Kenapa Obat Statin untuk Kolesterol Harus Diminum di Malam Hari?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sedang mengelola kadar kolesterol, dokter biasanya akan menginstruksikan Anda mengonsumsi obat penurun kolesterol (statin) satu kali sehari di malam hari. Jalan menuju kesembuhan adalah dengan menuruti apa kata dokter. Tapi penasarankah Anda apa alasannya? Lalu, apa boleh obat statin diminum di pagi hari?

Bagaimana cara kerja obat statin untuk menurunkan kadar kolesterol?

Statin adalah obat yang biasa diresepkan oleh dokter untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Secara spesifik, obat ini membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau yang biasa kita kenal dengan lemak jahat. Jika darah Anda mengandung terlalu banyak LDL, maka lemak ini dapat menumpuk dan berkerak di dinding pembuluh darah sehingga menurunkan aliran darah dan menimbulkan penyumbatan. LDL banyak dihubungkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

Obat penurun kolesterol ini bekerja dengan dua cara: menghambat enzim yang diperlukan tubuh untuk memproduksi kolesterol, dan juga membantu mengurangi plak lemak yang telah terbentuk dalam pembuluh darah. Oleh karena itu, obat statin dikenal dapat menurunkan risiko Anda mengalami stroke atau serangan jantung.

Kenapa statin harus dikonsumsi saat malam hari?

Ada sangat banyak merk obat golongan statin yang beredar di masyarakat. Kebanyakan golongan statin dikonsumsi 24 jam sekali. Beberapa jenis statin dapat bekerja lebih maksimal jika dikonsumsi setelah makan, sementara sebagian lagi lebih baik jika dikonsumsi malam hari. Hal ini disebabkan karena enzim yang membuat kolesterol lebih aktif pada malam hari.

Beberapa jenis obat statin memiliki waktu paruh kurang dari 6 jam, obat jenis ini biasanya merupakan jenis yang paling baik dikonsumsi pada malam hari. Simvastatin merupakan salah satu contohnya. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa ketika simvastatin dikonsumsi pada malam hari, maka obat ini akan mengurangi lebih banyak kolesterol LDL daripada jika dikonsumsi pagi hari.

Lovastatin, merupakan jenis statin yang harus dikonsumsi saat makan malam. Sementara lovastatin jenis lepas lambat lebih baik dikonsumsi saat ingin tidur. Fluvastatin — yang memiliki waktu paruh tiga jam juga lebih baik dikonsumsi pada malam hari.

Statin boleh diminum pagi hari, tapi tergantung jenisnya

Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa jenis statin yang lebih baru memiliki efektivitas yang sama saat dikonsumsi pagi hari. Obat-obat tersebut antara lain adalah atorvastatin dan rosuvastatin. Kedua jenis obat ini memiliki waktu paruh yang lebih panjang, yakni selama 14 jam. Fluvastatin jenis lepas lambat bahkan dapat diminum kapan pun.

Yang perlu Anda ketahui saat mengonsumsi statin

Penting untuk Anda pahami bahwa tidak semua jenis obat statin adalah sama. Oleh karena itu, Anda perlu mencermati terlebih dulu, jenis obat statin apa yang Anda konsumsi. Selalu  patuhi petunjuk yang diberikan dokter untuk hasil yang maksimal. Tanyakan dengan jelas kapan Anda harus mengonsumsi obat Anda, dan apakah Anda perlu mengonsumsinya sesudah makan. Obat ini bekerja paling baik saat dikonsumsi di waktu yang sama setiap hari.

Perlu Anda ketahui pula bahwa beberapa jenis statin tidak baik jika dikonsumsi bersamaan dengan grapefruit. Grapefruit dapat membuat obat ini bertahan lebih lama dalam tubuh sehingga akhirnya menumpuk. Penumpukan statin dapat meningkatkan risiko pecah otot, kerusakan hati, dan bahkan gagal ginjal. Jika pada kemasan tidak terdapat keterangan mengenai interaksi obat statin Anda dengan grapefruit, maka Anda dapat menanyakan dokter mengenai hal ini.

Statin juga dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat lain. Oleh karena itu, selalu konsultasikan pada dokter mengenai obat-obatan apa saja yang akan Anda minum, termasuk suplemen dan obat bebas lainnya.

Statin juga dapat memberikan beberapa efek samping seperti nyeri otot, nyeri sendi, mual, dan sakit kepala. Efek samping yang lebih serius meliputi kerusakan otot, ginjal, dan hati. Jika Anda menderita diabetes tipe 2, statin juga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala efek samping apapun setelah mengonsumsi obat penurun kolesterol Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit