Apakah Anda Mengidap Kista Ovarium? Cari Tahu Gejalanya di Sini

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/04/2017
Bagikan sekarang

Kista ovarium merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada wanita. Setiap wanita bisa memiliki penyakit ini, terutama pada wanita yang masih mengalami menstruasi setiap bulannya. Biasanya kista ovarium bisa hilang dengan sendirinya tanpa Anda tahu bahwa Anda memiliki kista ovarium. Namun, kista ovarium yang sudah besar dapat menunjukkan beberapa gejala. Inilah yang perlu Anda waspadai. Apa saja gejala kista ovarium?

Apa itu kista ovarium?

Setiap wanita memiliki dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian. Terkadang kista (kantung kecil berisi cairan) bisa berkembang di salah satu ovarium. Mungkin Anda pernah mengalaminya tanpa Anda ketahui. Banyak wanita memiliki kista setidaknya satu kali selama hidupnya. Namun, umumnya ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Bahkan, kista ovarium ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika kista ini tidak hilang, malah makin membesar, dan pecah. Kista jenis inilah yang biasanya dapat menimbulkan gejala kista ovarium dan membuat Anda tidak nyaman. Ada dua jenis kista ovarium yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Kista ovarium fungsional. Kista yang berkembang karena bagian dari siklus menstruasi. Jenis kista ini tidak berbahaya dan mudah untuk hilang dengan sendirinya. Ini merupakan jenis kista yang paling umum.
  • Kista ovarium patologis. Kista ini berkembang karena pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya kista ini menimbulkan gejala dan perlu perawatan khusus untuk menanganinya. Kista jenis ini bisa jinak atau ganas (kanker).

Apa saja gejala kista ovarium?

Pada umumnya kista ovarium yang kecil tidak menyebabkan gejala apapun dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, kista ovarium yang besar, pecah, tak kunjung hilang dapat menyebabkan Anda merasa tidak nyaman dan menimbulkan beberapa gejala, seperti:

  • Nyeri perut bagian bawah (nyeri panggul), yang bisa datang dan pergi, serta bisa menyebar ke daerah punggung bawah dan paha
  • Nyeri panggul sebelum dan sesudah menstruasi
  • Menstruasi tidak teratur, bahkan bisa menyakitkan, lebih berat, atau lebih ringan dari biasanya
  • Sakit dan merasa tidak nyaman di bagian bawah perut saat berhubungan seksual (dispareunia)
  • Perut terasa tertekan
  • Merasa kembung atau bengkak pada perut
  • Kesulitan buang air besar atau sakit saat buang air besar
  • Lebih sering buang air kecil karena tekanan pada kandung kemih atau Anda mengalami kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih
  • Merasa sangat kenyang setelah makan hanya sedikit
  • Mual, muntah, atau nyeri pada payudara, seperti yang dirasakan saat hamil

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala kista ovarium seperti di atas, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter. Namun, terkadang kista ovarium juga membutuhkan perhatian darurat, artinya Anda harus segera ke dokter pada saat ini. Pergilah segera ke dokter jika Anda mengalami gejala berikut ini:

  • Sakit perut yang parah secara tiba-tiba
  • Nyeri disertai demam dan muntah
  • Pusing, merasa lemas dan ingin pingsan
  • Napas lebih cepat

Gejala tersebut mungkin menunjukkan bahwa kista di ovarium Anda telah menyebabkan perubahan pada ovarium. Sehingga, harus segera mendapat penanganan dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Diketahui Orangtua Tentang Sakit Perut pada Anak

Saat anak sakit perut, banyak orangtua menganggap sepele. Padahal, tak seperti pada orang dewasa, sakit perut si kecil bisa berarti banyak hal.

Ditulis oleh: Priscila Stevanni

8 Gejala Maag yang Umum dan Tidak Boleh Disepelekan

Maag yang datang mendadak tentu bisa mengacaukan segala aktivitas. Mari kenali berbagai gejala sakit maag agar bisa diatasi lebih cepat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

5 Hal yang Membuat Anda Bisa Dua Kali Haid Dalam Sebulan

Normalnya wanita mengalami haid sebulan satu kali. Namun, jika Anda mengalami haid dua kali dalam sebulan bisa jadi satu dari hal ini penyebabnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Perut Malah Sakit Setelah Buang Air Besar, Apa Sebabnya?

Buang air besar seharusnya membuat perut Anda terasa lega. Namun, bagaimana jika Anda justru mengalami sakit perut setelah BAB?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

Anak Sering Sakit Perut, Apakah Orang Tua Harus Khawatir?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
Benjolan

5 Benjolan Tubuh Ini Tidak Berbahaya dan Bukan Ciri Penyakit Serius

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020