Luka Lecet (Trauma Kulit)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18/09/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu luka lecet?

Lecet atau abrasi adalah area pada kulit yang muncul akibat gesekan yang terjadi saat jatuh, misalnya kulit lutut yang mengelupas setelah jatuh dan terseret di aspal. Abrasi ringan biasanya disebut dengan luka lecet.

Apa saja gejala dan tanda-tandanya?

Tanda dan gejala luka lecet yang umumnya muncul, yaitu:

  • Perdarahan atau nanah yang keluar dari area luka
  • Demam
  • Rasa sakit yang menetap
  • Kemerahan, bengkak, atau sensasi hangat di area luka

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan pertama pada luka lecet, termasuk:

Membersihkan luka

Cuci tangan Anda terlebih dulu. Kemudian, bilas luka tersebut dengan air hangat dan sabun. Area luka mungkin perlu digosok beberapa kali dengan kapas lembap untuk menghilangkan sisa debu dan kotoran. Anda mungkin diharuskan untuk mengangkat partikel-partikel asing (contoh: butiran aspal) menggunakan jepitan. Jika ada noda aspal pada luka, Anda dapat mengusapnya hingga bersih menggunakan petroleum jelly, yang kemudian dibilas menggunakan air sabun hingga bersih. Angkat jaringan kulit yang terkelupas menggunakan gunting steril. Bilas area luka hingga bersih.

Salep antibiotik dan pembalut luka

Oleskan salep antibiotik pada area luka dan tutup area tersebut dengan perban atau plester penutup luka. Langkah ini penting dilakukan, terutama pada luka yang terdapat di bagian persendian (siku, lutut, atau pergelangan tangan) yang memerlukan peregangan dari waktu ke waktu. Mencegah agar luka lecet kembali terbuka atau retak dapat dilakukan dengan membubuhkan salep antibiotik (tanpa resep) yang akan menjaga jaringan kulit bekas luka tetap lembut. Bersihkan area luka satu kali sehari dengan air hangat dan oleskan kembali salep antibiotik sampai luka benar-benar sembuh.

Penghilang rasa sakit

Abrasi akan terasa sangat sakit bagi anak Anda. Berikan acetaminophen atau ibuprofen di hari pertama ia mendapat luka lecet.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter, jika:

  • Ada kotoran atau partikel lain dalam luka yang tidak bisa Anda keluarkan sendiri
  • Luka lecet tersebut akibat bermain sepeda
  • Luka lecet tersebut akibat bermain dengan pengering mesin cuci
  • Luka lecet cukup dalam (catatan: jika lapisan terluar kulit terkelupas seluruhnya, mungkin diperlukan transplantasi kulit)
  • Area luka lecet cukup besar
  • Rasa sakit yang dikeluhkan tidak tertahankan
  • Luka lecet terinfeksi
  • Luka lecet menyebar ke bagian kulit sehat sekitarnya
  • Luka lecet tidak sembuh dalam 2 minggu

Hubungi dokter segera dalam 24 jam, jika anak Anda belum menerima vaksin tetanus dalam 10 tahun terakhir.

3. Pencegahan

Untuk mencegah luka lecet:

  • Perhatikan saat anak Anda bermain
  • Pahami cara penggunaan suatu produk/barang
  • Atur pencahayaan dengan baik agar Anda dapat melihat dengan jelas apa yang Anda lakukan
  • Gunakan sarung tangan, jika memungkinkan, untuk melindungi tangan Anda
  • Gunakan alat pengaman lainnya, seperti kacamata khusus, sepatu boots atau pelindung lutut dan siku
  • Gunakan dan/atau bawa benda tajam dengan ujung tajamnya menghadap ke luar tubuh Anda
  • Matikan listrik dan gunakan gembok pengaman pada peralatan mekanis Anda saat tidak digunakan
  • Simpan dan jauhkan benda tajam dari jangkauan anak-anak
  • Ajarkan anak mengenai keselamatan dan keamanan, dan jadilah panutan yang baik
  • Jangan konsumsi alkohol atau obat-obatan saat menggunakan benda-benda tajam

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/03/2020 . Waktu baca 3 menit

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab cantengan; kuku cantengan

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit