home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Luka Lecet (Trauma Kulit)

Luka Lecet (Trauma Kulit)

1. Definisi

Apa itu luka lecet?

Lecet atau abrasi adalah area pada kulit yang muncul akibat gesekan yang terjadi saat jatuh, misalnya kulit lutut yang mengelupas setelah jatuh dan terseret di aspal. Abrasi ringan biasanya disebut dengan luka lecet.

Apa saja gejala dan tanda-tandanya?

Tanda dan gejala luka lecet yang umumnya muncul, yaitu:

  • Perdarahan atau nanah yang keluar dari area luka
  • Demam
  • Rasa sakit yang menetap
  • Kemerahan, bengkak, atau sensasi hangat di area luka

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan pertama pada luka lecet, termasuk:

Membersihkan luka

Cuci tangan Anda terlebih dulu. Kemudian, bilas luka tersebut dengan air hangat dan sabun. Area luka mungkin perlu digosok beberapa kali dengan kapas lembap untuk menghilangkan sisa debu dan kotoran. Anda mungkin diharuskan untuk mengangkat partikel-partikel asing (contoh: butiran aspal) menggunakan jepitan. Jika ada noda aspal pada luka, Anda dapat mengusapnya hingga bersih menggunakan petroleum jelly, yang kemudian dibilas menggunakan air sabun hingga bersih. Angkat jaringan kulit yang terkelupas menggunakan gunting steril. Bilas area luka hingga bersih.

Salep antibiotik dan pembalut luka

Oleskan salep antibiotik pada area luka dan tutup area tersebut dengan perban atau plester penutup luka. Langkah ini penting dilakukan, terutama pada luka yang terdapat di bagian persendian (siku, lutut, atau pergelangan tangan) yang memerlukan peregangan dari waktu ke waktu. Mencegah agar luka lecet kembali terbuka atau retak dapat dilakukan dengan membubuhkan salep antibiotik (tanpa resep) yang akan menjaga jaringan kulit bekas luka tetap lembut. Bersihkan area luka satu kali sehari dengan air hangat dan oleskan kembali salep antibiotik sampai luka benar-benar sembuh.

Penghilang rasa sakit

Abrasi akan terasa sangat sakit bagi anak Anda. Berikan acetaminophen atau ibuprofen di hari pertama ia mendapat luka lecet.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter, jika:

  • Ada kotoran atau partikel lain dalam luka yang tidak bisa Anda keluarkan sendiri
  • Luka lecet tersebut akibat bermain sepeda
  • Luka lecet tersebut akibat bermain dengan pengering mesin cuci
  • Luka lecet cukup dalam (catatan: jika lapisan terluar kulit terkelupas seluruhnya, mungkin diperlukan transplantasi kulit)
  • Area luka lecet cukup besar
  • Rasa sakit yang dikeluhkan tidak tertahankan
  • Luka lecet terinfeksi
  • Luka lecet menyebar ke bagian kulit sehat sekitarnya
  • Luka lecet tidak sembuh dalam 2 minggu

Hubungi dokter segera dalam 24 jam, jika anak Anda belum menerima vaksin tetanus dalam 10 tahun terakhir.

3. Pencegahan

Untuk mencegah luka lecet:

  • Perhatikan saat anak Anda bermain
  • Pahami cara penggunaan suatu produk/barang
  • Atur pencahayaan dengan baik agar Anda dapat melihat dengan jelas apa yang Anda lakukan
  • Gunakan sarung tangan, jika memungkinkan, untuk melindungi tangan Anda
  • Gunakan alat pengaman lainnya, seperti kacamata khusus, sepatu boots atau pelindung lutut dan siku
  • Gunakan dan/atau bawa benda tajam dengan ujung tajamnya menghadap ke luar tubuh Anda
  • Matikan listrik dan gunakan gembok pengaman pada peralatan mekanis Anda saat tidak digunakan
  • Simpan dan jauhkan benda tajam dari jangkauan anak-anak
  • Ajarkan anak mengenai keselamatan dan keamanan, dan jadilah panutan yang baik
  • Jangan konsumsi alkohol atau obat-obatan saat menggunakan benda-benda tajam

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 08/01/2021
Fakta medis diperiksa oleh Admin HHG
x