Membedakan Gejala Keracunan Makanan dan Flu Perut

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Hampir semua orang pernah mengalami gangguan pencernaan yaitu diare, begah, mual, muntah, dan sakit perut. Bila Anda tak mengidap penyakit maag, mungkin Anda langsung menduga Anda baru saja keracunan makanan. Namun, tampaknya orang-orang yang makan makanan yang sama baik-baik saja. Jangan-jangan Anda kena flu perut? Daripada menebak-nebak, bedakan gejala keracunan makanan dan flu perut dengan cara mudah berikut ini.

Apa bedanya keracunan makanan dan flu perut?

Menurut ahli gastroenterologi dari University of Michigan, Amerika Serikat dr. Michael Rice, gejala klinis antara keracunan makanan dan flu perut memang sangat susah dibedakan orang awam. Sebelum membedakan gejalanya, Anda harus memhami dulu apa perbedaan mendasar antara dua penyakit yang menyerang lambung dan usus ini.

Keracunan makanan adalah penyakit yang timbul karena infeksi bakteri, virus, atau parasit yang ada dalam makanan yang sudah terkontaminasi organisme berbahaya tersebut. Tak cuma daging saja yang bisa sebabkan keracunan makanan. Makanan dan minuman seperti telur mentah atau kurang matang, keju, sayur dan buah yang tidak dicuci bersih, ikan dan kerang mentah, air yang terkontaminasi, susu, jus, serta nasi yang belum ditanak sampai matang bisa mengandung organisme berbahaya penyebab keracunan.

Berbeda dengan keracunan makanan, flu perut yang dikenal dengan istilah medis gastroenteritis adalah infeksi virus yang ditularkan lewat berbagai cara. Misalnya lewat sentuhan langsung atau berbagi makanan dengan orang yang terinfeksi virus penyebab gastroenteritis. Virus yang menyebabkan flu perut antara lain rotavirus, astrovirus, dan norovirus.

Gejala keracunan makanan

Pada orang yang keracunan makanan, dr. Michael Rice mengatakan bahwa gejalanya akan langsung muncul saat itu juga atau dalam selang waktu beberapa jam. Berikut adalah tanda-tanda yang harus Anda perhatikan.

  • Kram perut
  • Lemas
  • Diare dan sembelit
  • Demam
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Haus
  • Berkeringat
  • Muntah

Gejala flu perut

Tak seperti gejala keracunan makanan yang biasanya muncul beberapa jam setelahnya, gejala flu perut mungkin baru ketahuan satu sampai tiga hari sesudah infeksi terjadi. Tanda-tanda inilah yang perlu Anda amati.

  • Kram perut
  • Diare
  • Demam
  • Nyeri sendi dan otot

Kapan harus ke dokter?

Bila Anda mengalami rangkaian gejala di atas, sebaiknya segera periksa ke dokter. Apalagi jika Anda sampai buang air besar atau muntah berdarah atau hitam, hilang kesadaran, dan muncul gejala dehidrasi. Demam tinggi yang tak kunjung turun meski sudah minum paracetamol juga sebaiknya diperiksakan ke dokter. Kalau tidak ditangani, komplikasi dari kedua penyakit ini antara lain kerusakan otak dan kematian.  

Hanya dokter yang bisa menegakkan diagnosis penyakit Anda, apakah Anda mengalami keracunan makanan atau flu perut. Setelah itu Anda bisa mendapatkan penanganan yang terbaik untuk gejala yang muncul.  

Share now :

Direview tanggal: April 24, 2017 | Terakhir Diedit: April 20, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca