Konsumsi 3 Jenis Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuhmu di Musim Hujan!Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Persiapan untuk menghadapi musim hujan bukan hanya pakaian atau perlengkapan seperti payung dan jas hujan saja. Anda juga perlu menjaga daya tahan atau sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit. Pada umumnya, musim hujan menyebabkan sebagian besar orang lebih mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, terkadang asupan vitamin untuk kekebalan tubuh dibutuhkan lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal.

Benarkah cuaca dingin lebih mudah menyebabkan sakit?

Seperti yang dilansir di MedicalNewsToday, beberapa peneliti percaya bahwa cuaca dingin dapat memengaruhi sistem kekebalan atau daya tahan tubuh seseorang. Ketika kinerja sistem imun menurun, tubuh kesulitan dalam melawan terjadinya infeksi penyebab penyakit.

Menurunnya performa daya tahan tubuh Anda disebabkan oleh:

  • Asupan vitamin D berkurang. Saat musim hujan atau cuaca cenderung dingin, matahari seringkali diselimuti oleh awan sehingga Anda akan kekurangan asupan vitamin D yang biasa didapat dari sinar matahari. Penelitian menyatakan bahwa vitamin D merupakan vitamin untuk kekebalan tubuh yang penting agar tetap bisa bekerja secara normal.
  • Menghabiskan waktu lebih banyak di dalam ruangan. Anda kemungkinan besar lebih sering berdiam di dalam ruangan. Virus akan lebih mudah menyebar ketika orang-orang saling berdekatan antara satu sama lain.
  • Beberapa jenis virus lebih mudah menyebar saat cuaca dingin. Virus penyebab pilek berkembang biak lebih baik pada temperatur rendah. Namun, bukan berarti udara dingin dapat secara langsung menyebabkan Anda sakit. Lebih tepatnya adalah udara dingin atau saat musim hujan menjadi salah satu faktor yang mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit.

Apa saja vitamin untuk kekebalan tubuh?

Asupan nutrisi yang memadai merupakan modal utama dari sistem kekebalan tubuh yang kuat. Tubuh akan terlindung dari berbagai jenis penyakit. Dari berbagai macam nutrisi, di antaranya adalah beberapa jenis vitamin untuk kekebalan tubuh. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap bekerja sebagaimana mestinya, melawan serangan virus, infeksi atau penyakit.

Vitamin A

Vitamin A membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin A bekerja melindungi Anda dari infeksi dengan cara menjaga kesehatan lapisan kulit dan jaringan pada bagian mulut, lambung, usus, dan sistem pernapasan.

Vitamin untuk kekebalan tubuh penting ini dapat Anda dapatkan dari beberapa sumber makanan, seperti:

  • Ubi
  • Wortel
  • Brokoli
  • Bayam
  • Paprika merah
  • Telur

Vitamin C

Nutrisi yang satu ini mungkin sudah Anda kenal dan ketahui perannya dalam menjaga kesehatan tubuh. Vitamin C merupakan nutrisi penting yang bekerja sebagai antioksidan. Vitamin untuk kekebalan tubuh ini membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Ditambah lagi, vitamin C dapat menstimulasi pembentukan antibodi dan memperkuat sistem imun.

Untuk meningkatkan asupan vitamin C harian, Anda dapat memperbanyak mengonsumsi makanan seperti:

  • Buah citrus, seperti jeruk dan lemon (dapat diolah menjadi jus)
  • Buah kiwi
  • Brokoli
  • Stroberi
  • Pepaya
  • Jus tomat

Vitamin E

Sama halnya seperti vitamin C, vitamin E merupakan sebuah antioksidan. Penelitian menunjukan menjaga tingkat vitamin E yang cukup dalam tubuh penting untuk memelihara sistem kekebalan atau daya tahan tubuh yang sehat. Tak heran jika vitamin E merupakan salah satu vitamin untuk kekebalan tubuh yang perlu diperhatikan asupannya.

Anda dapat cukup mendapatkan asupan vitamin E dari sumber makanan seperti:

  • Kacang almon
  • Biji bunga matahari
  • Selai kacang
  • Minyak sayur

Dengan memenuhi kebutuhan asupan beberapa vitamin yang telah disebutkan di atas, fungsi dan kinerja sistem kekebalan tubuh Anda dapat terus terjaga. Vitamin untuk kekebalan tubuh tersebut secara tidak langsung menjauhkan Anda dari serangan penyakit saat musim hujan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 3, 2020 | Terakhir Diedit: Februari 4, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca