Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dalam suatu hubungan kasih dan asmara, hubungan intim yang rutin dan membahagiakan menjadi suatu faktor yang penting untuk diri sendiri dan pasangan. Mitosnya, nafsu seks pria lebih besar daripada nafsu wanita. Tapi apakah benar seperti itu, atau sebaliknya? Atau memang keduanya bisa saja memiliki nafsu seks yang sama besarnya?

Nah, saat terjadinya hubungan seks antara pria dan wanita, pastinya ada salah satu yang mendominasi bagaimana dan seperti apa seks itu dilakukan. Tapi, siapa sih yang paling besarnya peran dan nafsunya? Simak yuk penjelasan berikut ini.

Nafsu seks pria vs wanita

Penelitian demi penelitian menunjukkan bahwa nafsu pria dalam berhubungan seks bukan hanya lebih besar dari wanita, tetapi juga  jauh lebih mudah dibangkitkan. Lalu, pada wanita, sumber nafsu seksnya masih sulit dan lebih kompleks untuk ditemukan. Maka tidak heran kalau banyak wanita yang agak susah terangsang dan orgasme dibandingkan dengan pria. Coba perhatikan penjelasan di bawah ini mengenai sumber dan perbedaan munculnya birahi seks antara pria dan wanita.

1. Pria berpikir tentang seks jauh lebih sering dari wanita

Menurut sebuah laporan oleh Roy Baumeister, seorang psikolog di Florida State University, mayoritas pria dewasa yang usianya di bawah 60 tahun berpikir tentang seks setidaknya sekali sehari. Sedangkan sekitar seperempat dari wanita yang usianya sama menyatakan bahwa mereka juga suka berpikiran tentang seks. Tapi, seiring dengan menuanya umur mereka, fantasi seks mereka juga berkurang, walaupun laki-laki masih suka memikirkan seks 2 kali lebih sering.

2. Kalau soal seks, pria lebih aktif dan rajin untuk melampiaskannya

Baumeister menyimpulkan, kalau sekadar membandingkan mana yang lebih aktif dari nafsu seks, juaranya adalah pria. Ia telah meninjau dari beberapa survei yang ada. Bukan hanya laki-laki normal saja yang lebih aktif berhubungan seks, nyatanya yang gay juga aktif. Bahkan jika semua itu dibandingkan dengan wanita biasa ataupun dengan lesbian sekalipun. Maka, tak jarang banyak pria yang lebih tertarik untuk berhubungan seks secara bebas.

3. Kalau dilarang, pria akan lebih cenderung melampiaskan seksnya

Sekitar 2 dibanding 3 pria masa kini lebih cenderung aktif melampiaskan seksnya dengan cara masturbasi. Kalaupun sedang tidak ada “lawan main” seks, pria juga akan memilih ke tempat prostitusi untuk menuntaskan hasrat seksnya. Hal ini, berbanding jauh berbeda dengan wanita. Sekitar 40 persen wanita memang akan bermasturbasi sendiri kalau hasrat seksnya sedang memuncak, tapi frekuensinya lebih jarang dan lebih kecil daripada pria.

4. Soal nafsu seks, hasrat wanita lebih sulit dijelaskan dibanding dengan pria

Northwestern University melakukan sebuah penelitian oleh Meredith Chivers dan timnya, yang meneliti tentang laki-laki dan wanita normal, juga laki-laki gay. Mereka diminta untuk menonton film porno. Coba tebak apa hasilnya? Setelah diteliti, laki-laki normal lebih terangsang saat film porno antara pria-wanita, sedangkan yang gay lebih  tertarik film porno antara pria dan pria. Tak mengejutkan, bukan?

Namun, ternyata wanita terangsang pada semuanya, entah itu film porno sesama jenis kelamin ataupun beda jenis kelamin. Wanita memang sangat sulit ditebak, bukan?

5. Nafsu seks wanita lebih didasari oleh budaya dan sosialnya

Pada penelitian Baumeister menemukan, nafsu seksualitas seseorang, khususnya perempuan, lebih didominasi faktor dan alasan hal tentang seks oleh lingkungan mereka, dibanding dengan pria.

  • Contohnya, perempuan yang lebih sering pergi untuk beribadah, lebih tertutup soal nafsu seks yang dapat dikendalikan oleh mereka. Berbeda dengan pria, mau sering beribadah atau tidak, nafsunya memang tetap ada. Jadi bisa disimpulkan negatif adanya hubungan hasrat seks dengan seberapa religiusnya pria, dibanding wanita.
  • Tentang keputusan seksnya, wanita lebih sering dipengaruhi oleh grup atau kelompok di mana ia berada. Tergantung bagaimana isi dan gaya pergaulan mereka sendiri.

Kesimpulannya?

Begini, nafsu seks yang lebih besar memang dihasilkan dan ditujukan lebih banyak oleh pria ketika berhubungan intim. Sedangkan testosteron, yang telah dikaitkan dengan hormon atau dorongan nafsu seks pada pria dan wanita, bekerja jauh lebih cepat pada pria dibanding dengan wanita.

Pada sebagian wanita, seks juga masih tertutup konteksnya, tidak seterbuka pria. Mengenai cara mengendalikan nafsu tersebut, seperti yang diungkap di atas, prialah yang lebih aktif mengikuti dorongan seksnya. .

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit