Apakah Anda termasuk yang mempunyai kadar kolesterol darah tinggi? Jika iya, apakah Anda mengonsumsi obat penurun kolesterol? Obat penurun kolesterol menjadi kunci untuk menurunkan kolesterol bagi orang yang mempunyai masalah dengan kolesterol. Namun, jika Anda mempunyai kadar kolesterol tinggi, tidak selamanya obat ini dapat membantu Anda.

Apakah obat penurun kolesterol diperlukan?

Obat penurun kolesterol bekerja dengan cara menghalangi zat yang dibutuhkan tubuh untuk membuat kolesterol, mengurangi kadar trigliserida dalam tubuh, dan membantu menyerap kolesterol dalam tubuh. Salah satu obat untuk menurunkan kadar kolesterol darah adalah statin.

Statin dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh sebesar 50% atau lebih dan juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh sebanyak 15%. Selain itu, statin juga dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung lainnya.

Penggunaan obat penurun kolesterol atau statin memang menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kadar kolesterol darah Anda dibandingkan dengan jika Anda hanya mengontrol asupan lemak dan melakukan olahraga.

  • Dengan mengontrol asupan lemak, Anda dapat menurunkan kadar kolesterol LDL sebesar 10%
  • Dengan menurunkan berat badan Anda sebesar 5-10%, Anda dapat mengurangi kolesterol LDL sebesar 15% dan trigliserida sebesar 20%
  • Dengan melakukan olahraga dengan intensitas sedang selama 150 menit per minggu, Anda dapat mengurangi kadar trigliserida sebesar 20-30%

Jumlah yang lebih kecil dibandingkan Anda mengonsumsi statin yang bisa menurunkan kolesterol sampai 50%. Namun, tentu saja penggunaan statin menimbulkan efek samping, seperti pusing, masalah pada sistem pencernaan, nyeri otot dan sendi, diabetes mellitus tipe 2, sampai kerusakan otot dan hati.

Jika melihat efek samping yang bisa ditimbulkan dari obat tersebut, mungkin Anda menjadi tidak ingin mengonsumsi obat penurun kolesterol. Namun, apakah Anda memerlukan konsumsi obat penurun kolesterol atau tidak, itu semua bergantung pada seberapa tinggi kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Sebaiknya konsultasikan dan tanyakan pada dokter Anda:

  • Apakah Anda perlu mengonsumsi obat penurun kolesterol?
  • Seberapa baik obat tersebut dapat bekerja pada tubuh Anda?
  • Apa saja manfaat dan risiko dari obat tersebut?
  • Apakah obat tersebut berinteraksi dengan obat lain atau suplemen yang Anda juga konsumsi?

Mengonsumsi obat penurun kolesterol bukan berarti Anda bisa bebas makan

Obat kolesterol memang dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Namun, biasanya dokter juga menyarankan Anda untuk menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi, seperti susu tinggi lemak  dan daging berlemak.

Tidak bisa disangkal bahwa sebenarnya kunci untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mengubah gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup ini termasuk melakukan olahraga setiap hari setidaknya selama 30 menit, mengonsumsi makanan yang rendah lemak, kolesterol, dan garam, mengontrol stres, dan berhenti merokok. Walaupun Anda sudah mengonsumsi obat penurun kolesterol, tetapi tetap saja Anda harus menerapkan gaya hidup sehat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

Jika Anda menganggap bahwa saat Anda mengonsumsi obat penurun kolesterol, Anda akan bisa bebas makan makanan apapun, maka anggapan Anda selama ini salah. Banyak orang merasa aman, ia bisa makan apa saja, setelah ia mengonsumsi obat penurun kolesterol. Namun, mengonsumsi obat penurun kolesterol bukan berarti Anda bisa mengabaikan diet rendah kolesterol. Anda tetap harus memerhatikan asupan lemak dan karbohidrat Anda karena kedua zat gizi ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Serta, yang harus Anda ingat adalah bukan berarti Anda harus berhenti mengonsumsi semua makanan berlemak. Tidak semua makanan berlemak buruk bagi tubuh Anda. Tubuh Anda masih membutuhkan lemak dari lemak sehat, seperti yang ditemukan dalam kacang-kacangan, ikan, alpukat, dan minyak zaitun.

Yang harus Anda hindari adalah makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti yang ditemukan dalam makanan yang digoreng. Juga, jangan lupa untuk selalu makan makanan yang berserat, seperti sayur dan buah, untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

Anda juga harus tahu bahwa sekali Anda mulai mengonsumsi obat penurun kolesterol, Anda biasanya akan terus mengonsumsi obat tersebut. Walaupun Anda berhenti mengonsumsi obat tersebut dan kadar kolesterol Anda sudah berada di rentang normal untuk sementara, tetapi kemudian kadar kolesterol Anda bisa meningkat kembali. Hal ini bisa dicegah hanya jika Anda mengubah pola makan Anda, melakukan olahraga, berhenti merokok, dan meninggalkan kebiasaan buruk lainnya.

Kesimpulan

Jika Anda mengetahui bahwa kadar kolesterol darah Anda tinggi sebaiknya mulailah untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jahat, perbanyak konsumsi buah dan sayur, lakukan olahraga teratur, kurangi stres, berhenti merokok, dan lainnya yang menuntun pada gaya hidup sehat.

Jika upaya ini belum berhasil untuk menurunkan kadar kolesterol Anda pada rentang normal, Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter dan tanyakan pada dokter Anda apakah Anda perlu minum obat penurun kolesterol.

Ada banyak obat penurun kolesterol, pastikan Anda memilih obat yang terbukti aman, efektif, dan tepat untuk Anda. Jangan lupa untuk menggunakan obat tersebut secara teratur dan tetap kontrol asupan lemak Anda. Jika Anda mengalami kemungkinan efek samping dari obat tersebut, sebaiknya segera periksakan ke dokter Anda.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca