5 Jenis Obat-obatan yang Harus Selalu Tersedia di Tas Anda

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/12/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang


Tidak hanya alat make-up dan dompet, beberapa jenis obat tertentu juga harus selalu tersedia di dalam tas Anda. Ketersediaan obat di dalam tas akan menjadi penolong saat Anda tiba-tiba merasa tidak enak badan atau mengalami kecelakaan. Namun, obat apa sajakah yang harus selalu tersedia di dalam tas? Pasalnya, tidak mungkin bukan, jika Anda harus membawa semua stok obat yang ada di lemari obat? Nah, berikut ini daftar obat-obat darurat yang harus selalu ada di dalam tas Anda.

Daftar obat yang harus tersedia di dalam tas

1. Obat resep dokter

Bila dokter sudah meresepkan Anda obat-obatan tertentu seperti antibiotik, obat diabetes, maupun obat hipertensi, Anda tentu harus membawanya semua di dalam tas karena obat tersebut harus diminum teratur sampai habis. Selain itu, jangan lupa untuk selalu membawa inhaler di dalam tas apabila Anda memiliki asma.

Sedangkan jika Anda memiliki kondisi khusus seperti epilepsi dan penyakit jantung dan diharuskan bepergian jauh, konsultasikan dulu dengan dokter Anda berapa banyak obat yang perlu Anda bawa serta berapa dosisnya yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Bahkan bila perlu, selalu bawa salinan resep dan nomor telepon dokter Anda. Ini dilakukan untuk memudahkan Anda membeli obat di apotek jika sewaktu-waktu persediaan obat resep dokter Anda habis.

2. Obat alergi

Ini merupakan obat yang penting bagi Anda yang memiliki riwayat alergi. Solusinya, Anda harus selalu sedia obat antihistamin sebagai upaya jaga-jaga bila Anda mendadak mengalami alergi. Jika Anda pernah mengalami reaksi anafilaktik dan dokter sudah meresepkan epinefrin, jangan lupa selalu bawa obat tersebut kemana pun Anda pergi.

3. Obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri jadi benda wajib yang harus Anda di dalam tas Anda. Pasalnya, obat jenis ini jadi pertolongan pertama apabila Anda mengalami berbagai rasa sakit dan nyeri baik dalam skala ringan, sedang, hingga berat.

Kebanyakan orang mengonsumsi obat pereda nyeri untuk membantu mengurangi sakit kepala, pusing, demam, dan lain sebagainya. Daftar obat pereda nyeri yang harus selalu ada di dalam tas Anda seperti paracetamol, ibuprofen, dan aspirin.

4. Obat asam lambung

Bagi Anda yang punya penyakit asam lambung, pasti kebayang bukan betapa sengsaranya ketika gejala penyakit tersebut mulai kumat? Nah, itu sebabnya jika Anda memiliki penyakit maag dan refluks asam lambung (GERD), wajib hukumnya untuk selalu membawa obat asam lambung di tas Anda.

Ada berbagai macam jenis obat maag, beberapa di antaranya seperti antacid (antasida) dan proton pump inhibitor (PPI). Kedua obat tersebut jadi favorit banyak orang karena khasiatnya yang manjur dan cepat untuk menetralkan atau mengikat cairan asam lambung.

5. Suplemen multivitamin

Jika Anda memiliki mobilitas tinggi dan tidak bisa mencukupi asupan nutrisi dari makan yang Anda konsumsi sehari-hari, Anda butuh konsumsi suplemen multivitamin. Pasalnya, suplemen multivitamin bisa membantu agar asupan vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh Anda mendekati angka rekomendasi yang dibutuhkan. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter agar Anda tahu jenis suplemen multivitamin apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

6. Obat luka

Meski sudah hati-hati, kecelakaan bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Untuk mengatasi luka lecet, gores, dan masalah lainnya akibat kecelakan kecil yang perlu mendapatkan pertolongan dengan cepat sebelum pergi ke dokter, Anda bisa pakai pakai perban berperekat dan obat luka. Nah,  itu sebabnya sebabnya penting bagi Anda untuk selalu siap sedia perban berperekat dan obat luka di dalam tas Anda.

Yang harus diperhatikan ketika bawa obat di dalam tas

Anda tidak perlu membawa terlalu banyak suplai obat-obatan. Jadi, bawa saja secukupnya. Misalnya dua tablet untuk masing-masing jenis obat. Meski begitu, sesuaikan juga dengan durasi dan tempat tujuannya Anda ketika bepergian.

Tempatkan semua obat tersebut dalam satu wadah yang bisa ditutup rapat. Namun jangan lupa beri label supaya Anda tidak lupa mana obat pereda nyeri dan mana obat maag misalnya.

Solusi terbaik jika Anda lupa bawa obat

Daftar obat-obatan yang sudah disebutkan di atas adalah kebutuhan penting yang harus selalu tersedia di mana pun Anda berada. Entah itu di rumah, kampus, kantor, bahkan disimpan di dalam mobil atau di dalam tas bila perlu.

Sayangnya, tidak semua orang bisa selalu siap membawa obat-obatan yang mereka butuhkan ke mana pun mereka pergi. Terburu-buru dalam perjalanan bisa jadi penyebab yang paling sering dilakukan sehingga banyak orang yang lupa bawa obat.

Meski begitu Anda jangan khawatir, kini ada solusi mudah dan praktis untuk membeli obat yang Anda butuhkan. Anda bisa pesan dan beli obat dari MoCehat, marketplace yang terhubung dengan banyak apotek di Indonesia sehingga obat apapun yang Anda cari bisa didapat di sini. Transaksinya yang cepat memungkinkan obat diantar bahkan dalam 4 jam setelah pemesanan. Yang terpenting, pesan obat di MoCehat juga bebas ongkos kirim dan bisa dibayar di rumah, loh. Nah, untuk pemesanan obat dan informasi lebih lanjut, silakan klik di sini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Tak jarang orang memilih obat alami untuk bantu atasi maag. Apakah sajakah obat herbal yang bisa membantu atasi sakit maag? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gastritis, Health Centers 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Obat Maag Cair dan Tablet: Sama-Sama Efektif, Tetapi…

Jenis obat sakit maag memang cukup banyak dan hadir dalam berbagai bentuk, seperti obat cair dan tablet. Lantas, mana yang lebih efektif mengatasi maag?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Maag rentan terjadi pada ibu hamil. Salah satu cara mngatasinya adalah dengan minum obat. Apa saja obat maag yang bisa diminum ibu hamil? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 16/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Obat Sirup Harus Dikocok Sebelum Diminum?

Saat akan meminum obat sirup, kerap ditemui petunjuk bahwa obat harus dikocok dahulu sebelum diminum. Mengapa hal itu harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
obat semprot hidung alergi

Benarkah Obat Semprot Hidung Ampuh Mengatasi Gejala Alergi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit