home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Aturan Menyimpan Makanan di Kulkas Agar Tahan Lama

3 Aturan Menyimpan Makanan di Kulkas Agar Tahan Lama

Beberapa makanan perlu disimpan di kulkas agar kesegarannya tetap terjaga dan usianya lebih tahan lama. Namun, jangan asal-asalan ketika akan menyimpan makanan ke dalam kulkas. Menyimpan makanan di kulkas ada aturannya, lho! Cari tahu cara menyimpan makanan di kulkas yang baik dan benar di sini.

Cara menyimpan makanan di kulkas yang benar

Selain mempertahankan kesegaran dan rasa, cara menyimpan makanan di kulkas yang baik dan benar juga akan menjaga zat gizi yang terkandung di dalamnya.

Sebaliknya, jika Anda menyimpan makanan di dalam kulkas secara asal-asalan, bukan tidak mungkin makanan tersebut justru dapat cepat basi dan berdampak buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa aturan yang harus diperhatikan agar makanan Anda bisa lebih tahan lama ketika disimpan di dalam kulkas.

1. Perhatikan suhu kulkas

makanan tidak boleh masuk kulkas

Penting untuk memerhatikan suhu kulkas sebelum Anda menyimpan makanan di dalamnya. Pastikan kulkas Anda berada pada suhu 5º Celsius atau lebih rendah untuk menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya pada makanan.

Anda bisa menggunakan termometer kulkas untuk menentukan suhu yang tepat. Periksalah secara rutin suhunya minimal seminggu sekali pada pagi hari. Untuk menjaga suhu kulkas tetap stabil, pastikan juga pintu kulkasnya selalu tertutup rapat. Jangan pula biarkan pintu kulkas Anda terbuka terlalu lama.

Jangan menyimpan terlalu banyak makanan di kulkasi karena kebiasaan ini bisa menghambat sirkulasi udara di dalamnya. Akibatnya, makanan justru jadi tidak segar lagi atau bahkan cepat basi. Jika kulkas terlanjur penuh, turunkan suhu untuk menjaga suhu di dalamnya agar tetap dingin.

Selain itu, jangan langsung menaruh makanan panas di dalam kulkas karena ini dapat meningkatkan suhu lemari es. Anda harus menunggu sampai makanan/minuman tersebut dingin.

2. Simpan makanan sesuai dengan jenisnya

menyimpan daging

Kulkas memiliki beberapa rak. Setiap rak idealnya disusun berdasarkan jenis makanannya. Jadi, jangan mencampur satu jenis makanan dengan makanan lainnya.

Misalnya, simpanlah makanan siap santap seperti keju, yogurt, daging matang, serta sisa makanan di rak bagian atas dan tengah. Sementara sayuran/buah-buahan di bagian bawah.

Makanan seperti daging mentah, ikan, serta unggas harus disimpan dalam wadah tertutup (kedap udara) di bagian freezer. Selain itu, hindari menyimpan telur di balik pintu kulkas karena hal tersebut justru dapat membuatnya cepat busuk. Ya, pintu kulkas biasanya dibuka dan ditutup sepanjang hari.

Nah, kondisi ini membuat telur mengalami perubahan suhu saat Anda membuka dan menutupnya. Oleh karena itu, agar telur tetap segar dan tahan lama, Anda perlu menaruhnya di bagian dalam kulkas di mana suhunya jauh lebih stabil.

3. Membersihkan kulkas secara teratur

cara membersihkan kulkas

Bersihkan kulkas Anda secara teratur, terutama pada bagian pegangannya, rak, dan kompartemen penyimpanan. Namun sebelum membersihkannya, Anda harus mengeluarkan semua makanan/minuman di dalam kulkas.

Cuci semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan pembersih khusus, lalu bilas hingga bersih. Setelah itu, pastikan Anda mengeringkan permukaan kulkas secara menyeluruh dengan kain bersih. Jangan sekali-kali pakai produk pembersih yang justru dapat merusak kulkas.

Setidaknya seminggu sekali, periksa semua makanan yang ada di dalam kulkas Anda. Pastikan bahwa tidak ada makanan dan minuman di dalam kulkas yang kedaluwarsa atau tidak layak untuk dikonsumsi lagi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Storing Food Safely – https://www.nidirect.gov.uk/articles/storing-food-safely diakses pada 3 Januari 2019

How to Storing Food and Leftovers –https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/how-to-store-food-and-leftovers/ diakses pada 3 Januari 2019

Storage Times for the Refrigerator and and Freezer https://www.foodsafety.gov/keep/charts/storagetimes.html diakses pada 3 Januari 2019

Fridge Hygiene https://www.safefood.eu/Publications/Consumer-information/Fridge-hygiene.aspx diakses pada 3 Januari 2019

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 15/01/2019
x