Ini 4 Perbedaannya

Tahukah Anda jika kanker ginjal yang menyerang anak dan orang dewasa itu berbeda? Yuk, cari tahu perbedaannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/08/2019 . 4 menit baca

Sering Dikira Penyakit Gula, Hati-hati Dengan Komplikasi Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus tidak ada hubungannya dengan diabetes melitus. Maka, risiko komplikasi dari diabetes insipidus juga berbeda dengan penyakit gula.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26/07/2019 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 menit baca
fungsi air untuk ginjal

Fungsi Penting Air Putih untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . 3 menit baca
vaksin untuk pasien ginjal

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020 . 4 menit baca
pengobatan kanker ginjal

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 27/02/2020 . 5 menit baca