Mengenal Gejala Prostatitis, Peradangan dan Infeksi Pada Prostat

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/05/2020
Bagikan sekarang

Prostat merupakan kelenjar kecil pada laki-laki dan bagian dari sistem reproduksi laki-laki. Prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Prostat juga membantu dalam produksi air mani di mana sperma dibawa dari testis ketika terjadi ejakulasi pada laki-laki. Karena fungsinya yang sangat penting, jika terjadi masalah pada prostat tentu akan mengganggu reproduksi laki-laki. Ada beberapa masalah atau penyakit yang dapat menyerang prostat, salah satunya adalah prostatitis. Masalah ini bisa ditimbulkan oleh beberapa hal, termasuk berhubungan seks yang tidak biasa.

Apa itu prostatitis?

Prostatitis adalah infeksi pada prostat, dan bisa juga berupa peradangan. Terdapat tiga tipe prostatitis, yaitu:

  • Prostatis bakteri akut, biasanya ditandai dengan inflamasi pada prostat. Gejala prostat tipe ini biasanya berat. Penderita biasanya mengalami demam, mual, dan menggigil. Pada penderita prostatitis bakteri akut diperlukan perawatan lebih lanjut, jika tidak, akan memicu terjadinya infeksi saluran kencing, abses pada prostat, dan adanya penutupan aliran urin. Pada kondisi fatal biasanya harus menjalani pengobatan di rumah sakit untuk diberi antibiotik intravenous, penghilang rasa sakit, dan cairan tambahan untuk tubuh.
  • Prostatis bakteri kronis. Kondisi ini biasanya disebabkan karena infeksi saluran kemih yang kambuh dan infeksi tersebut telah memasuki kelenjar prostat. Gejalanya hampir sama dengan dengan prostatitis bakteri akut, tetapi lebih ringan dan dapat berubah-ubah intensitasnya. Kesulitan pada jenis prostatitis ini adalah sulitnya ditemukan bakteri pada urin. Pengobatan yang dilakukan biasanya dengan memberikan antibiotik untuk jangka waktu empat hingga dua belas minggu. Kadang-kadang penderita juga akan diberi antibiotik jangka waktu yang lama.
  • Prostatitis nonbakteri kronis atau sindrom nyeri panggul. Biasanya tipe prostatitis ini adalah yang sering dijumpai, tercatat ada 90 persen kasus. Bahkan seperti yang dikutip WebMD, hanya ada 5 dari 10 persen kasus prostatitis yang disebabkan oleh bakteri infeksi. Gejalanya berupa sakit pada kemih dan genital selama tiga sampai enam bulan. Gejala yang ditimbulkan mungkin akan membuat kebingungan bagi penderita apakah dia terkena prostatitis nonbakteri kronis atau interstitial cystitis (perangan kronis pada kandung kemih)

Pada umur berapa yang paling rentan terkena prostatitis? Menurut The National Institutes of Health yang dikutip WebMD, penelitian yang dilakukan dengan mengunjungi kantor-kantor menunjukkan bahwa laki-laki pada usia pertengahan dan yang masih muda memiliki keluhan pada sistem genital dan saluran kemih mereka. Bahkan beberapa laki-laki yang berusia di bawah 50 tahun memiliki keluhan terkena prostatitis kronis.

Apa penyebab prostatitis?

Berikut ini adalah yang dapat memicu Anda terkena prostatitis:

  • Jika baru saja menjalani pengobatan yang mengharuskan Anda memakai kateter urin untuk mengalirkan urin dari kandung kemih
  • Melakukan hubungan seks yang melibatkan dubur
  • Terdapat saluran kandung kemih yang tidak normal
  • Memiliki infeksi kandung kemih
  • Adanya pembesaran prostat alias enlarge prostate

Apa saja gejala protatitis?

Ketika terkena prostatitis, Anda akan mengalami rasa panas dan permasalahan pada kemih yang menyebabkan rasa tak nyaman. Gejala-gejala lain yang mungkin terjadi adalah:

  • Seringnya frekuensi buang air kecil, biasanya malam hari
  • Bisa juga kesulitan buang air kecil
  • Berdarah saat buang air kecil atau ketika mengeluarkan air mani
  • Ada rasa panas seperti terbakar ketika buang air kecil
  • Ada rasa sakit ketika buang air besar
  • Rasa sakit ketika terjadi ejakulasi
  • Disfungsi seksual atau kehilangan libido
  • Rasa sakit di pinggang, di atas tulang kemaluan, di antara bagian genital dan anus; di ujung penis dan perkencingan

Gejala lainnya dapat berupa sakit yang datang dan pergi pada bagian perut bawah sekitar anus dan di selangkangan. Ada juga yang mengalami gejala berupa pembengkakan pada prostat. Ada beberapa kasus, nyeri pada pangkal paha atau infeksi epididymis (area sekitar testis di mana sperma disimpan) bisa disebabkan oleh bakteri yang masuk ke vas deferesns (saluran yang membawa sperma dari testis ke urethra).

Bagaimana mendiagnosis prostatitis?

Pemeriksaan prostat akan melibatkan pemberian lubrikasi dengan sarung jari ke dalam rektum Anda. Dokter juga memerlukan tes lanjutan, berupa:

  • Tes urin
  • Penelitian terhadap air mani
  • Berbagai tes infeksi seks menular
  • Penelitian cairan prostat

Bagaimana cara mengobati prostatitis?

Selain memberikan antibiotik, terdapat berbagai cara pengobatan yang biasa dilakukan, seperti:

  • Pemberian alpha adrenergic blockers ditujukan untuk merelaksasi otot-otot prostat
  • Pemberian resep obat anti nyeri atau anti inflamasi nonsteroid, selain untuk mengurangi rasa sakit, obat ini juga dapat mengurangi bengkak

Anda mungkin bertanya-tanya apakah ada cara alami untuk mengatasi prostatitis? Ya, ada beberapa cara alami yang bisa membantu, seperti:

  • Berendam di air hangat
  • Melakukan pengobatan akupuntur
  • Latihan relaksasi
  • Meminum sari atau ekstrak dari cranberry, hal telah dibuktikan oleh peneliti asal Prancis yang menemukan bahwa mengkonsumsi 36 mg proanthocyanidins yang terkandung dalam cranberry dapat mengurangi melekatnya bakteri tertentu pada dinding saluran kemih
  • Meminum ramuan atau supplemen herbal (seperti antioksidan bioflavonoid quercetin untuk mengurangi pembengkakan)
  • Menggunakan bantal ketika duduk yang lama
  • Menghindari makanan pedas, kafein dan alkohol

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan Mei 2, 2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ada beberapa cara memenuhi hasrat kepuasan seksual wanita, salah satunya memakai vibrator. Tapi kalau terlalu sering pakai vibrator, apa efeknya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Seks & Asmara April 26, 2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan April 24, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 7, 2020
maag saat puasa obat Omeprazole

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Mei 7, 2020
cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang Mei 5, 2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 4, 2020