Luka Lecet (Trauma Kulit)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu luka lecet?

Lecet atau abrasi adalah area pada kulit yang muncul akibat gesekan yang terjadi saat jatuh, misalnya kulit lutut yang mengelupas setelah jatuh dan terseret di aspal. Abrasi ringan biasanya disebut dengan luka lecet.

Apa saja gejala dan tanda-tandanya?

Tanda dan gejala luka lecet yang umumnya muncul, yaitu:

  • Perdarahan atau nanah yang keluar dari area luka
  • Demam
  • Rasa sakit yang menetap
  • Kemerahan, bengkak, atau sensasi hangat di area luka

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan pertama pada luka lecet, termasuk:

Membersihkan luka

Cuci tangan Anda terlebih dulu. Kemudian, bilas luka tersebut dengan air hangat dan sabun. Area luka mungkin perlu digosok beberapa kali dengan kapas lembap untuk menghilangkan sisa debu dan kotoran. Anda mungkin diharuskan untuk mengangkat partikel-partikel asing (contoh: butiran aspal) menggunakan jepitan. Jika ada noda aspal pada luka, Anda dapat mengusapnya hingga bersih menggunakan petroleum jelly, yang kemudian dibilas menggunakan air sabun hingga bersih. Angkat jaringan kulit yang terkelupas menggunakan gunting steril. Bilas area luka hingga bersih.

Salep antibiotik dan pembalut luka

Oleskan salep antibiotik pada area luka dan tutup area tersebut dengan perban atau plester penutup luka. Langkah ini penting dilakukan, terutama pada luka yang terdapat di bagian persendian (siku, lutut, atau pergelangan tangan) yang memerlukan peregangan dari waktu ke waktu. Mencegah agar luka lecet kembali terbuka atau retak dapat dilakukan dengan membubuhkan salep antibiotik (tanpa resep) yang akan menjaga jaringan kulit bekas luka tetap lembut. Bersihkan area luka satu kali sehari dengan air hangat dan oleskan kembali salep antibiotik sampai luka benar-benar sembuh.

Penghilang rasa sakit

Abrasi akan terasa sangat sakit bagi anak Anda. Berikan acetaminophen atau ibuprofen di hari pertama ia mendapat luka lecet.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter, jika:

  • Ada kotoran atau partikel lain dalam luka yang tidak bisa Anda keluarkan sendiri
  • Luka lecet tersebut akibat bermain sepeda
  • Luka lecet tersebut akibat bermain dengan pengering mesin cuci
  • Luka lecet cukup dalam (catatan: jika lapisan terluar kulit terkelupas seluruhnya, mungkin diperlukan transplantasi kulit)
  • Area luka lecet cukup besar
  • Rasa sakit yang dikeluhkan tidak tertahankan
  • Luka lecet terinfeksi
  • Luka lecet menyebar ke bagian kulit sehat sekitarnya
  • Luka lecet tidak sembuh dalam 2 minggu

Hubungi dokter segera dalam 24 jam, jika anak Anda belum menerima vaksin tetanus dalam 10 tahun terakhir.

3. Pencegahan

Untuk mencegah luka lecet:

  • Perhatikan saat anak Anda bermain
  • Pahami cara penggunaan suatu produk/barang
  • Atur pencahayaan dengan baik agar Anda dapat melihat dengan jelas apa yang Anda lakukan
  • Gunakan sarung tangan, jika memungkinkan, untuk melindungi tangan Anda
  • Gunakan alat pengaman lainnya, seperti kacamata khusus, sepatu boots atau pelindung lutut dan siku
  • Gunakan dan/atau bawa benda tajam dengan ujung tajamnya menghadap ke luar tubuh Anda
  • Matikan listrik dan gunakan gembok pengaman pada peralatan mekanis Anda saat tidak digunakan
  • Simpan dan jauhkan benda tajam dari jangkauan anak-anak
  • Ajarkan anak mengenai keselamatan dan keamanan, dan jadilah panutan yang baik
  • Jangan konsumsi alkohol atau obat-obatan saat menggunakan benda-benda tajam

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Parafimosis

DefinisiApa itu parafimosis? Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trauma Gigi

Trauma gigi atau cedera pada gigi sering ditandai dengan keluarnya darah dari gusi. Jika kasusnya ringan, cedera bisa Anda tangani sendiri di rumah.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit