5 Efek Samping Kebanyakan Makan Garam yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan zaman menuntut kita hidup serba cepat, termasuk makan makanan cepat saji yang notabene mengandung banyak garam. Padahal, batas maksimum asupan garam untuk orang dewasa rata-rata hanya  6 gram atau satu sendok teh per hari.

Kebanyakan makan garam dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan di dalam tubuh. Dalam jangka pendek, konsumsi garam berlebih dapat menimbulkan sejumlah efek samping bagi kesehatan yang bisa berujung bahaya. Berikut adalah beberapa tanda bahwa tubuh Anda sudah kebanyakan makan garam.

Apa saja tanda-tanda tubuh kebanyakan makan garam?

1. Sering buang air kecil

Seperti yang Anda tahu, kelebihan konsumsi air bisa membuat Anda jadi lebih sering bolak-balik buang air kecil. Efek yang sama ternyata juga terjadi jika Anda kebanyakan makan garam. Sebabnya, konsumsi garam berlebih “memaksa” ginjal Anda bekerja lebih keras untuk membilasnya keluar dari tubuh yang berujung pada meningkatnya frekuensi buang air kecil.

Saat Anda buang air kecil, tubuh Anda akan kehilangan kalsium, mineral tubuh yang berperan dalam membuat tulang dan gigi Anda tetap kuat. Sehingga jika Anda terlalu sering buang air kecil, maka tubuh Anda akan kehilangan kalsium dan dapat melemahkan tulang Anda. Tubuh yang kekurangan kalsium  meningkatkan risiko osteoporosis.

2. Sering sakit kepala

Sebuah studi menemukan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi garam lebih banyak dari batas anjurannya lebih cenderung sering mengalami sakit kepala meski tekanan darahnya normal, dibandingkan dengan orang dewasa yang mengonsumsi garam sewajarnya.

3. Sering haus

Terlalu banyak garam dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh, yang dapat membuat mulut Anda kering. Ini sebabnya mengapa kebanyakan makan garam juga bisa membuat Anda haus bahkan dehidrasi.

Dehidrasi dapat mengganggu konsentrasi dan mengurangi kemampuanAnda untuk mengingat. Bahkan, sebuah studi telah menemukan bahwa orang yang mengalami dehidrasi memiliki tingkat kognitif yang lebih buruk dibandingkan dengan yang tidak. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut Anda harus minum lebih banyak air.

4. Tekanan darah tinggi

Konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan jumlah cairan di dalam tubuh Anda, yang akan membuat jantung Anda bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Pada akhirnya, kerja jantung yang “lembur” dapat meningkatkan tekanan darah.

5. Muncul kantung mata

Ya, bahkan kantung mata sekalipun bisa menjadi pertanda anda sudah kebanyakan makan garam. Ini bisa terjadi karena tubuh Anda mencari cara untuk menyeimbangkan kelebihan garam, yang berakibat pada terjadinya pembengkakan pada organ tubuh, yang seringkali disebut dengan edema. Namun, munculnya kantung mata juga dapat disebabkan karena kurang tidur, alergi, atau karena obat-obatan.

Tips membatasi asupan garam dalam menu makan sehari-hari

Jika Anda mengalami satu atau bahkan lebih dari tanda-tanda kebanyakan makan garam di atas, kini mulai saatnya untuk belajar mengendalikan asupan makanan asin untuk menghindari risiko bahaya kesehatan yang mungkin terjadi. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, bahaya asupan garam berlebih akan berdampak pada meningkatnya tekanan darah, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga osteoporosis.

Berikut adalah beberapa cara untuk membatasi asupan garam Anda:

  1. Konsumsi makanan yang segar – baik daging, buah, dan sayur-sayuran.
  2. Biasakan untuk melihat label pada makanan kaleng yang Anda beli. Usahakan membeli makanan kaleng yang rendah sodium.
  3. Anda juga dapat membandingkan makanan yang Anda beli. Pilih makanan yang mengandung sodium paling rendah.

Meskipun sulit membiasakan diri untuk membatasi asupan garam pada makanan Anda, namun, Anda tetap harus mencobanya. Orang dewasa yang sehat harus membatasi konsumsi garam dan air sesuai dengan yang dibutuhkan untuk menggantikan kehilangan cairan tubuh melalui keringat dan urin, serta untuk memenuhi nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Pasalnya, kekurangan sodium dalam tubuh justru dapat menurunkan kemampuan kognitif otak. Konsumsi garam yang sewajarnya (6 gram atau 1 sdt per hari) bermanfaat bagi tubuh untuk memproduksi hormon tiroid, yang berperan penting dalam perkembangan otak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

    Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

    Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Alergi Paracetamol

    Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

    Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

    Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat psoriasis alami

    Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
    obat cacing kremi

    Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    ensefalopati uremikum

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    kencing berdiri

    Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit