Saat Fingering, Sebaiknya Menggunakan Pelumas Atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/12/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Fingering alias main jari adalah salah satu cara yang umum untuk merangsang organ intim wanita. Kegiatan seksual ini dinilai aman dan minim risiko kesehatan. Lantas, jika fingering memang betul-betul aman, perlukah seseorang menggunakan alat bantu seperti pelumas saat melakukannya?

Kegunaan pelumas saat melakukan fingering

warna keputihan

Tanpa memakai pelumas sekalipun, vagina sebenarnya sudah memiliki cairan khusus yang berfungsi sebagai pelumas alami. Pasalnya, kelenjar pada mulut rahim dan dinding vagina selalu memproduksi cairan untuk menjaga vagina tetap bersih dan lembap.

Cairan vagina juga berguna untuk melindungi organ intim dari luka akibat hubungan seksual maupun kegiatan lainnya. Banyaknya cairan yang diproduksi vagina bervariasi pada setiap wanita, tergantung kondisi kesehatan, hormon, dan siklus menstruasi.

Walau manfaatnya begitu besar, cairan vagina saja terkadang tidak cukup untuk melumasi organ intim selama berhubungan intim. Anda tetap disarankan untuk menggunakan pelumas ketika melakukan kegiatan seksual, termasuk saat fingering.

Alasannya tidak lain karena dinding vagina terbentuk dari jaringan yang sangat sensitif. Selain itu, cairan vagina juga cenderung mengering dengan cepat. Begitu cairan vagina mengering, gesekan dengan jari sudah dapat melukai dinding vagina dengan mudah.

Pelumas dapat menjaga kelembapan dinding vagina serta mengurangi efek gesekan antara vagina dan jari. Tidak hanya melindungi vagina dari risiko luka, penggunaan pelumas juga diyakini akan meningkatkan sensasi ketika berhubungan seksual.

Apa risikonya jika tidak menggunakan pelumas saat fingering?

sering pakai pelumas

Meskipun fingering tergolong aman, kegiatan seksual ini tidak sepenuhnya terbebas dari risiko. Dampak negatif yang paling sering terjadi akibat fingering adalah iritasi pada dinding vagina yang amat sensitif.

Selain iritasi, berikut adalah beberapa dampak lain yang bisa terjadi:

1. Vagina berdarah

Aliran darah menuju vagina akan meningkat saat seorang wanita menerima rangsangan seksual. Dampaknya, vagina menjadi lebih mudah berdarah ketika mengalami gesekan dengan penis maupun jari.

Risiko terjadinya perdarahan vagina jauh lebih tinggi saat Anda melakukan fingering tanpa menggunakan pelumas. Hal ini disebabkan karena pembuluh darah pada dinding vagina menerima gesekan yang lebih besar dari jari.

2. Infeksi pada vagina

Tangan adalah tempat tinggal bagi banyak bakteri dan virus. Beberapa di antaranya bisa menyebabkan infeksi pada organ intim. Melakukan fingering tanpa menggunakan pelumas dapat meningkatkan risiko infeksi pada vagina.

Melansir Rady Childrens Hospital-San Diego, infeksi pada organ intim umumnya ditandai dengan rasa gatal dan tidak nyaman. Beberapa orang mungkin mengalami gejala lain seperti kemerahan atau nyeri ketika menyentuh area organ intim. Segeralah berkonsultasi dengan dokter bila Anda mengalami gejala ini.

Seperti jenis kegiatan seksual lainnya, fingering pun memiliki keunggulan dan risiko tersendiri bagi kesehatan. Menggunakan pelumas merupakan langkah yang tepat untuk melindungi diri Anda dari risiko tersebut.

Ada beragam jenis pelumas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pelumas berbahan air cukup licin, tapi harus digunakan berulang kali. Pelumas berbahan silikon dan minyak dapat bertahan lebih lama, tapi tidak bisa digunakan bersama kondom jari.

Pilihlah pelumas yang sesuai dengan pola kegiatan seksual Anda. Dengan cara ini, fingering akan menjadi lebih aman dan nyaman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Perlu Fingering Sebelum Seks Anal?

Tergoda mencoba seks anal? Tunggu dulu. Jangan sampai Anda melewatkan sesi fingering, alias memasukkan jari ke dubur (anus) sebelum mulai seks anal.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/07/2019 . Waktu baca 4 menit

3 Variasi Posisi Seks Anal yang Nikmat dan Aman Bagi Kesehatan

Seks anal bisa dilakukan dengan berbagai posisi. Tertarik melakukannya dengan pasangan? Yuk, intip cara seks anal yang mungkin belum pernah Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/01/2019 . Waktu baca 4 menit

Agar Tak Sakit Saat Bercinta, 4 Tips Ini Wajib Dicoba

Sakit saat seks biasanya dipicu oleh beberapa hal. Mulai dari masalah fisik, psikologis, atau karena cara seks yang salah. Berikut cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/12/2018 . Waktu baca 3 menit

Sederet Risiko Bahaya Masturbasi Pakai Body Lotion untuk Pelumas

Ketika sedang kepepet, tidak sedikit orang yang masturbasi pakai lotion daripada tidak pakai pelumas sama sekali. Apa bahayanya untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30/04/2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

air liur sebagai pelumas

Menggunakan Air Liur Sebagai Pelumas Seks, Aman atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . Waktu baca 5 menit
fingering tidak cuci tangan

Bahayanya Jika Fingering Vagina Tidak Cuci Tangan Dulu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/12/2019 . Waktu baca 4 menit
tips fingering

Tips Fingering yang Aman saat Foreplay dengan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 05/12/2019 . Waktu baca 4 menit
sering pakai pelumas

Apakah Aman Pakai Pelumas Seks Sering-Sering?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10/11/2019 . Waktu baca 4 menit