Haruskah Anda Keluar dari Zona Nyaman untuk Menjadi Orang Sukses?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Comfort zone alias zona nyaman sering dianggap sebagai sesuatu yang buruk. Anda seakan-akan tidak bisa menjadi orang sukses bila betah berada dalam zona ini tanpa mau melangkah keluar. Padahal, zona nyaman sebetulnya adalah fenomena psikologis yang mungkin dapat membantu Anda membuat perubahan besar dalam hidup.

Anda mungkin sudah sering menemukan seruan untuk keluar dari zona nyaman, entah dalam buku pengembangan diri, poster motivasi, dan lain-lain. Namun, benarkah keluar dari zona nyaman adalah satu-satunya cara untuk berkembang? Bisakah Anda meraih tujuan ini dengan memanfaatkan zona nyaman itu sendiri?

Mengenal zona nyaman dan pengaruhnya dalam hidup

istirahat santai

Istilah ‘zona nyaman’ pertama kali dipopulerkan oleh Alasdair White, seorang pencetus teori manajemen bisnis, pada tahun 2009. Menurutnya, zona nyaman adalah keadaan saat segalanya terasa akrab dan mudah sehingga Anda tidak mengalami banyak stres.

Zona nyaman memberikan Anda kepastian, rasa aman, dan perasaan familier saat menjalani suatu aktivitas atau kebiasaan. Anda dapat melakukan banyak hal dengan performa yang stabil tanpa gangguan, sebab Anda tidak menghadapi banyak tekanan.

Zona nyaman membuat Anda bisa beristirahat, bersantai, dan memulihkan energi usai bekerja keras. Anda merasa rileks di dalamnya dan ingin terus berada di sana. Zona ini seakan membuat hidup terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Ini disebabkan karena otak memproduksi senyawa dopamin dan serotonin ketika Anda merasa nyaman. Kedua senyawa tersebut menimbulkan perasaan bahagia dan mood baik, serta membuat Anda ingin melakukan hal yang jadi pemicunya lagi dan lagi.

manfaat nostalgia untuk kesehatan

Sebaliknya, area lain di luar zona nyaman adalah tempat yang bisa menimbulkan stres dan rasa cemas. Tempat tersebut penuh dengan risiko dan banyak hal yang tidak pasti. Anda pun tidak dapat mengira-ngira bagaimana cara merespons hal baru tersebut.

Meski begitu, stres sebetulnya tidak selalu buruk. Stres yang sehat justru dapat menjadi motivasi bagi Anda untuk berkembang menjadi lebih baik, pintar, atau sukses. Stres juga membantu Anda menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan ringkas.

Berada dalam zona nyaman memang membuat Anda bekerja dengan stabil, tapi keluar dari zona nyaman bisa meningkatkan hasil pekerjaan Anda. Dunia luar memang penuh dengan tekanan. Namun, Anda dapat memperoleh hasil dan manfaat yang lebih besar.

Haruskah Anda keluar dari zona nyaman untuk menjadi sukses?

iri kesuksesan pasangan

Anda tidak harus bermusuhan dengan zona nyaman agar menjadi sukses. Masalahnya adalah bila Anda tidak pernah mencoba keluar dari zona nyaman karena terhalang rasa malas atau takut akan sesuatu yang tidak pasti.

Keluar dari zona nyaman merupakan pilihan. Beberapa orang merasa harus keluar dari sini dan mengambil keputusan baru untuk belajar atau mendapatkan pengalaman. Ada pula yang memilih tetap di zona nyaman karena merasa cukup dengan apa yang ia dapatkan.

Jika Anda ingin keluar dari zona nyaman, tapi bingung dari mana harus memulainya, berikut tips yang bisa membantu Anda:

1. Mencari informasi

Rasa takut muncul karena Anda tidak tahu apa yang akan Anda hadapi. Maka dari itu, carilah informasi tentang kegiatan, hobi, maupun hal baru lainnya yang hendak Anda jalani nanti. Bila perlu, bertanyalah kepada orang yang mendalami bidang ini.

Contohnya, jika Anda ingin belajar bicara di depan umum, coba pelajari tekniknya dari menonton video pembawa acara, pidato, dan sejenisnya. Kenali dan catat kemampuan apa yang belum Anda miliki dari video tersebut.

2. Membuat rencana

Sebelum mengambil langkah pertama, tentukan dahulu tahap-tahapnya. Uraikan target besar Anda menjadi beberapa target kecil, dan buatlah motivasi untuk mencapai target tersebut. Berbekal informasi yang sudah Anda cari sebelumnya, coba kenali tantangan apa yang akan Anda hadapi.

Anda tentu tidak akan langsung berbicara di depan umum dalam seminar besar. Coba awali dengan memimpin doa saat makan bersama keluarga, lanjutkan dengan menjadi pembawa acara pertunangan teman, dan seterusnya.

3. Mencoba setidaknya sekali

Kunci utama keluar dari zona nyaman adalah mencoba, setidaknya sekali seumur hidup Anda. Tanpa mencoba, Anda tidak akan pernah tahu sejauh mana Anda sudah belajar dan memahami seluk-beluk di dalamnya.

Jika Anda sudah terbiasa mengisi acara kecil di lingkungan teman dekat, sekarang coba ambil kesempatan untuk menjadi pembawa acara di tempat yang betul-betul baru. Dari sini, Anda dapat mengevaluasi kelebihan dan keunggulan yang Anda miliki.

4. Memahami apa yang Anda suka dan tidak

gangguan kecemasan anxiety disorder

Setelah beberapa kali mencoba, tanyakan beberapa hal kepada diri Anda. Apakah hal baru yang Anda lakukan menimbulkan rasa cemas, atau justru semangat? Jika Anda malah sering merasa cemas, mungkin kegiatan ini memang tidak cocok untuk Anda.

Anda boleh meninggalkan kegiatan baru yang tidak Anda sukai. Namun, hal penting seperti berbicara di depan umum atau bersosialisasi terkadang tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya. Pada kondisi seperti ini, Anda mungkin mau tidak mau perlu sedikit keluar dari zona nyaman.

5. Jangan memaksakan diri

Berhasil keluar dari zona nyaman adalah suatu pencapaian, tapi ingatlah bahwa Anda juga akan menghadapi stres. Apabila dibiarkan berlarut-larut, stres dapat menurunkan performa kerja dan memicu timbulnya rasa cemas.

Jadi, jangan paksakan diri Anda selama proses keluar dari zona nyaman. Istirahatlah sejenak ketika Anda merasa tertekan, kewalahan dengan beban pekerjaan baru, atau tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya.

Zona nyaman adalah tempat yang sesuai untuk berkegiatan tanpa stres berlebih. Akan tetapi, Anda jadi sulit berkembang bila telah terjebak di dalamnya. Meski awalnya sulit, keluar dari zona nyaman mungkin adalah langkah tepat untuk meraih impian Anda yang belum terwujud.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Memahami Prosedur Transplantasi Sumsum Tulang Belakang (BMT)

Transplantasi sumsum tulang belakang (BMT) adalah prosedur penggantian sumsum tulang yang rusak dengan yang sehat. Bagaimana melakukannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu hamil makan daging kambing memiliki beragam pendapat di masyarakat. Namun, sebenarnya bolehkah ibu hamil makan daging jenis ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit