6 Langkah untuk Konsisten Hidup Sehat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang memiliki definisi sehat yang berbeda. Ada yang mengatakan bahwa selama dirinya bisa tidur nyenyak, dia dalam keadaan sehat. Atau, ada juga yang mengatakan bahwa selama dirinya masih bisa beraktivitas seperti biasa, dia dalam keadaan sehat.

Apapun definisi sehat setiap orang, pada intinya adalah semua orang selalu mendambakan hidup yang sehat dan jauh dari sakit. Alhasil, banyak orang yang berupaya mengubah kebiasaan yang tidak sehat menjadi sehat. Namun, tidak selamanya perubahan itu mudah untuk dilakukan, termasuk membiasakan diri hidup sehat di saat kita terbiasa dengan hidup yang semaunya –tanpa berpikir apakah kebiasaan kita berdampak pada kesehatan.

Terlebih saat ini, setiap orang pasti telah membuat resolusi hidup sehatnya di tahun 2017. Banyak orang berlomba-lomba untuk mewujudkan resolusi tersebut agar tidak sekedar menjadi wacana seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Lalu, apakah ada cara untuk membuat hidup sehat menjadi sebuah kebiasaan? Berikut adalah beberapa cara untuk hidup sehat yang mungkin bisa Anda terapkan.

1. Mulai dari hal kecil

Membuat resolusi sehat yang besar tidaklah salah. Hanya saja, resolusi sehat yang terlalu besar hanya akan memotivasi Anda di awal saat Anda membuatnya. Bahkan, resolusi yang terlalu besar tersebut dapat membuat Anda kecewa saat Anda tidak bisa mewujudkannya dalam waktu singkat.

Oleh karena itu, jika Anda ingin berubah menjadi lebih sehat, buatlah resolusi sehat yang sederhana dan mudah untuk dilakukan terlebih dahulu. Misalkan, jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka mulailah dari mengubah kebiasaan makan Anda menjadi lebih sehat dan mulailah berolahraga secara rutin.

2. Fokus pada dampaknya

Selama ini, pesan kesehatan hanya berfokus pada informasi inti tanpa memberi tahu mengenai dampak baik yang disebabkan oleh perilaku tersebut. Alhasil, banyak orang yang tahu bahwa perilaku itu termasuk perilaku kesehatan tanpa tahu dampak baik saat melakukan perilaku kesehatan tersebut, sehingga perilaku mereka tidak berlangsung lama. Padahal, mengubah pesan atau perilaku kesehatan dengan berfokus pada dampak dari perubahan tersebut sangat efektif dalam mengubah perilaku seseorang.

Studi menemukan bahwa mengubah pesan “kebersihan tangan mencegah pasien dari penyakit” menjadi “kebersihan tangan mencegah Anda dari sakit”  menyebabkan terjadinya peningkatan dalam praktik mencuci tangan sebesar 10% dan penggunaan sabun sebesar 45%.

3. Jangan terburu-buru

Jika Anda ingin memiliki kebiasaan hidup sehat, maka bersabarlah! Karena mengubah kebiasaan yang kurang sehat menjadi lebih sehat membutuhkan waktu. Menurut sebuah studi, dtemukan bahwa mengubah kebiasaan memerlukan waktu –setidaknya sampai dua bulan atau lebih. Sehingga Anda tidak perlu berkecil hati saat perubahan tidak terjadi dalam waktu yang singkat.

Dan, saat Anda tergoda untuk kembali pada kebiasaan yang dulu, jangan menyerah! Anda tidak gagal karena ini adalah bagian dari proses. Cobalah untuk memaafkan dan kembali pada tujuan Anda.

4. Jangan berjuang sendirian

Mungkin Anda termasuk orang yang malu untuk mengungkapkan resolusi sehat Anda karena takut dianggap remeh oleh orang yang mendengarnya. Namun, jika Anda benar-benar ingin mengubah kebiasaan hidup Anda menjadi lebih sehat, Anda harus mengatakannya kepada orang lain agar Anda memiliki teman yang dapat mendukung dan mengingatkan jika Anda mulai menyerah.

5. Pengulangan

Salah satu cara untuk bisa konsisten hidup sehat adalah dengan melakukan pengulangan agar perubahan gaya hidup tersebut bisa menjadi kebiasaan.

6. Beri hadiah untuk diri sendiri

Hal yang sering kali Anda lupa adalah untuk memberikan hadiah kepada diri sendiri saat Anda berhasil membuat kemajuan dalam mencapai reolusi sehat Anda, sekecil apapun itu. Bentuk imbalan yang dapat diberikan berupa pergi ke bioskop, membeli makanan favorit Anda, dan sebagainya.

Meskipun mengubah perilaku kesehatan itu sulit, namun Anda pasti bisa melakukannya! Dan di saat Anda mulai menyerah, Anda hanya harus kembali berpikir tentang dampak baik jika Anda melakukan perubahan tersebut terhadap kesehatan Anda.

Satu hal yang harus Anda ingat adalah: perubahan tidak terjadi dalam waktu semalam, maka dari itu Anda harus fokus terhadap tujuan Anda demi tercapainya resolusi sehat 2017.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit