Konsumsi 3 Jenis Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuhmu di Musim Hujan!

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Persiapan untuk menghadapi musim hujan bukan hanya pakaian atau perlengkapan seperti payung dan jas hujan saja. Anda juga perlu menjaga daya tahan atau sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit. Pada umumnya, musim hujan menyebabkan sebagian besar orang lebih mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, terkadang asupan vitamin untuk kekebalan tubuh dibutuhkan lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal.

Benarkah cuaca dingin lebih mudah menyebabkan sakit?

Seperti yang dilansir di MedicalNewsToday, beberapa peneliti percaya bahwa cuaca dingin dapat memengaruhi sistem kekebalan atau daya tahan tubuh seseorang. Ketika kinerja sistem imun menurun, tubuh kesulitan dalam melawan terjadinya infeksi penyebab penyakit.

Menurunnya performa daya tahan tubuh Anda disebabkan oleh:

  • Asupan vitamin D berkurang. Saat musim hujan atau cuaca cenderung dingin, matahari seringkali diselimuti oleh awan sehingga Anda akan kekurangan asupan vitamin D yang biasa didapat dari sinar matahari. Penelitian menyatakan bahwa vitamin D merupakan vitamin untuk kekebalan tubuh yang penting agar tetap bisa bekerja secara normal.
  • Menghabiskan waktu lebih banyak di dalam ruangan. Anda kemungkinan besar lebih sering berdiam di dalam ruangan. Virus akan lebih mudah menyebar ketika orang-orang saling berdekatan antara satu sama lain.
  • Beberapa jenis virus lebih mudah menyebar saat cuaca dingin. Virus penyebab pilek berkembang biak lebih baik pada temperatur rendah. Namun, bukan berarti udara dingin dapat secara langsung menyebabkan Anda sakit. Lebih tepatnya adalah udara dingin atau saat musim hujan menjadi salah satu faktor yang mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit.

Apa saja vitamin untuk kekebalan tubuh?

Asupan nutrisi yang memadai merupakan modal utama dari sistem kekebalan tubuh yang kuat. Tubuh akan terlindung dari berbagai jenis penyakit. Dari berbagai macam nutrisi, di antaranya adalah beberapa jenis vitamin untuk kekebalan tubuh. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap bekerja sebagaimana mestinya, melawan serangan virus, infeksi atau penyakit.

Vitamin A

Vitamin A membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin A bekerja melindungi Anda dari infeksi dengan cara menjaga kesehatan lapisan kulit dan jaringan pada bagian mulut, lambung, usus, dan sistem pernapasan.

Vitamin untuk kekebalan tubuh penting ini dapat Anda dapatkan dari beberapa sumber makanan, seperti:

  • Ubi
  • Wortel
  • Brokoli
  • Bayam
  • Paprika merah
  • Telur

Vitamin C

Nutrisi yang satu ini mungkin sudah Anda kenal dan ketahui perannya dalam menjaga kesehatan tubuh. Vitamin C merupakan nutrisi penting yang bekerja sebagai antioksidan. Vitamin untuk kekebalan tubuh ini membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Ditambah lagi, vitamin C dapat menstimulasi pembentukan antibodi dan memperkuat sistem imun.

Untuk meningkatkan asupan vitamin C harian, Anda dapat memperbanyak mengonsumsi makanan seperti:

  • Buah citrus, seperti jeruk dan lemon (dapat diolah menjadi jus)
  • Buah kiwi
  • Brokoli
  • Stroberi
  • Pepaya
  • Jus tomat

Vitamin E

Sama halnya seperti vitamin C, vitamin E merupakan sebuah antioksidan. Penelitian menunjukan menjaga tingkat vitamin E yang cukup dalam tubuh penting untuk memelihara sistem kekebalan atau daya tahan tubuh yang sehat. Tak heran jika vitamin E merupakan salah satu vitamin untuk kekebalan tubuh yang perlu diperhatikan asupannya.

Anda dapat cukup mendapatkan asupan vitamin E dari sumber makanan seperti:

  • Kacang almon
  • Biji bunga matahari
  • Selai kacang
  • Minyak sayur

Dengan memenuhi kebutuhan asupan beberapa vitamin yang telah disebutkan di atas, fungsi dan kinerja sistem kekebalan tubuh Anda dapat terus terjaga. Vitamin untuk kekebalan tubuh tersebut secara tidak langsung menjauhkan Anda dari serangan penyakit saat musim hujan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Selain mendeteksi keberadaan COVID-19 di tubuh, antibodi dapat digunakan untuk melawan virus terutama pasien yang pulih dari SARS. Apa hubungan keduanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Langkah Jitu Menjaga Daya Tahan Tubuh dari Demam Berdarah

Menjauhkan diri dari gigitan nyamuk Aedes aegypti saja belum cukup. Anda juga perlu menjada daya tahan tubuh untuk mencegah demam berdarah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mencegah demam berdarah
Penyakit Musiman, Health Centers 3 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Sekadar Kotoran Hidung, Ini Fakta Seputar Upil yang Wajib Anda Tahu

Upil dan ingus bukan sekadar kotoran. Keduanya berfungsi dalam mendukung sistem pertahanan tubuh dalam melawan infeksi virus dan bakteri penyakit.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 Desember 2019 . Waktu baca 6 menit

Agar Stamina Tubuh Tetap Terjaga, Coba 4 Latihan Olahraga Ini

Siapa yang tak ingin memiliki stamina yang kuat? Latihan-latihan berikut ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan stamina dan kebugaran tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 6 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi yang harus diulang

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
ibu hamil memiliki risiko perburukan gejala saat terinfeksi covid-19

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit