Masturbasi Saat Haid Itu Aman, Asalkan Anda Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada berbagai alasan seseorang melakukan masturbasi. Alasan yang sering ditemui adalah mendapatkan kepuasan seksual dari aksi solo tersebut. Beberapa orang juga bermasturbasi untuk meluapkan gairah seksual yang telah dipendam. Masturbasi dilakukan baik pada pria maupun wanita. Namun, pada wanita sering kali muncul keraguan tentang keamanan dan efeknya pada kesehatan jika melakukan masturbasi saat haid.

Mengenal masturbasi

Masturbasi adalah kegiatan yang dilakukan seseorang guna mendapatkan rangsangan seksual dengan cara menyentuh area sensitif atau organ intimnya sendiri. Wanita biasanya akan memberikan rangsangan seksual pada payudara, klitoris, dan vagina dengan cara menyentuh, meraba, dan memainkannya.

Masturbasi biasanya dilakukan sampai dirinya mencapai kesenangan serta sensasi kepuasan seksual. Tak hanya soal kepuasaan, masturbasi juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisik dan mental Anda. Adapun manfaat masturbasi antara lain:

  • Meningkatkan mood
  • Meringankan stres
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Merelaksasi tubuh dan pikiran
  • Meringankan nyeri haid
  • Memperkuat organ seks

Bolehkah masturbasi saat haid?

Sebenarnya, masturbasi pada wanita merupakan kegiatan seksual yang relatif aman jika dilakukan dengan cara yang benar dan sehat. Namun, Anda perlu mengetahui bahwa kondisi mulut rahim ketika sedang menstruasi berada dalam kondisi sedikit terbuka. Hal ini menyebabkan rahim rentan terhadap infeksi karena bakteri dan virus mudah masuk.

Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita yang kurang menjaga kebersihan tubuh dan organ intimnya selama haid lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih dan bakterial vaginosis. Meskipun begitu, Anda tetap dapat melakukan masturbasi saat haid dengan cara yang lebih aman. Misalnya dengan merangsang puting dan area di sekitar payudara, atau dengan cara menjepitkan kedua paha dengan gerakan berirama.

wanita orgasme adalah

Bagaimana cara masturbasi saat haid?

Sebenarnya tidak ada cara pasti untuk melakukan masturbasi. Karena pada dasarnya, setiap wanita memiliki sensitivitas tersendiri terhadap teknik dan cara melakukan masturbasi. Setiap wanita akan mencoba dan melakukan berbagai teknik yang paling berhasil mengantarnya menuju orgasme.

Namun, jika Anda ingin melakukan masturbasi saat haid, sebaiknya lakukan dengan cara yang lebih aman untuk menghindari infeksi atau gangguan kesehatan pada vagina. Masturbasi tidak hanya dilakukan dengan menyentuh atau memainkan klitoris dengan jari. Sebagian wanita dapat mencapai orgasme saat melakukan masturbasi tanpa menyentuh kelamin, yakni dengan memainkan atau meraba payudara dan puting.

Masturbasi saat haid pada wanita juga bisa dilakukan dengan berbagai posisi. Dikutip dari situs kesehatan Everyday Health, masturbasi umumnya dilakukan dengan posisi membuka lebar kedua paha atau justru menyilangkan dan saling menjepit kedua paha dengan gerakan berirama.

Masturbasi dengan menjepitkan kedua paha lebih menjauhkan Anda dari risiko infeksi, karena tidak terjadi kontak fisik antara jari atau alat bantu seksual dengan area kelamin yang sedang rentan infeksi. Jika Anda ingin merangsang daerah klitoris, pastikan menjaga kebersihan jari tangan sebelum dan sesudah melakukan masturbasi.

Meski masturbasi saat haid memiliki manfaat tersendiri, seperti meredakan nyeri atau kram perut, namun Anda juga berisiko terinfeksi bakteri dan virus apabila jari tangan tidak dibersihkan dengan baik. Jika masih ragu, Anda bisa berkonsultasi lebih jauh dengan dokter atau seksolog mengenai masturbasi saat haid.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit