4 Trik Mengatasi Kulit Kering di Bawah Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Mengetahui kondisi kulit kering di bawah mata rasanya begitu mengganggu. Kulit dengan tekstur kering dan mengelupas di bawah mata bisa terjadi pada siapa saja. Tentunya setiap orang ingin kulitnya sehat, sehingga ia bisa tampil optimal dan percaya diri.

Jika Anda mengalami kulit kering di bawah mata, ketahui yuk apa penyebabnya dan cara mengatasinya.

Penyebab kulit kering di bawah mata

Kulit di bawah mata lebih tipis dan halus daripada bagian tubuh lainnya. Kulit yang tipis lebih rentan mengering dan tidak mampu mempertahankan kelembapannya. Karena teksturnya yang tipis membuat kulit di bawah mata cenderung kering.

Kulit yang kering bisa terkelupas membuat penampilan jadi kurang sedap dipandang. Kulit yang terkelupas bisa menimbulkan gatal, iritasi, pecah-pecah, memerah, bahkan warna kulit bisa menjadi berubah.

Bila kulit kering di bawah mata tidak segera diatasi, bisa menyebabkan kulit jadi kering kronis. Hal ini mempengaruhi elastisitas kulit dan munculnya kerutan halus. Keduanya merupakan bagian dari tanda penuaan dini.

Lebih lanjut lagi, kulit kering dan retak dapat membuka pintu bagi bakteri untuk masuk ke dalam kulit. Hingga pada gilirannya, bakteri bisa menginfeksi kulit.

Jangan cemas dulu, dampak buruk ini bisa dihindari. Ada beberapa cara untuk mengatasi kulit kering di bawah mata.

Mengatasi kulit kering di bawah mata

Coba cek kondisi kulit di bawah mata Anda, apakah terasa kering? Bila iya, ini saat yang tepat untuk mengatasi kulit di bawah mata sehingga wajah bisa tampil lebih maksimal dan optimal. Maka itu, ketahui tips menangani kulit kering di bawah mata berikut.

1. Bijak dalam menggunakan produk kosmetik

Bijak menggunakan produk kosmetik merupakan langkah awal untuk mengatasi kulit kering di bawah mata. Industri kosmetik memanjakan Anda untuk menyempurnakan penampilan. 

Namun ingat, Anda perlu mengurangi penggunaan produk kosmetik untuk meminimalkan risiko kulit kering. Kurangi pemakaian produk scrub, pembersih wajah, dan kulit berbahan kimia atau alkohol yang dapat mengeringkan kulit. 

2. Perawatan wajah

Anda bisa mengatasi kulit kering di bawah mata dengan melakukan perawatan kulit. Anda bisa memilih sabun cuci wajah tanpa busa sebagai perawatan kulit. Gunakan air suam-suam kuku saat mencuci wajah dengan usapan pelan. 

Setelah wajah dikeringkan, gunakan pelembap yang tidak mengandung minyak (oil free). Oleskan sedikit pada area bawah mata untuk menjaga kelembapannya.

3. Hindari stres pada kulit

Kadang kita tidak menyadari bahwa perlakuan kecil pada kulit bisa membuat kulit jadi stres. Misalnya, dengan memberikan tekanan ekstra pada kulit terutama di bagian yang sensitif seperti di bawah area mata.

Di samping itu, pastikan menggunakan kuas makeup yang bersih untuk menghindari iritasi terutama pada bagian area bawah mata. Ingat, hindari penggunaan riasan di area mata yang terlalu sering.

4. Tetap hidrasi kulit

Cara mengatasi kulit kering di bawah mata adalah dengan mengonsumsi asupan bernutrisi. Cukupi kebutuhan cairan harian 8 gelas atau 2 liter per hari untuk menjaga kelembapan kulit. 

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung antioksidan agar kesehatan kulit tetap terjaga. Misalnya, sayuran yang berdaun hijau, buah-buahan berwarna terang, dan kacang-kacangan. Sebaiknya, hindari beberapa makanan di bawah ini yang bisa merusak kesehatan kulit.

  • Makanan yang diproses: makanan cepat saji (ayam goreng tepung, burger, pizza, kentang goreng), keripik
  • Minuman ringan: soda dan minuman dengan pemanis buatan
  • Makan karbohidrat olahan: kukis, cake

Dengan cara ini, Anda bisa mengatasi kulit kering di bawah matah dan menjaga kesehatan kulit secara keseuruhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mana yang Lebih Baik: Eksfoliasi Pakai Chemical Peeling atau Scrub?

Mungkin Anda bingung lebih baik pilih chemical peeling atau scrub untuk perawatan kulit. Ternyata perawatan kulit perlu menyesuaikan kondisi kulit Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 26/03/2020 . 4 menit baca

Harus Pakai Skin Care Berapa Lama Hingga Hasilnya Terlihat?

Kira-kira, berapa lama produk skin care akan menunjukkan hasil dan perubahan pada kulit wajah Anda? Untuk tahu jawabannya, simak artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 05/02/2020 . 4 menit baca

Manfaat Skin Care Berbahan Alpha Arbutin untuk Kulit Wajah

Alpha arbutin adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin mencerahkan kulit wajah. Apa saja manfaat dari alpha arbutin untuk wajah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 30/01/2020 . 4 menit baca

Kesalahan Saat Memakai Skincare yang Mungkin Anda Lakukan

Skincare Anda tidak bekerja dengan baik? Mungkin Anda melakukan beberapa kesalahan yang tanpa sadari Anda lakukan saat memakai skincare. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Kecantikan 09/01/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

skin fasting adalah

Menilik Skin Fasting, Tren ‘Puasa’ Skincare agar Kulit Lebih Cantik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . 5 menit baca
perbedaan hydrating dan moisturizing

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . 4 menit baca
glass skin

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . 4 menit baca
kulit rusak saat puasa

7 Kesalahan yang Membuat Kulit Rentan Rusak Selama Bulan Puasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . 4 menit baca