home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penyebab dan Cara Mengobati Selangkangan yang Lecet

Penyebab dan Cara Mengobati Selangkangan yang Lecet

Pernahkah Anda menjumpai lecet pada paha bagian dalam, alias selangkangan? Beberapa mungkin tidak menyadari masalah kulit, sementara lainnya merasakan rasa sakit pada bagian tersebut, terutama saat berjalan atau berlari. Lantas, apa penyebab kondisi ini dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab selangkangan lecet

Selangkangan lecet (thigh chafing) merupakan kondisi ketika bagian paha bagian dalam saling bersentuhan saat berjalan atau berlari.

Hal ini menciptakan gesekan yang bisa merusak lapisan terluar kulit (skin barrier). Akibatnya, kulit paha menjadi lebih sensitif dan meradang.

Ada berbagai hal yang bisa menjadi penyebab luka lecet paha bagian dalam yang perlu Anda waspadai, yakni:

  • berkeringat, seperti setelah olahraga atau dari aktivitas sehari-hari,
  • berjalan atau berlari,
  • memakai legging tipis, rok, atau celana yang tidak memberikan cukup penghalang,
  • lipatan kulit yang terlalu lembap,
  • panas dan lingkungan yang terlalu lembap, atau
  • menggunakan kapas atau kain yang tidak menyerap cukup keringat.

Tanda-tanda selangkangan lecet

Bila Anda mengalami salah satu atau lebih kondisi di atas, ada kemungkinan selangkangan atau paha bagian dalam akan berakhir lecet.

Guna memudahkan Anda, berikut beberapa ciri-ciri paha bagian dalam lecet yang perlu diketahui, yakni:

  • kulit di sekitar selangkangan memerah,
  • lesi atau bisul yang melepuh,
  • sensasi terbakar,
  • terasa nyeri, atau
  • gatal-gatal saat kulit mulai pulih.

Pada beberapa kasus, gesekan antar kulit paha atau kain dapat menyebabkan bintik-bintik coklat pada daerah tersebut.

Kondisi ini terbentuk ketika kulit mulai sembuh setelah sering bergesekan. Namun, masalah kulit dapat kembali kambuh ketika Anda mengalami gesekan terus-terusan.

Bila mengalami salah satu atau lebih kondisi di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli dermatologi guna mendapatkan perawatan yang tepat.

Cara mengobati selangkangan lecet

selangkangan hitam karena pembalut

Sadar atau tidak, gesekan antar paha dapat terjadi dengan cepat dan memicu kemunculan lecet.

Guna mencegah terjadinya kondisi yang lebih parah, ada beberapa cara untuk mengobati ruam yang muncul akibat selangkangan lecet. Di bawah ini langkah-langkahnya.

1. Bedak bayi

Salah satu cara mengobati selangkangan lecet yang paling mudah yaitu memanfaatkan bedak bayi.

Begini, kulit yang basah dan lembap dapat memperparah lecet. Sementara itu, bedak dapat menyerap minyak dan kelempaban dari lapisan kulit.

Oleh sebab itu, cobalah membubuhkan bedak tabur atau bedak bayi ke bagian paha dalam dan lipatan paha sebelum keluar rumah.

2. Petroleum jelly

Selain bedak bayi, pilihan lain untuk mengatasi selangkangan lecet yaitu menggunakan petroleum jelly.

Petroleum jelly dapat bertindak sebagai pelumas untuk mencegah luka lecet akibat gesekan paha.

Anda bisa mengoleskan jelly di bagian paha dalam dan lipatan paha. Usahakan untuk kembali mengaplikasikan jelly beberapa kali sepanjang hari untuk hasil yang maksimal.

3. Lip balm

Tak hanya di bibir, lip balm bisa dipakai untuk melembapkan selangkangan yang lecet. Fungsi dari kosmetik bibir ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan petroleum jelly.

Lip balm dapat mencegah luka lecet di paha semakin parah mengingat teksturnya yang licin menyediakan penghalang transparan untuk mencegah gesekan.

Untuk perlindungan ekstra, tambahkan deodorant roll-on antiperspirant di daerah yang paling sensitif.

4. Thigh band

Thigh band merupakan pembalut berukuran kecil yang cukup elastis dan bisa gunakan di sekitar paha bagian dalam untuk mencegah lecet.

Aksesoris ini cukup efektif, terutama ketika Anda mengenakan rok atau gaun yang membuat paha bersentuhan satu sama lain.

Bahkan, Anda bisa menggunakan thigh band ketika memakai celana pendek atau celana olahraga yang cukup ketat.

5. Krim atau losion untuk luka lecet

Bila cepat menyadari luka lecet pada selangkangan, Anda mungkin membutuhkan krim atau losion yang dikhususkan untuk mengatasi lecet.

Berbeda dengan krim lainnya, krim khusus luka lecet ini memiliki aplikator stik seperti deodorant roll on yang mudah digunakan.

Produk ini pun diformulasikan dengan pelumas yang membantu mencegah kulit saling menempel dan mencegah penyebab gesekan berikutnya.

Tips mencegah selangkangan lecet

Selangkangan lecet pada ibu hamil

Bila sudah sembuh, Anda tetap perlu berhati-hati ketika beraktivitas atau menggunakan pakaian tertentu guna mencegah kembalinya luka lecet.

Ada pun beberapa cara mencegah selangkangan lecet agar tidak memicu rasa nyeri atau gejala lain yang mengganggu aktivitas harian, yaitu:

  • memakai celana spandex selama berolahraga untuk memberikan lebih banyak ruang saat bergerak,
  • mengenakan kain campuran poliester atau spandeks,
  • menggunakan celana longgar dan celana pendek untuk mencegah terperangkapnya keringat pada paha bagian dalam,
  • mengeringkan kulit secara teratur, terutama setelah berada di luar ruangan,
  • menjaga hidrasi tubuh untuk menurunkan suhu tubuh,
  • menaburkan bedak pada paha bagian dalam untuk mengurangi kelembapan, dan
  • mengganti pakaian sesering mungkin, terutama setelah berolahraga atau berada di luar ruangan yang panas.

Jangan lupa untuk memberikan waktu istirahat bagi kulit untuk memulihkan diri, sebelum kembali beraktivitas.

Jika peradangan kulit tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli dermatologi guna memahami solusi yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cherney, K. (2019). Treating and Preventing Thigh Chafing. Healthline. Retrieved 21 June 2021, from https://www.healthline.com/health/thigh-chafing 

Vorvick, L.J. (2019). Chafing. Medline Plus. Retrieved 21 June 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002034.htm 

Oakley, A. (2013). Friction blister. DermNet NZ. Retrieved 21 June 2021, from https://dermnetnz.org/topics/friction-blister/ 

Caregiving: Preventing Rashes in the Groin Area. (2020). University of Michigan Health. Retrieved 21 June 2021, from https://www.uofmhealth.org/health-library/abq1461

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 21/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x