Munculnya urat-urat yang menonjol di bagian betis akibat varises tentu membuat Anda jadi tidak percaya diri. Apalagi jika Anda sering memakai celana pendek atau rok (bagi wanita) saat keluar rumah. Bahkan jika terus dibiarkan, varises ini bisa memicu perdarahan dan masalah kesehatan lainnya, lho. Nah, untuk mengatasinya, ada sejumlah pengobatan medis yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan varises dan mengembalikan kepercayaan diri Anda. Apa saja?

Beragam pengobatan medis untuk menghilangkan varises

cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Anda mungkin sudah mencoba berbagai cara untuk menghilangkan varises secara alami, salah satunya dengan menggunakan stocking khusus. Namun jika cara ini tak juga berhasil, maka sudah saatnya bagi Anda untuk segera periksa ke dokter.

Jangan tunggu sampai parah jika memiliki varises di daerah betis. Berikut ini berbagai cara yang ditawarkan dokter untuk menghilangkan varises Anda.

1. Skleroterapi

Skleroterapi adalah cara menghilangkan varises dengan menyuntikkan bahan kimia bernama sklerosant ke dalam pembuluh darah kaki. Sklerosant berfungsi untuk menyempitkan pembuluh darah dan memudarkan varises.

Keunggulan pengobatan ini adalah minim rasa sakit. Tak hanya itu, skleroterapi juga bisa menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin mengobati pembuluh darah laba-laba (spider veins).

Namun sayangnya, Anda perlu melakukan skleroterapi berulang kali supaya hasilnya lebih maksimal. Hati-hati juga dengan beberapa efek samping skleroterapi yang mungkin terjadi, yaitu pembekuan darah, memar, hingga bengkak ringan di kaki.

2. Laser

Cara menghilangkan varises yang satu ini dilakukan dengan mengarahkan sinar laser ke pembuluh darah yang terkena varises. Hal ini bertujuan untuk menutup varises yang lebih kecil dan pembuluh darah laba-laba di bagian kaki.

Kabar baiknya, prosedur laser tidak membutuhkan sayatan maupun jarum sama sekali. Jadi, cara ini sangat cocok bagi Anda yang takut dengan jarum suntik.

Namun, waspadai juga efek samping yang mungkin terjadi, seperti kerusakan pembuluh darah, pembekuan darah, hematoma, infeksi, kulit terbakar, dan cedera saraf. Tanyakan lebih lanjut pada dokter bedah Anda mengenai kemungkinan ini.

3. Kateter dengan energi laser

Bagi Anda yang punya varises berukuran besar, dokter biasanya akan menganjurkan untuk melakukan kateter. Cara ini tak jauh berbeda dengan metode laser sebelumnya, karena sama-sama memanfaatkan energi panas. Bedanya, prosedur ini melibatkan sayatan kecil di bagian kaki untuk memasukkan tabung tipis ke dalam pembuluh vena yang membesar.

Setelah berhasil masuk, ujung kateter akan dipanaskan dengan menggunakan gelombang radio atau energi laser. Ketika kateter ditarik ke luar, energi panas yang dihasilkan dapat menghancurkan pembuluh vena yang membesar dan mengecilkannya.

4. Ligasi tinggi dan pengelupasan vena

Ligasi artinya mengikat. Untuk menghilangkan varises, pembuluh vena yang terkena varises akan diikat sebelum kondisi ini mulai menjalar ke pembuluh vena lainnya yang lebih dalam.

Untuk varises yang parah, pembuluh vena tersebut akan dikeluarkan melalui sayatan kecil. Tenang, prosedur ini tidak akan mengganggu sirkulasi darah di kaki Anda, kok. Pembuluh vena yang letaknya lebih dalam di kaki Anda akan menjaga volume dan aliran darah tetap normal.

5. Flebektomi

Bila Anda punya varises kecil yang letaknya di permukaan kulit, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk melakukan flebektomi. Flebektomi adalah cara menghilangkan varises melalui sayatan kecil dan minim rasa sakit.

Seorang dokter bedah vaskular sekaligus direktur Stony Brook Vein Center di Stony Brook Medicine, New York, Antonios Gasparis, MD, mengungkap kepada Everyday Health bahwa flebektomi dapat menjanjikan varises Anda bisa hilang secara permanen. Anda bahkan hanya memerlukan rawat jalan alias boleh langsung pulang setelah flebektomi selesai dilakukan.

6. Bedah endoskopi vena

Bila Anda sudah melakukan berbagai cara menghilangkan varises tapi tak juga berhasil, bedah endoskopi vena bisa menjadi pilihan terakhir. Prosedur medis ini biasanya dilakukan pada kasus varises yang parah hingga menyebabkan luka (ulkus) pada tungkai kaki.

Operasi ini diawali dengan membuat sayatan kecil di bagian kaki yang terkena varises. Dokter bedah kemudian akan memasukkan tabung kecil dengan kamera di ujungnya. Setelah itu, pembuluh vena yang terkena varises akan diangkat dan ditutup sesegera mungkin.

Meskipun prosesnya terdengar menyeramkan, Anda tidak perlu rawat inap alias boleh langsung pulang setelah operasi selesai, lho. Anda bahkan dapat beraktivitas seperti biasanya setelah beberapa minggu ke depan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca