5 Cara Berdamai Dengan Cemas dan Sedih Saat Anak Merantau

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/12/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setelah bertahun-tahun bersama sejak lahir, kini tiba waktunya buah hati Anda pergi merantau mencari ilmu atau bekerja di tempat yang jauh. Sekuat apapun perasaan orangtua, pasti ada perasaan cemas berpisah dan sedih. Tak jarang perasaan cemas dan sedih ini jika dibiarkan berlarut-larut bisa membuat kesehatan Anda terganggu, seperti stres

Memang butuh sedikit waktu untuk menetralisi perasaan cemas ini. Namun, percayalah bahwa hal ini memang sulit di awal dan ada waktunya Anda bisa menghadapi menghadapi fase baru ini dengan hati lapang. Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan. 

Cara mengatasi perasaan cemas berpisah dengan anak yang merantau

1. Biarkan perasaan cemas, sedih, dan khawatir mengalir

Cemas berpisah dengan anak ketika mereka merantau adalah hal yang wajar. Di sisi lain, hal ini adalah sebagai penanda betapa sehatnya hubungan, dekat dan sayangnya Anda terhadap anak yang akan terpisah jarak dengan Anda. Dengan demikian, Anda bisa membiarkan perasaan ini mengalir sampai mereda sendiri. Hal ini juga sebagai bagian dari naluri orangtua guna membuat keputusan yang lebih baik.

2. Tanamkan dalam pikiran Anda, kalau anak akan baik-baik saja di sana

Memang benar adanya, bahwa Anda sudah bersama buah hati Anda sedari mereka lahir sampai saat ini. Namun, tidak selamanya anak akan akan hidup bersama Anda, terlepas dari kehidupan baru yang akan ia tempuh atau nantinya anak Anda akan memiliki keluarga sendiri.

Tanamkan dalam benak Anda, kalau anak Anda akan mampu menghadapi dunia luar sendiri, dan mereka akan baik-baik saja. 

3. Tetap komunikasi, tapi jangan berlebihan

Di suasana dan dunia yang baru, anak butuh penyesuaian yang tidak sebentar. Meski begitu, Anda juga tetap ingin komunikasi terbangun dan dilakukan sesering mungkin, bukan? Disarankan untuk berkomunikasasi sewajarnya. Jangan terlalu sering menghubungi mereka terlalu berlebihan. Karena nantinya anak akan merasa bosan dan di tempat yang baru ia pastinya punya kesibukkan sendiri yang harus dilakukan. Buat sedikit jarak untuk memunculkan rasa rindu ketika bertemu antara Anda dan buah hati.

4. Selalu ada bagi anak

Ke mana pun anak merantau, rumah akan selalu menjadi tempat pertama yang membuatnya merasa aman dan dicintai. Bukan cuma anak saja, orangtua pun harus benar-benar yakin akan hal ini. Bagaimana cara memastikan agar anak tetap selalu merasa diterima dan dirindukan di rumah, meski terhalang jarak dan waktu? Hadirlah bagi anak kapan pun ia membutuhkan Anda.

Anak Anda mungkin jarang menelepon atau memberi kabar, tetapi bila ia membutuhkan bantuan atau nasihat, secara naluriah anak akan mencari orangtuanya. Inilah saat di mana Anda dan buah hati akan tetap merasa hangat dan mesra walau terpisah kota atau benua sekalipun.

Kehadiran orangtua tidak perlu berlebihan seperti mengunjungi anak setiap akhir pekan. Bisa dengan mengirimkan pesan singkat nan sederhana setiap pagi, misalnya mengingatkannya untuk beribadah atau sarapan.

Selain itu, apabila si buah hati menghubungi Anda, sempatkan diri untuk berbicara dan mengobrol dengannya. Meskipun itu di larut malam ketika anak baru saja pulang berkegiatan atau bekerja. Tanyakan kabar anak, jangan malah sibuk mendikte anak untuk belajar lebih keras, merapikan kamar kosnya, atau menyuruhnya macam-macam. Hal tersebut justru akan membuat anak malas menghubungi orangtua. Anda sendiri pun akan kehilangan kesempatan untuk benar-benar mendengar kabarnya.

5. Orangtua juga perlu cari kesibukan 

Minimnya aktivitas hanya akan membuat pikiran Anda dihantui perasaan cemas berpisah dengan buah hati. Untuk para orangtua yang sudah mulai bisa mengatur perasaan sedihnya, ada baiknya Anda juga melanjutkan hidup dengan menyibukkan diri.

Alihkan perasaan cemas Anda dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat. Contohnya dengan mengikuti kegiatan sosial, mengikuti kelas masak, atau bahkan berolahraga. Di mana hal-hal seperti itu bisa bermanfaat untuk Anda dan anak ketika pulang nanti. Tubuh yang sehat, ceria, sajian masakan yang lezat, bisa menjadi satu hal yang bisa anak Anda dapatkan ketika pulang ke rumah dan bertemu dengan orangtua.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit