7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Seks Oral

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Jika bosan dengan yang itu-itu saja, seks oral bisa Anda jadikan alternatif untuk bercumbu mesra dengan pasangan. Dilihat sekilas, cara seks oral tampaknya mudah — mengulum penis di dalam mulut dan mainkan lidah. Eits, tunggu dulu. Tak disangka, ada sejumlah kesalahan yang mungkin dilakukan wanita saat seks oral, terutama untuk yang pertama kalinya. Tidak hanya ini akan membuat Anda berdua kurang nyaman, tapi juga menjadikan pengalaman baru Anda tak semanis yang dibayangkan.

Cara seks oral yang salah, tapi sering dilakukan wanita

1. Malu untuk memulai duluan

Banyak wanita yang malu untuk memulai seks karena takut dianggap agresif oleh pasangannya. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Sungkan untuk mengambil inisiatif justru dapat menghambat laki-laki mendapatkan kepuasan.

Jika ini adalah kali pertama Anda, ada baiknya bicarakan dulu kepada pasangan jika Anda mau mencobanya. Setelahnya, jangan ragu untuk mulai menggodanya lebih dulu. Bisa jadi ia malah merasa tertantang saat Anda bergerak duluan.

2. Tidak memberikan arahan

Begitu pun sebaliknya. Jika ini adalah giliran Anda untuk menerima seks oral-vaginal dari pasangan, cobalah terbuka entang apa yang Anda inginkan dan tidak inginkan dari teknik yang ia mainkan.

Jangan sekalipun menganggap bahwa pria bisa membaca pikiran Anda tanpa Anda beri tahu. Pria bukan cenayang dan mereka pun butuh arahan dari Anda.  Namun, mengarahkan bukannya memaksa, lho!

Dengan mengetahui harus melakukan apa dan manuver seperti apa yang bisa membawa Anda terbang ke langit ke tujuh, si dia akan merasa makin percaya diri dan Anda pun bisa mencapai klimaks yang selama ini Anda inginkan.

3. Menggigit

Meski beberapa pria menyukai sensasi gigitan, sebaiknya Anda pertimbangkan dua kali sebelum melakukannya. Pasalnya, area genital merupakan organ yang sangat sensitif. Jika Anda tidak berhati-hati, Anda bisa saja melukai penis dan menimbulkan risiko infeksi.

Itu sebabnya, baik itu pria dan wanita, jangan pernah mengigit atau menggunakan gigi Anda saat seks oral kecuali pasangan Anda meminta dan menyukainya. Untuk menghindari gesekan berlebih antar gigi dan kulit penis, cobalah menggunakan pelumas saat melakukan seks oral.

4. Tidak ada variasi

Kebanyakan cara oral seks hanya berkutat di teknik dan posisi yang sama. Memang sih, tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun, untuk benar-benar membawa pasangan hingga klimaks, Anda harus pintar-pintar mencoba berbagai teknik dan manuver yang berbeda, baik dengan mulut atau tangan Anda saat seks oral. Bahkan Anda juga bisa mengombinasikan keduanya.

Tidak hanya itu, mengubah posisi Anda saat seks oral, entah itu berbaring, duduk, berdiri, ataupun berlutut dapat menciptakan sensasi baru yang lebih menyenangkan dan mengasyikkan.

Saat akhirnya Anda mengetahui apa yang benar-benar pasangan Anda sukai, maka tidak masalah untuk melakukannya lagi dan lagi untuk seterusnya guna membumbui cerita seks Anda berdua.

5. Hanya fokus pada satu area

Anda mungkin berpikir bahwa menjilati atau mengulu, batang penis saja akan membuat si dia menggeliat hebat. Padahal, titik sensitif pria tidak hanya terletak pada satu bagian saja. Itu sebabnya, jika Anda memberikan seks oral pada pria, Anda harus berani bereksplorasi.

Sebenarnya, bagian paling sensitif dari penis, setidaknya pada penis yang sudah disunat, adalah di kepala penis bagian bawah tempat bekas sunat. Anda bisa memasukkan ujungnya ke dalam mulut, lalu kulum sebentar, keluarkan dan masukkan lagi. Tidak hanya itu, Anda juga bisa bermain pada kedua buah zakarnya. Bagi beberapa pria, rangsangan di bagian buah zakar dapat langsung memicu orgasme.

6. Terlalu terburu-buru

Saat seks oral, jangan terlalu buru-buru mengulum penis pasangan Anda. Mulailah dengan mencium pasangan Anda dari bibir lalu bergerak perlahan ke pangkal leher, belakang telinga, pundak, dan puting dadanya yang sangat sensitif dengan rileks. Kemudian, secara perlahan eksplorasi bagian perut sampai area pangkal paha sampai penis.

Jika ini adalah pengalaman pertama Anda, sebaiknya jangan langsung “melahap” penis langsung hingga masuk ke tenggorokan. Ini akan membuat Anda tersedak dan mungkin memicu refleks muntah. Tarik ulurlah dulu dengan pasangan untuk semakin membangun gairahnya. Beri jeda di antara “servis” dengan berpindah ke area lain sementara, lalu kembali pada urusan di bawah.

7. Anda tidak menikmatinya

Anda mungkin ingin membahagiakan pasangan Anda. Namun, jika Anda tidak suka melakukan seks oral, maka jangan lakukan hal tersebut. Sesederhana itu. Ingat, Anda tidak berkewajiban untuk memberikan seks oral. Tapi jika Anda melakukannya, lakukanlah karena Anda menginginkannya, bukan karena Anda merasa harus melakukannya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca