Agar Ketiak Tidak Mudah Basah, Coba 5 Tips Mudah dan Sederhana Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/11/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Usai melakukan aktivitas berat, berolahraga, atau mengejar kereta dan bus ke kantor di pagi hari yang terik, dengan mudah keringat Anda bercucuran hebat. Terutama di bagian ketiak yang paling rawan basah. Kalau sudah begini, Anda tentu merasa tidak nyaman, bukan? Kini tak perlu khawatir, karena sebenarnya Anda bisa, kok, meminimalisasi ketiak basah ini. Penasaran bagaimana caranya? Berikut ulasan lebih lengkapnya.

Cara mudah untuk mencegah ketiak basah

Keringat berlebih memang mengganggu. Selain karena akan membuat rambut tampak lepek, sekujur tubuh termasuk ketiak pun seolah-olah turut bermandikan air keringat. Agar bisa tetap percaya diri berada di bawah teriknya sinar matahari tanpa takut ketiak basah berlebih, Anda bisa sontek beberapa kiat berikut ini:

1. Pakai antiperspiran

pakai deodoran setiap hari

Anda mungkin lebih familiar dengan sebutan deodoran sebagai salah satu produk pengharum ketiak. Padahal selain deodoran, masih ada antiperspiran yang juga bisa membantu menjaga tubuh tetap segar meskipun berkeringat banyak.

Namun, keduanya memiliki fungsi yang cukup berbeda. Deodoran biasanya dipakai untuk mencegah bau badan berkat efek harumnya, sedangkan antiperspiran lebih ditujukan untuk menyetop keluarnya keringat. Jika memang ingin mencegah ketiak basah, Anda bisa berhenti pakai deodoran dan beralih menggunakan antiperspiran.

Pasalnya, antiperspiran mampu membunuh bakteri penyebab bau badan sekaligus menghalangi produksi keringat dari kelenjar keringat di ketiak, dijelaskan oleh dr. Cynthia Barley, seorang spesialis kulit di Amerika Serikat. Antiperspiran hanya bekerja untuk sementara waktu saja, sehingga Anda harus memakainya lagi nanti.

2. Minum air putih

Meski sering dipandang sebelah mata, nyatanya minum air putih dalam jumlah yang cukup dapat membantu mencegah ketiak basah. Ini karena ketika tubuh memperoleh cairan dalam jumlah yang optimal, maka suhu tubuh akan menurun dan jadi lebih dingin.

Tentunya, ini akan membantu kelenjar keringat untuk menghasilkan keringat dalam jumlah yang normal alias tidak terlalu banyak. Pasalnya, tubuh yang panas akan memicu keluarnya keringat guna menyejukkan suhu inti tubuh. Kuncinya, patuhi anjuran minum air putih sekitar dua liter per hari (delapan gelas).

3. Cukur bulu ketiak

mencabut bulu ketiak

Pemakaian antiperspiran untuk mengurangi produksi keringat berlebih akan lebih optimal bila Anda rutin mencukur bulu ketiak. Bukan tanpa alasan, karena semua jenis rambut pada dasarnya memiliki kelembapan alami. Itulah mengapa nantinya, bulu ketiak yang lebat justru bisa semakin memperparah kondisi ketiak basah Anda.

Terutama jika Anda langganan mengalami bau badan. Mencukur bulu ketiak turut membantu meredakan bau yang tidak sedap ini. Meski begitu, hindari langsung memakai antiperspiran langsung setelah Anda mencukur bulu ketiak. Sebaiknya beri jeda waktu beberapa jam, karena produk antiperspiran bisa mengiritasi kulit yang baru saja dicukur.

4. Pakai baju bahan katun

mencuci baju baru

Hobi pakai baju ketat atau yang tidak berbahan katun memang bikin penampilan terlihat lebih menarik. Di sisi lain, juga akan memicu munculnya noda basah di bagian ketiak baju Anda. Sebabnya yaitu produksi keringat tubuh tidak mampu diserap dengan baik oleh bahan pakaian tersebut.

Solusinya, coba gunakan pakaian dari bahan katun dengan ukuran yang agak longgar. Pilihan ini akan mempermudah tubuh, termasuk ketiak, untuk bernapas lega dan menurunkan suhu tubuh dengan cepat. Secara tidak langsung, cara ini akan mencegah ketiak basah yang bisa menodai pakaian Anda.

5. Hindari beberapa makanan pemicu keringat

garam tidak boleh dimasak

Percaya atau tidak, makanan yang Anda makan setiap harinya ternyata bisa memengaruhi jumlah produksi keringat Anda. Ya, karena ada beberapa makanan yang bisa merangsang tubuh menghasilkan keringat dalam jumlah banyak. Ambil contoh, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras ketika Anda terlalu banyak makan makanan rendah serat. Atau kebanyakan makanan makanan yang tinggi garam dapat memicu kelebihan produksi keringat dan air kencing.

Tidak hanya itu, makanan olahan, makanan berlemak tinggi, makanan pedas, makanan padas, semua jenis bawang, bir, serta minuman berkafein juga punya andil yang sama sebagai penyebab ketiak basah. Sebagai gantinya, Anda bisa memperbanyak konsumsi makanan dan minuman yang berperan dalam menenangkan kelenjar keringat yang terlalu aktif.

Salah satu yang bisa Anda upayakan adalah dengan menambah asupan makanan atau minuman yang tidak terlalu membebani kerja sistem pencernaan. Misalnya air putih, teh hijau, kacang almond, pisang, gandum, ubi jalar, sayuran, buah-buahan, serta makanan berkalsium tinggi seperti susu dan keju.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Efektif Mencerahkan Kulit Ketiak yang Menghitam

Apapun penyebabnya, punya ketiak hitam adalah hal yang menjengkelkan. Yuk, cari tahu cara menghilangkan ketiak hitam di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/09/2018 . Waktu baca 3 menit

5 Penyebab Ruam Merah di Ketiak yang Bikin Perih dan Gatal, Plus Cara Mengobatinya

Ketiak Anda suka gatal dan terasa perih? Penyebabnya mungkin infeksi jamur yang menimbulkan ruam di ketiak. Simak cara mengatasinya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/07/2018 . Waktu baca 4 menit

Kenali 3 Penyebab Vagina Berkeringat dan Cara Mengatasinya

Berkeringat adalah proses alamiah tubuh, tapi jika area vagina berkeringat apakah tetap normal? Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 20/04/2018 . Waktu baca 3 menit

Bayi Berkeringat Saat Tidur, Normal Ataukah Bahaya?

Saat tidur seringnya kita bajunya basah penuh keringat. Sebenarnya apakah bayi berkeringat saat tidur malam ini normal? Simak di sini ulasannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 10/04/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi bau ketiak

Bau Ketiak Sangat Mengganggu dan Bikin Minder? Atasi Dengan 5 Tips Ampuh Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/02/2019 . Waktu baca 4 menit
cara memutihkan ketiak

Cara Memutihkan Ketiak di Rumah, dengan Bahan Alami dan Obat Dokter

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24/01/2019 . Waktu baca 5 menit
hidung berkeringat

Kenapa, Ya, Hidung Saya Berkeringat Terus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2019 . Waktu baca 3 menit
penyebab selangkangan berkeringat

Selangkangan Berkeringat Deras Meski Cuaca Adem? Mungkin Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2018 . Waktu baca 3 menit