3 Jenis Zat Gizi yang Akan Hilang Jika Makanan Sering Dihangatkan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda sering menghangatkan kembali makanan yang telah matang? Tidak sedikit orang yang memasak banyak, agar bisa dimakan dalam beberapa kali waktu makan. Kalau pun sudah tidak panas atau hangat, tinggal mengahangatkannya kembali. Cara ini dianggap lebih praktis ketimbang harus memasak terus tiap waktu makan datang. Tapi apakah menghangatkan makanan berpengaruh buruk terhadap zat gizi makanan tersebut? Jika iya, zat gizi apa saja yang mengalami kerusakan selama pemanasan?

Zat gizi yang hilang akibat makanan dihangatkan

Walaupun makanan yang Anda hangatkan siang ini merupakan makanan yang baru Anda buat pagi tadi, tetap saja proses tersebut akan mempengaruhi zat gizi makanan. Lalu jenis zat gizi apa saja yang mengalami kerusakan akibat makanan yang dihangatkan kembali?

Vitamin

Jenis vitamin larut air merupakan vitamin yang sangat sensitif dengan suhu panas. Vitamin larut air, yaitu vitamin C dan B, akan secara otomatis pecah dan rusak ketika terkena panas dalam waktu yang cukup lama. Vitamin C sendiri, adalah vitamin yang tidak stabil, mudah teroksidasi saat bercampur dengan air. Lama proses memasak dan suhu memasak akan menentukan seberapa besar vitamin C yang hilang dari suatu makanan.

Misalnya, di dalam makanan yang anda hangatkan tersebut terdapat tomat di dalamnya. Tomat yang terkena suhu panas mencapai 87 derajat celcius selama 2 menit saja, kandungan vitamin C-nya akan hilang sebanyak 10%. Sedangkan pada jenis vitamin B, tidak semua vitamin rentan dengan suhu panas dan air. Hanya tiamin, niasin, dan folat saja yang akan terlarut serta hilang apabila dipanaskan pada suhu lebh dari 100 derajat celcius.

Enzim

Enzim merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi fisiologis, termasuk proses pencernaan. Bisanya, enzim cukup banyak terkandung dalam jenis kacang-kacangan serta makanan yang mengandung gandum. Enzim yang ada di dalam makanan tersebut akan mengalami kerusakan dan jumlahnya berkurang jika mengalami pemanasan.

Zat gizi makanan tersebut sebenarnya juga dihasilkan oleh tubuh secara alami, tetapi ada kalanya enzim alami tersebut habis. Tubuh juga tidak mendapatkan enzim yang cukup dari makanan yang dimakan. Kondisi ini akan meningkatkan risiko terjadinya radikal bebas di dalam tubuh dan dapat mengakibatkan penyakit kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Antioksidan

Sejumlah makanan mengandung banyak antioksidan yang sangat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan menurunkan risiko radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin adalah antioksidan alami yang terdapat di berbagai sumber sayuran berdaun hijau, seperti kale, brokoli, dan sebagainya. Menurut para ahli dari University of Maryland Medical Center, menghangatkan kembali makanan yang mengandung antioksidan, hanya akan membuat zat gizi makanan tersebut hilang dan Anda tidak mendapatkan manfaat darinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
makan tidak teratur

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit