Lebih Sehat Mana, Minum Teh Pakai Madu Atau Gula Pasir Biasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Teh manis adalah minuman favorit sejuta umat. Mau yang dingin atau panas, selera tiap orang pasti berbeda. Termasuk pemanis yang digunakan. Ada orang yang minum teh manis pakai gula pasir putih biasa, dan ada pula yang pakai madu karena katanya lebih sehat. Nah, kira-kira mana yang sebetulnya lebih sehat digunakan sebagai pemanis teh?

Plus minus minum teh manis pakai gula pasir biasa

minum teh

Gula pasir terbuat dari ekstrak tebu. Sebagai bahan pemanis, gula putih termasuk sumber karbohidrat yang tinggi kalori. Asupan kalori tinggi dapat membantu tubuh memproduksi energi untuk Anda beraktivitas.

Namun demikian, energi yang disediakan oleh gula tidak bisa bertahan lama. Pasalnya, gula adalah karbohidrat sederhana yang nilai glikemiknya paling tinggi di antara semua makanan berkarbohidrat. Dari rentang skor 0-100, nilai IG gula pasir adalah 100. Semakin tinggi nilai glikemik suatu makanan, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah. Peningkatan gula darah inilah yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh.

Di sisi lain, karbohidrat sederhana dari gula sangat mudah dipecah sehingga gula darah juga bisa langsung cepat menurun drastis beberapa saat setelah makan. Itu kenapa Anda sangat mudah merasa lemas dan mengantuk setelah kebanyakan makan gula.

Dalam jangka panjang, kenaikan gula darah akibat konsumsi gula berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Di antaranya membuat gigi bolong hingga memicu diabetes dan penyakt jantung. Terlebih, gula pasir tidak mengandung gizi atau nutrisi apa pun.

Plus minus minum teh manis pakai madu

madu bisa basi

Madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga. Kandungan utama madu yaitu air dan gula alami yang juga terkandung dalam gula pasir biasa, yaitu fruktosa dan glukosa.

Namun jika digali lebih dalam lagi, madu diperkaya oleh sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari vitamin B, vitamin C, asam amino, sederet enzim, mineral seperti magnesium dan kalium, hingga antioksidan flavonoid.

Berbagai nutrisi ini kemudian memunculkan berbagai manfaat madu bagi kesehatan tubuh. Misalnya, memerangi peradangan dalam tubuh, mempercepat penyembuhan luka, melegakan tenggorokan yang kering dan gatal akibat batuk, serta meminimalisir risiko alergi makanan.

Jika ingin memaniskan teh pakai madu, sebaiknya pastikan untuk memilih madu mentah yang berwarna agak gelap dan teksturnya lebih kental. Madu mentah umumnya mengandung lebih banyak nutrisi, enzim, dan juga antioksidan yang bisa menguntungkan tubuh.

Terlebih, madu adalah sumber karbohidrat kompleks yang tidak mudah dipecah oleh tubuh sehingga tidak menaikkan gula darah secepat gula pasir biasa. Artinya, madu dapat menyediakan energi bagi tubuh yang lebih bertahan lama dari gula pasir. Nilai glikemik madu umumnya berada di antara 45-64.

Di sisi lain, kalori yang terkandung di dalam madu memang lebih tinggi daripada gula. Sebagai perbandingan, satu sendok teh gula mengandung 49 kalori sementara satu sendok teh madu sekitar 64 kalori.

Jadi, lebih sehat yang mana?

Sebelum menyimpulkan cara minum teh mana yang lebih sehat, pahami dulu bahwa baik madu dan gula tetap sama-sama sumber karbohidrat. Dalam batas normal, asupan karbohidrat yang mencukupi tidaklah berbahaya. Yang jadi masalah adalah ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Baik itu gula pasir atau madu, keduanya sama-sama tinggi kalori. Mengonsumsi karbohidrat dan kalori terlalu banyak dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti berat badan berlebih, peningkatan kadar gula darah, hingga risiko terkena berbagai penyakit.

Apa pun jenis pemanis teh Anda, Kementerian Kesehatan lewat lembar pedoman Angka Kebutuhan Gizi-nya telah menetapkan batas maksimum asupan gula/pemanis untuk setiap orang Indonesia adalah 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh per hari.

Sementara untuk total kalori dari makanan dan minuman, AKG Kemenkes membatasi wanita dewasa usia 16-30 tahun untuk mendapatkan sekitar 2.250 kalori per hari, sementara pria dewasa dengan rentang umur sama membutuhkan sekitar 2.625-2.725 kalori per hari.

Oleh karena itu, baik minum teh manis pakai madu atau pun gula biasa Anda tetap perlu bijak menyesuaikan porsi takarannya agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan. Dengan begitu, Anda bisa menjaga kesehatan dengan lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

Doyan camilan dingin yang manis, tapi takut gemuk kalau keseringan makan es krim? Sudahkah Anda mencoba sorbet? Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Manisan dan Asinan Termasuk Makanan Sehat?

Manisan atau asinan banyak disukai karena keunikan rasanya. Namun, apakah manisan dan asina termasuk makanan sehat? Cari jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 4 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
madu untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Boleh Diberikan Madu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit