Cara Efektif Mencegah dan Mengatasi Luka Lecet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Luka lecet adalah kondisi kulit yang umum dan merupakan hasil gesekan yang muncul saat kulit bergesekan satu sama lainnya atau dengan pakaian. Keparahan lecet bisa bergantung pada apakah kulit Anda tebal atau tipis. Meskipun lecet bisa terjadi di mana saja yang terdapat gesekan, area yang paling banyak menderita adalah paha, ketiak, selangkangan, dan puting susu.

Penyebab luka lecet

Ada banyak faktor penyebab lecet, seperti: memakai pakaian yang terlalu ketat atau longgar, menggunakan kain yang tidak menyingkirkan kelembapan, sepatu atau hak yang ketat, keringat berlebihan, lari atau bersepeda jarak jauh, maupun cuaca panas.

Bagaimana cara mencegah luka lecet?

Tetap kering adalah hal penting untuk mencegah lecet. Kulit yang basah membuat lecet tidak dapat dihindari, jadi hindari katun bagaimanapun caranya karena kain kapas ini menyerap keringat dan tetap basah. Pilihlah pakaian yang terbuat dari serat sintetis dan ingatlah untuk tidak memakai pakaian lembap untuk waktu yang lama; gantilah pakaian sesegera mungkin. Oleskan bedak talc dan tawas ke area yang biasanya berkeringat. Bedak dapat membantu menyingkirkan kelembapan dari kulit.

Kenakan pakaian yang pas dan tidak terlalu ketat. Sport bra yang terlalu ketat dapat menggesek kulit saat Anda berolahraga. Ingatlah bahwa berpakaian ringan lebih baik untuk olahraga. Pilihlah pakaian olahraga dan bra yang ukurannya sesuai untuk menghindari gesekan.

Oleskan pelumas seperti petroleum jelly untuk mengurangi gesekan pada kulit. Menggunakan petroleum jelly, koyo, atau selotip khusus pada puting susu dapat mengurangi gesekan dan menghindari lecet pada puting. Setelah berolah raga, gunakan sabun antibakteri saat mandi agar terhindar dari infeksi bakteri akibat kulit yang terpapar.

Cara mengobati luka lecet

Oleh karena lecet bisa memburuk dan mengganggu jika tidak diobati, jangan mengabaikannya. Bersihkan area yang lecet dengan lembut dengan air dan keringkan secara menyeluruh. Setelah area tersebut dibersihkan, oleskan zat seperti petroleum jelly, yang harganya murah dan banyak tersedia.

Jika area yang lecet sakit, bengkak, berkerak, atau berdarah, mintalah dokter untuk menganjurkan obat salep. Cegah kulit untuk tidak tersentuh dan berikan waktu untuk kulit sembuh sebelum aktif kembali. Gesekan yang terus menerus hanya akan membuat kondisi menjadi lebih buruk dan ini dapat menyebabkan infeksi.

Jika luka lecet tidak membaik setelah diobati sendiri, temui dokter. Salep antibiotik diperlukan saat area lecet menjadi terinfeksi.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit