3 Aturan Menyimpan Makanan di Kulkas Agar Tahan Lama

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa makanan perlu disimpan di kulkas agar kesegarannya tetap terjaga dan usianya lebih tahan lama. Namun, jangan asal-asalan ketika akan menyimpan makanan ke dalam kulkas. Menyimpan makanan di kulkas ada aturannya, lho! Cari tahu cara menyimpan makanan di kulkas yang baik dan benar di sini.

Cara menyimpan makanan di kulkas yang benar

Selain mempertahankan kesegaran dan rasa, cara menyimpan makanan di kulkas yang baik dan benar juga akan menjaga zat gizi yang terkandung di dalamnya.

Sebaliknya, jika Anda menyimpan makanan di dalam kulkas secara asal-asalan, bukan tidak mungkin makanan tersebut justru dapat cepat basi dan berdampak buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa aturan yang harus diperhatikan agar makanan Anda bisa lebih tahan lama ketika disimpan di dalam kulkas.

1. Perhatikan suhu kulkas

makanan tidak boleh masuk kulkas

Penting untuk memerhatikan suhu kulkas sebelum Anda menyimpan makanan di dalamnya. Pastikan kulkas Anda berada pada suhu 5º Celsius atau lebih rendah untuk menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya pada makanan.

Anda bisa menggunakan termometer kulkas untuk menentukan suhu yang tepat. Periksalah secara rutin suhunya minimal seminggu sekali pada pagi hari. Untuk menjaga suhu kulkas tetap stabil, pastikan juga pintu kulkasnya selalu tertutup rapat. Jangan pula biarkan pintu kulkas Anda terbuka terlalu lama.

Jangan menyimpan terlalu banyak makanan di kulkasi karena kebiasaan ini bisa menghambat sirkulasi udara di dalamnya. Akibatnya, makanan justru jadi tidak segar lagi atau bahkan cepat basi. Jika kulkas terlanjur penuh, turunkan suhu untuk menjaga suhu di dalamnya agar tetap dingin.

Selain itu, jangan langsung menaruh makanan panas di dalam kulkas karena ini dapat meningkatkan suhu lemari es. Anda harus menunggu sampai makanan/minuman tersebut dingin.

2. Simpan makanan sesuai dengan jenisnya

menyimpan daging

Kulkas memiliki beberapa rak. Setiap rak idealnya disusun berdasarkan jenis makanannya. Jadi, jangan mencampur satu jenis makanan dengan makanan lainnya.

Misalnya, simpanlah makanan siap santap seperti keju, yogurt, daging matang, serta sisa makanan di rak bagian atas dan tengah. Sementara sayuran/buah-buahan di bagian bawah.

Makanan seperti daging mentah, ikan, serta unggas harus disimpan dalam wadah tertutup (kedap udara) di bagian freezer. Selain itu, hindari menyimpan telur di balik pintu kulkas karena hal tersebut justru dapat membuatnya cepat busuk. Ya, pintu kulkas biasanya dibuka dan ditutup sepanjang hari.

Nah, kondisi ini membuat telur mengalami perubahan suhu saat Anda membuka dan menutupnya. Oleh karena itu, agar telur tetap segar dan tahan lama, Anda perlu menaruhnya di bagian dalam kulkas di mana suhunya jauh lebih stabil.

3. Membersihkan kulkas secara teratur

cara membersihkan kulkas

Bersihkan kulkas Anda secara teratur, terutama pada bagian pegangannya, rak, dan kompartemen penyimpanan. Namun sebelum membersihkannya, Anda harus mengeluarkan semua makanan/minuman di dalam kulkas.

Cuci semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan pembersih khusus, lalu bilas hingga bersih. Setelah itu, pastikan Anda mengeringkan permukaan kulkas secara menyeluruh dengan kain bersih. Jangan sekali-kali pakai produk pembersih yang justru dapat merusak kulkas.

Setidaknya seminggu sekali, periksa semua makanan yang ada di dalam kulkas Anda. Pastikan bahwa tidak ada makanan dan minuman di dalam kulkas yang kedaluwarsa atau tidak layak untuk dikonsumsi lagi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Daun selada sudah sering kali menemani santapan Anda. Namun, sudah tahu belum apa saja manfaat daun selada buat kesehatan? Ini dia jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Listeriosis

Listeriosis muncul karena bakteri Listeria yang menyerang perut. Kenali lebih lanjut seputar definisi, gejala, hingga pengobatan penyakit ini berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Daftar Makanan Sumber Energi yang Tak Akan Bikin Gemuk

Jika Anda masih ingin berdiet ria tanpa harus kehabisan tenaga, beragam pilihan makanan sumber energi ini tetap aman untuk dimakan tanpa harus takut gemuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab batu ginjal

Penyebab dan Faktor Risiko Batu Ginjal Berdasarkan Jenisnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit