Vagina Gatal dan Bau? Waspada Gejala Trikomoniasis

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/03/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Trikomoniasis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh parasit yang disebut Trichomonas vaginalis. Wanita paling sering terkena penyakit ini, meski laki-laki juga dapat terinfeksi dan menularkan trichomononiasis kepada pasangan mereka melalui kontak seksual tanpa pengaman. Pada wanita, parasit ini menyerang vagina, uretra (saluran kandung kemih), dan kandung kemih.

Meski berapa banyak jumlah wanita Indonesia yang terinfeksi penyakit ini belum dapat diketahui pasti, trikomoniasis adalah salah satu jenis penyakit kelamin yang paling sering terjadi pada perempuan muda yang aktif secara seksual. Penting untuk Anda mengetahui apa saja tanda dan gejala dari trikomoniasis, beserta langkah pengobatannya.

Apa saja tanda dan gejala trikomoniasis pada wanita?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa infeksi trikomoniasis pada umumnya tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, kebanyakan wanita yang memiliki parasit ini tidak mengetahui mereka telah terinfeksi. Jikapun muncul, gejala trikomoniasis bisa tampak mulai dari lima hingga 28 hari atau bahkan beberapa bulan setelah paparan pertama dengan parasit.

Gejala pada wanita dapat mencakup:

  • Keputihan abnormal — berbusa, berwarna kuning kehijauan, dan berbau busuk atau amis; mungkin juga mengandung darah
  • Nyeri saat buang air kecil dan/atau sering buang air kecil
  • Sakit saat seks
  • Iritasi vagina — mungkin terasa sakit, perih, gatal, bengkak
  • Nyeri di bagian bawah perut (jarang)

Namun demikian, sejumlah pertanda ini juga umum muncul di banyak kondisi kesehatan lainnya. CDC menambahkan bahwa gejala juga mungkin datang dan pergi.

Bagaimana trikomoniasis didiagnosis oleh dokter?

Gejala trikomoniasis pada wanita sering salah didiagnosis sebagai uretritis (infeksi kandung kemih), sehingga umumnya tidak ditangani dengan tepat lalu menimbulkan komplikasi lebih lanjut — misalnya, meningkatkan peluang risiko wanita terinfeksi dengan atau menyebarkan HIV pada pasangan seksnya.

Maka, tidak mungkin untuk mendiagnosis trikomoniasis hanya berdasarkan gejalanya saja. Dokter harus melakukan pemeriksaan fisik dan uji lab agar dapat mendiagnosis trikomoniasis

Dokter akan mengambil sampel cairan vagina Anda dengan kapas atau cotton bud, dan menelitinya di laboratorium. Diagnosis trikomoniasis dapat dipastikan jika sampel keputihan Anda menunjukkan tingkat pH yang lebih tinggi dari 4,5 (kadar pH normal vagina), dan juga keberadaan parasit T. vaginalis. Trikomoniasis juga dapat didiagnosis dengan tes khusus DNA atau RNA trikomoniasis, atau sel kultur. Parasit ini lebih sulit dideteksi pada pria dibandingkan wanita.

Kabar baiknya, trikomoniasis dapat diobati dengan antibiotik. Mengabaikan gejala hanya akan memperburuk masalah, dan juga mempersulit diagnosis pasti. CDC mengatakan, infeksi yang tidak diobati dapat bertahan selama beberapa bulan atau tahun. Dan jika Anda hamil selama waktu-waktu ini, trichonomiasis dapat meningkatkan risiko Anda untuk melahirkan prematur dan bayi BBLR.

Apa obat untuk trikomoniasis?

Trikomoniasis dapat disembuhkan dengan resep antibiotik berupa pil dosis tunggal  (metronidazole atau tinidazol) yang dapat dikonsumsi melalui mulut. Wanita hamil juga boleh minum obat ini.

Orang-orang yang telah menjalani pengobatan trikomoniasis bisa kembali terinfeksi lagi, jika terlibat dalam hubungan seks berisiko. Sekitar 1 dari 5 orang bisa terinfeksi ulang dalam waktu 3 bulan setelah pengobatan. Untuk menghindari terinfeksi kembali, pastikan bahwa pasangan seks Anda juga menjalani pengobatan yang sama, dan menunggu untuk berhubungan seks sampai semua gejala hilang (sekitar seminggu).

Sebelum mengonsumsi obat, pastikan untuk memberi tahu dokter tentang obat-obatan apa yang sedang Anda dan pasangan Anda gunakan saat ini. Beberapa orang yang minum alkohol dalam waktu 24 jam setelah minum obat ini dapat mengalami beberapa efek samping yang tidak nyaman. Anda dan pasangan Anda perlu menghabiskan seluruh dosis obat agar kemanjurannya efektif. Buat janji periksa ke dokter lagi jika gejala Anda datang kembali.

Apakah trikomoniasis bisa dicegah?

Satu-satunya cara untuk mencegah trikomoniasis sepenuhnya adalah dengan tidak berhubungan seks sama sekali. Jika Anda akan melakukan hubungan seks, perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan kondom dengan benar setiap kali berhubungan seks — kondom lateks adalah kondom yang paling efektif untuk menurunkan risiko infeksi trichonomiasis dan PMS lainnya
  • Batasi jumlah pasangan seks, dan jangan bolak-balik antar pasangan. Atau, batasi kontak seksual hanya dengan satu orang yang sudah terjamin tidak terinfeksi

Namun demikian, kondom tidak menutupi segalanya, dan masih mungkin untuk mendapatkan atau menyebarkan infeksi ini bahkan ketika menggunakan kondom. Jika Anda pikir Anda terjangkit trikomoniasis, hindari kontak seksual dan kunjungi dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020 . 3 menit baca

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Baik laki-laki remaja maupun pria dewasa sama-sama bisa mengalami mimpi basah. Lantas, adakah cara untuk mencegah mimpi basah saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . 6 menit baca

4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

Alasan menjalani tes penyakit kelamin memang untuk mendeteksi adanya penularan. Namun, tidak hanya itu saja alasannya. Cari tahu lebih lanjut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/02/2020 . 4 menit baca

4 Gejala Psoriasis Vagina yang Tak Boleh Diabaikan

Psoriasis dapat terjadi di mana saja, termasuk alat kelamin wanita. Kenali apa saja gejala psoriasis vagina agar pengobatan bisa segera dilakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/12/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . 6 menit baca

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 6 menit baca
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . 3 menit baca
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . 5 menit baca