Apa Bedanya Sabun Muka Pria dan Wanita?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang produk perawatan khusus pria dan untuk wanita? Mengapa pria memiliki perawatan yang berbeda? Mungkin Anda tidak heran jika pria memiliki deodoran dan alat cukur yang berbeda dengan wanita, namun masih banyak pertanyaan yang sering diajukan orang-orang seputar produk perawatan lain, terutama sabun muka. Jawabannya sebenarnya sangat simpel, yaitu karena kulit pria dan wanita berbeda.

Apa perbedaan antara kulit wanita dan pria?

Pria memiliki jenis kulit berbeda dengan wanita. Stimulasi androgen (testosteron) pada pria menyebabkan peningkatan ketebalan kulit sebanyak 25% lebih tebal dibandingkan dengan wanita. Selain itu, tekstur kulit pria juga lebih keras. Perbedaan lain juga terdapat pada tingkat dan produksi minyak pada kulit wajah pria. Setelah pubertas, produksi sebum (minyak) pada pria akan lebih banyak dari wanita, hal tersebut berkaitan dengan sekresi androgen pada pria. Dr Anjali Mahto, konsultan dermatolog di Cadogan Cosmetics, menerangkan bahwa pria juga lebih banyak memiliki folikel rambut dan kelenjar minyak, sehingga kulit menjadi lebih berminyak.

Tanpa harus memandang usia, pria memiliki kepadatan kolagen yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. Karena kandungan kolagen secara langsung berhubungan dengan tanda-tanda penuaan kulit, maka dapat dikatakan bahwa kulit wanita lebih tua 15 tahun dibandingkan dengan pria. Namun, kebanyakan pria kurang peduli terhadap sinar ultraviolet, sehingga perbedaan 15 tahun pada kulit pun tidak terlihat karena rusaknya kulit akibat akibat sinar UV.

Sabun muka untuk pria

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kulit pria lebih keras sehingga kulit pria memiliki tingkat sensitivitas yang lebih sedikit dibandingkan dengan wanita. Oleh karena itu, laki-laki tidak menghabiskan banyak waktu untuk melakukan perawatan, terutama pada wajah. Banyak produsen yang merancang sabun pembersih khusus pria memformulasikan produknya untuk penggunaan pada tubuh sekaligus muka, sehingga pria akan tetap dapat melindungi wajahnya meski tanpa menggunakan sabun khusus muka. Namun, bercukur secara teratur dapat mengelupas lapisan kulit paling atas dan dapat menyebabkan iritasi, sehingga pria juga membutuhkan sabun khusus untuk muka.

Sabun muka khusus pria memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan sabun wajah lainnya. Sabun tersebut dapat membantu pria untuk mencukur. Beberapa ada yang mengandung exfoliant yang dapat membantu mengurangi terjadinya rambut tumbuh ke dalam, serta lidah buaya yang dapat melembutkan jenggot.

Di luar komposisi yang dapat mencukupi pemeliharaan jenggot dan kekerasan kulit, pembersih wajah pria mengandung bahan-bahan dasar yang sama seperti sabun muka pada umumnya, mencakup senyawa sabun, asam lemak dan surfaktan sintetis yang dapat membantu pelarutan jika terkena air. Produk sabun muka khusus pria biasanya juga menawarkan formulasi khusus untuk kulit kering, berminyak, atau sensitif, seperti produk sabun muka lainnya.

Sabun muka untuk wanita

Setelah membahas mengenai sabun muka pria, kita tahu bahwa mereka memiliki komposisi yang berbeda dari sabun-sabun muka lainnya. Namun bagaimana dengan sabun muka wanita?

Sabun muka khusus wanita pada dasarnya adalah sabun muka secara umum karena dari awal pun sabun muka memang diciptakan khusus untuk wanita. Mereka mengandung unsur-unsur standar, seperti senyawa sabun, sufaktan sintetis, dan asam lemak.

Namun, karena wanita memiliki kulit lebih rentan dibandingkan dengan pria, maka wanita harus menghindari pemakaian produk perawatan pria, karena produk-produk tersebut dirancang untuk kulit yang tebal dan berminyak, sehingga mungkin akan terlalu “keras” bagi kebanyakan kulit wanita dan malah menyebabkan iritasi.

Selanjutnya, penelitian membuktikan bahwa wanita akan lebih cepat memiliki tanda-tanda penuaan, maka wanita harus lebih mempertimbangkan produk pembersih yang memiliki humektan (zat yang menjaga kelembapan).Tingginya tingkat investasi wanita terhadap perawatan kulit menyebabkan produk-produk lebih banyak mengarah kepada mereka, seperti produk khusus anti-ageing, jerawat, dan pemutih kulit.

Menurut Georgie Cleeve, pendiri OSKIA Skincare, perempuan cenderung memiliki lebih banyak masalah dengan perubahan warna kulit akibat tingkat estrogen pada kulit, sehingga perempuan memiliki tingkat kekhawatiran yang berbeda. Penggunaan produk khusus sesuai masalah yang dihadapi sangatlah penting, namun, ketika pria juga memiliki masalah terhadap perubahan warna kulit, pria dapat menggunakan produk yang sama dengan produk wanita.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Meskipun terdapat beragam pendapat, tapi ada satu hal yang disepakati para ilmuwan: ukuran otak tidak bisa dijadikan indikator kecerdasan seseorang.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Tapi taukah Anda jika setelah diminum, ternyata ampas teh pun dapat dimanfaatkan untuk perawatan wajah? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
manfaat menangis

3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit