home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Cara Mendeteksi Stres Baik dan Mengoptimalkannya

Cara Mendeteksi Stres Baik dan Mengoptimalkannya

Semua orang pasti pernah merasakan stres, entah itu bersifat kronis atau muncul sesekali. Kondisi ini dapat dialami oleh semua orang dari semua usia. Namun tak semua stres memiliki bentuk dan dampak yang sama. Ada jenis stres yang bermanfaat bagi kesehatan, yakni stres baik alias eustress. Apa itu?

Apa itu stres baik (eustress)?

Stres baik atau eustress adalah jenis stres yang membuat manusia merasa lebih bersemangat dalam hidup. Meski dianggap sebagai pengalaman yang negatif, stres bisa membuat kita merasa tertantang dan membantu kita berkembang menjadi individu yang lebih baik.

Perlu Anda ketahui beberapa karakteristik dari stres baik atau eustress agar Anda lebih memahaminya dengan contoh kondisi Anda sehari-hari seperti di bawah ini.

  • Rasa stres akan memotivasi diri Anda untuk menyelesaikan sesuatu
  • Membuat Anda merasa tergugah
  • Stres biasanya terjadi hanya sebentar
  • Merupakan cara untuk menanggulangi stres itu sendiri

Stres yang positif membuat Anda merasa harus mengerjakan proyek besar itu secara sungguh-sungguh, mencari uang untuk persalinan anak pertama Anda dengan semangat, atau mempersiapkan presentasi Anda dengan cermat.

Selain hal di atas, ada lagi beberapa contoh dari kondisi yang menyebabkan eustress, yaitu:

  • memulai kerja di tempat baru,
  • pernikahan,
  • membeli rumah,
  • bepergian, dan
  • mencoba hobi baru.

Apa saja manfaat eustress?

Rasa tertantang, bersemangat, dan berantisipasi dalam stres baik akan membawa banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental Anda.

Menurut laman The American Institute of Stress, di bawah ini beberapa manfaat eustress.

  • Meningkatkan resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri ketika berada di bawah tekanan. Dengan resiliensi yang tinggi, Anda dapat melewati berbagai tantangan dan kesulitan dalam hidup secara lebih baik.
  • Berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Mengalami stres positif akan membuat Anda lebih termotivasi untuk melakukan hal-hal baru, seperti mencoba pekerjaan di bidang baru atau mengambil alih proyek besar di kantor untuk pertama kalinya.
  • Belajar dari kegagalan. Meski termotivasi untuk mencoba hal baru, mengalami stres positif tak selamanya berarti seluruh rencana Anda akan berhasil. Namun, dari kegagalan tersebut Anda akan berefleksi dan mengevaluasi diri sehingga dapat memberikan upaya yang lebih baik di kemudian hari.

Perbedaan eustress dari stres lainnya

Mungkin biasanya Anda mengenal stres sebagai hal yang buruk. Namun, stres adalah hal normal yang dirasakan oleh setiap manusia dan stres sendiri sebenarnya dibagi menjadi dua, distress (stres negatif) dan eustress (stres positif).

Pernahkah Anda mengalami tantangan yang rasanya membuat perut Anda dikocok? Seperti harus mengerjakan proyek besar demi kenaikan jabatan, menantikan kelahiran anak pertama, atau melakukan presentasi demi nilai akhir di hadapan dosen ‘killer’?

Bisa Anda bayangkan apa yang Anda rasakan ketika itu? Apakah tangan Anda basah karena keringat dan jantung berdegup dengan kencang? Anda pasti nervous. Hal-hal tersebut memang tergolong dalam gejala stres.

Stres adalah proses yang dirasakan dan direspons oleh manusia mengenai suatu kejadian. Respons tersebut bisa jadi hal yang menantang atau mencelakakan.

Ya, baik stres positif maupun negatif sama-sama terasa tidak menyenangkan. Anda akan merasakan gejala fisik yang tidak nyaman. Namun, keduanya memberikan efek yang jauh berbeda.

Perbedaan mendasar dari stres negatif dan positif dari cara Anda mengolah kejadian yang menimpa diri Anda. Jika Anda menerimanya dengan perasaan berat hati, rasa takut, rasa ingin kabur, kemungkinan Anda mengalami stres buruk.

Hal paling bijak yang dapat Anda lakukan adalah menghadapi masalah langsung ke intinya atau “kabur” dan mencari hal yang dapat menjauhkan Anda dari sumber stres.

Akan tetapi, jika Anda menerimanya tanpa rasa takut, dan Anda malah menjadi termotivasi, merasa hidup Anda penuh dengan tantangan yang harus Anda selesaikan seperti bermain video game, itulah eustress.

Mengubah stres negatif jadi positif

Kuncinya adalah merasakan bahwa diri Anda adalah seorang jagoan dalam video game. Anda harus merasa bahwa diri Anda bisa, dan melihat bahwa dari semua yang Anda alami sekarang pasti akan ada pelajaran yang didapatkan demi masa depan yang lebih baik.

Dengan mengubah pandangan Anda ke arah yang lebih positif, diharapkan Anda juga dapat memerangi rasa takut dan mengubahnya menjadi rasa tertantang.

Bagaimana? Sekarang Anda sudah tahu bedanya stres yang negatif dan positif, kan? Jangan pernah lupa batasan dalam hidup Anda. Terus berpikiran positif, namun tetap waspada dengan lingkungan.

Berikan diri Anda ‘hadiah’ kecil yang biasanya Anda abaikan, seperti tidur cukup, makanan sehat, dan banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang tersayang. Niscaya, hidup Anda juga akan lebih bahagia.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The good stress: How eustress helps you grow – The American Institute of Stress. (2021). Retrieved October 27, 2021, from https://www.stress.org/the-good-stress-how-eustress-helps-you-grow 

Eustress – American Psychological Association. (n.d.). Retrieved October 27, 2021, from https://dictionary.apa.org/eustress 

How stress affects your health – American Psychological Association. (2013). Retrieved October 27, 2021, from https://www.apa.org/topics/stress/health 

Types of Stressors (Eustress vs. Distress) – American Addiction Centers. (2015). Retrieved October 27, 2021, from https://www.mentalhelp.net/stress/types-of-stressors-eustress-vs-distress/ 

Aschbacher, K., O’Donovan, A., Wolkowitz, O., Dhabhar, F., Su, Y., & Epel, E. (2013). Good stress, bad stress and oxidative stress: Insights from anticipatory cortisol reactivity. Psychoneuroendocrinology, 38(9), 1698-1708. https://doi.org/10.1016/j.psyneuen.2013.02.004

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri