Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bingung kapan harus minum vitamin? Ada yang bilang minum vitamin harus dilakukan di pagi hari agar Anda jadi berenergi untuk melakukan aktivitas. Tapi ada juga yang bilang minum vitamin harusnya di malam hari, agar pada pagi harinya Anda merasa segar dan bugar. Mana yang benar menurut Anda, minum vitamin pagi atau malam hari? Sebelum hanya jadi ‘ahli penebak’, Anda bisa mencari tahu kapan waktu yang tepat minum vitamin di artikel ini.

Minum vitamin pagi atau malam hari tergantung pada jenis vitaminnya

Minum vitamin pagi atau malam hari, sebenarnya tergantung pada jenis vitaminnya. Jika Anda minum multivitamin, yaitu satu vitamin yang mengandung banyak jenis vitamin, waktu terbaik untuk meminumnya adalah pagi hari setelah Anda sarapan atau makan siang.

Mengapa multivitamin bagus dikonsumsi di pagi hari? Karena vitamin adalah zat sintesis yang paling baik diserap oleh tubuh saat dikonsumsi dengan makanan lainnya. Minum multivitamin di pagi hari memungkinkan zat ini terserap dengan baik ke dalam tubuh Anda bersamaan dengan makanan yang Anda makan.

Nah, untuk vitamin yang larut dalam lemak, biasanya harus dikonsumsi dengan beberapa jenis makanan sumber lemak seperti kacang-kacangan agar bisa diserap ke dalam tubuh. Contoh vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Jenis vitamin ini baik dikonsumsi pagi hari.

Namun, vitamin yang larut dalam air, contohnya vitamin C dan B, sangat dibutuhkan setiap hari. Kapan waktu yang tepat mengonsumsinya? Vitamin C dan B, tidak perlu dikonsumsi bersamaan dengan makanan, vitamin ini akan terserap dengan baik ke dalam tubuh baik di pagi hari, siang, atau malam hari.

Minum vitamin sesuaikan dengan kondisi Anda

Beberapa orang mungkin merasa tidur mereka terganggu karena mengonsumsi multivitamin sebelum tidur, hal ini menyebabkan mereka terbangun lebih sering pada malam hari dan menjadi kurang tidur.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Sleep Medicine pada bulan Desember 2007 menemukan bahwa ada keterkaitan antara penggunaan multivitamin dan kualitas tidur, namun ini tidak membuktikan bahwa vitamin tersebut menyebabkan masalah tidur. Jika Anda merasa mengonsumsi vitamin di malam hari mengganggu tidur Anda, mungkin lebih baik Anda mengonsumsinya pada pagi hari.

Vitamin dapat bereaksi dengan makanan dan obat-obatan

Beberapa vitamin memang bisa berinteraksi dengan senyawa dalam makanan atau dengan obat-obatan, yang berpotensi mengganggu penyerapannya. Misalnya, Anda tidak boleh minum vitamin yang mengandung zat besi dengan kalsium secara bersamaan. Dan sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berserat tinggi atau minum kopi atau teh saat Anda mengonsumsi suplemen multivitamin atau zat besi.

Ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum Anda mengonsumsi vitamin, apakah Anda memerlukan vitamin atau tidak. Karena seseorang yang membutuhkan suplemen vitamin biasanya memiliki asupan gizi yang tidak seimbang dan kekurangan vitamin tertentu dalam tubuhnya.

Tanyakan juga bagaimana reaksi vitamin dan obat yang Anda konsumsi, terutama jika Anda sedang dalam masa pengobatan atau perawatan, untuk mengetahui apakah reaksi vitamin dan obat Anda berbahaya atau tidak.

Anda juga tidak boleh lupa, bahwa sebagian besar makanan yang Anda makan setiap hari juga diperkaya dengan vitamin. Mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda bisa Anda dapatkan dengan mencukupi kebutuhan gizi seimbang.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Niacinamide untuk Kulit, Apa Manfaatnya?

Niacinamide adalah zat turunan vitamin B3 (niacin) yang kerap dipakai sebagai bahan aktif untuk kulit. Apa yang perlu diperhatikan dari bahan ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya AHA, BHA, dan PHA Sebagai Bahan Aktif dalam Produk Skincare?

Perhatikan koleksi produk skincare yang Anda miliki saat ini. Mungkin ada yang mengandung AHA, BHA, dan PHA. Apa fungsinya masing-masing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab gusi bengkak dan terasa sakit. Mungkin salah satunya sedang Anda alami tanpa disadari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 7 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Folat dan Asam Folat, Apa Bedanya? Mana yang Lebih Sehat?

Meski sering disangka sama, folat dan asam folat adalah dua nutrisi yang berbeda, dan berbeda pula efeknya pada kesehatan tubuh. Apa bedanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah untuk penambah darah

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin untuk otak

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Pinguecula

Mengenal Pinguecula, Ketika Bintik Kuning Muncul pada Mata

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
gambar apa itu suntik putih

Benarkah Suntik Putih Ampuh dan Aman untuk Mencerahkan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit