Mengapa Ada Orang yang Suka Mengigau Saat Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/02/2018 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Mengigau, atau dalam bahasa medis disebut dengan somniloquy, adalah gejala yang terjadi saat kondisi seseorang setengah sadar. Meskipun tidak dianggap sebagai masalah kesehatan, kondisi ini bisa menganggu orang di sekitar yang mendengarnya. Mengigau biasanya terjadi pada siapa saja, dan sekitar 5 persen dapat terjadi pada usia anak-anak dan orang yang berusia 25 tahun ke atas. Mengigau juga termasuk jenis parasomnia, yaitu perilaku abnormal yang terjadi saat tidur. Lalu apa yang menyebabkan orang mengigau saat tidur?

Apa yang biasanya dikatakan saat orang mengigau?

Mengigau dilakukan tanpa sadar, sehingga Anda mungkin khawatir apa yang Anda katakan saat mengigau. Apakah Anda membicarakan rahasia besar yang Anda simpan? 

Tenang saja, biasanya saat orang mengigau tidak ada kata yang menarik. Kebanyakan ucapan yang keluar saat mengigau hanya sedikit, singkat, dan tidak masuk akal. Mengigau biasanya hanya berlangsung sebentar dan cepat, hanya beberapa detik.

Namun, sebuah penelitian yang dilakukan di Perancis melaporkan bahwa ucapan yang keluar saat mengigau di malam hari mungkin lebih buruk daripada saat Anda terbangun. Biasanya keluar kata-kata makian atau “tidak”. Penelitian tersebut dilakukan oleh 230 orang dewasa selama satu atau dua malam berturut-turut. Para peneliti mencatat hampir 900 ucapan orang mengigau setiap malam.

Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah hampir 59 persen ucapan yang keluar saat mengingau tidak dapat dipahami, termasuk bergumam, berbisik, atau tertawa. Namun, di antara ucapan yang bisa dimengerti, mengandung kata-kata yang menyinggung, berunsur negatif, makian, dan tidak pantas diucapkan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ucapan yang keluar saat mengigau jauh lebih rumit daripada yang diharapkan dan mendukung teori bahwa ada fungsi otak yang lebih tinggi selama semua tahap tidur.

Apa yang menyebabkan orang mengigau saat tidur?

Faktor penyebab orang mengigau yang paling sering adalah stres, depresi, kurang tidur, mengantuk berlebih, minum-minuman beralkohol, dan bahkan demam di siang hari.

Selain itu, mengigau bisa terjadi karena adanya faktor-faktor fisik dan psikologis lainnya. Mengigau juga bisa terjadi sambil berjalan dalam tidur dan apa pun yang berhubungan dengan gangguan tidur lainnya.

Ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan seseorang mengigau, antara lain:

  • Sedang menggunakan obat tertentu
  • Tekanan emosional
  • Demam
  • Gangguan kesehatan mental
  • Penyalahgunaan zat terlarang

Mengigau bisa menjadi tanda gangguan tidur yang lebih serius seperti sleep apnea, night terrors, atau gangguan perilaku REM (Rapid Eye Movement).

Dalam kasus yang jarang terjadi, orang dewasa yang sering mengigau dikaitkan dengan gangguan kejiwaan atau kejang nokturnal. Mengigau yang berhubungan dengan penyakit mental atau medis terjadi lebih sering pada orang berusia di atas 25 tahun.

Selain itu, mungkin ada faktor genetik juga yang menyebabkan orang mengigau saat tidur. Jadi jika Anda memiliki orangtua atau anggota keluarga lainnya yang mengigau, Anda mungkin juga berisiko.

Apakah mengigau bisa disembuhkan?

Mengigau biasanya bukan termasuk masalah kesehatan yang serius, tapi ada beberapa hal yang perlu diketahui apakah hal tersebut butuh konsultasi dokter lebih lanjut atau tidak. Apabila mengigau Anda sudah sangat mengganggu sehingga kualitas tidur Anda terganggu atau merasa sangat lelah atau tidak bisa konsentrasi sepanjang hari, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Tidak ada terapi khusus untuk mengigau, tapi jika pasangan atau anak Anda sering mengigau, Anda dapat melakukan tips berikut, seperti:

  • Tidur pada tempat tidur atau kamar yang berbeda
  • Menggunakan ear plugs (sumbat telinga)

Perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan dalam mengontrol mengigau Anda adalah:

  • Hindari minum alkohol
  • Hindari makan makanan berat terlalu dekat dengan jam tidur Anda
  • Tidur sesuai jadwal setiap hari (hindari begadang)

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 27/04/2020 . 4 mins read

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 01/04/2020 . 4 mins read

Kurang Tidur Dapat Merusak Hubungan Percintaan, Kok Bisa?

Kurang tidur biasanya membuat Anda merasa lelah dan masih banyak lagi. Tapi, tahukah Anda ternyata kurang tidur bisa merusak hubungan Anda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20/01/2020 . 5 mins read

Tanpa Penanganan, Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Sindrom kaki gelisah dapat menyebabkan sejumlah dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk kedua gangguan tidur berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 18/01/2020 . 3 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

sleep texting adalah

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . 5 mins read
somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 7 mins read

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 5 mins read
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 7 mins read