Lebih Sehat Mana, Minum Teh Pakai Madu Atau Gula Pasir Biasa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Teh manis adalah minuman favorit sejuta umat. Mau yang dingin atau panas, selera tiap orang pasti berbeda. Termasuk pemanis yang digunakan. Ada orang yang minum teh manis pakai gula pasir putih biasa, dan ada pula yang pakai madu karena katanya lebih sehat. Nah, kira-kira mana yang sebetulnya lebih sehat digunakan sebagai pemanis teh?

Plus minus minum teh manis pakai gula pasir biasa

minum teh

Gula pasir terbuat dari ekstrak tebu. Sebagai bahan pemanis, gula putih termasuk sumber karbohidrat yang tinggi kalori. Asupan kalori tinggi dapat membantu tubuh memproduksi energi untuk Anda beraktivitas.

Namun demikian, energi yang disediakan oleh gula tidak bisa bertahan lama. Pasalnya, gula adalah karbohidrat sederhana yang nilai glikemiknya paling tinggi di antara semua makanan berkarbohidrat. Dari rentang skor 0-100, nilai IG gula pasir adalah 100. Semakin tinggi nilai glikemik suatu makanan, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah. Peningkatan gula darah inilah yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh.

Di sisi lain, karbohidrat sederhana dari gula sangat mudah dipecah sehingga gula darah juga bisa langsung cepat menurun drastis beberapa saat setelah makan. Itu kenapa Anda sangat mudah merasa lemas dan mengantuk setelah kebanyakan makan gula.

Dalam jangka panjang, kenaikan gula darah akibat konsumsi gula berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Di antaranya membuat gigi bolong hingga memicu diabetes dan penyakt jantung. Terlebih, gula pasir tidak mengandung gizi atau nutrisi apa pun.

Plus minus minum teh manis pakai madu

madu bisa basi

Madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga. Kandungan utama madu yaitu air dan gula alami yang juga terkandung dalam gula pasir biasa, yaitu fruktosa dan glukosa.

Namun jika digali lebih dalam lagi, madu diperkaya oleh sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari vitamin B, vitamin C, asam amino, sederet enzim, mineral seperti magnesium dan kalium, hingga antioksidan flavonoid.

Berbagai nutrisi ini kemudian memunculkan berbagai manfaat madu bagi kesehatan tubuh. Misalnya, memerangi peradangan dalam tubuh, mempercepat penyembuhan luka, melegakan tenggorokan yang kering dan gatal akibat batuk, serta meminimalisir risiko alergi makanan.

Jika ingin memaniskan teh pakai madu, sebaiknya pastikan untuk memilih madu mentah yang berwarna agak gelap dan teksturnya lebih kental. Madu mentah umumnya mengandung lebih banyak nutrisi, enzim, dan juga antioksidan yang bisa menguntungkan tubuh.

Terlebih, madu adalah sumber karbohidrat kompleks yang tidak mudah dipecah oleh tubuh sehingga tidak menaikkan gula darah secepat gula pasir biasa. Artinya, madu dapat menyediakan energi bagi tubuh yang lebih bertahan lama dari gula pasir. Nilai glikemik madu umumnya berada di antara 45-64.

Di sisi lain, kalori yang terkandung di dalam madu memang lebih tinggi daripada gula. Sebagai perbandingan, satu sendok teh gula mengandung 49 kalori sementara satu sendok teh madu sekitar 64 kalori.

Jadi, lebih sehat yang mana?

Sebelum menyimpulkan cara minum teh mana yang lebih sehat, pahami dulu bahwa baik madu dan gula tetap sama-sama sumber karbohidrat. Dalam batas normal, asupan karbohidrat yang mencukupi tidaklah berbahaya. Yang jadi masalah adalah ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Baik itu gula pasir atau madu, keduanya sama-sama tinggi kalori. Mengonsumsi karbohidrat dan kalori terlalu banyak dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti berat badan berlebih, peningkatan kadar gula darah, hingga risiko terkena berbagai penyakit.

Apa pun jenis pemanis teh Anda, Kementerian Kesehatan lewat lembar pedoman Angka Kebutuhan Gizi-nya telah menetapkan batas maksimum asupan gula/pemanis untuk setiap orang Indonesia adalah 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh per hari.

Sementara untuk total kalori dari makanan dan minuman, AKG Kemenkes membatasi wanita dewasa usia 16-30 tahun untuk mendapatkan sekitar 2.250 kalori per hari, sementara pria dewasa dengan rentang umur sama membutuhkan sekitar 2.625-2.725 kalori per hari.

Oleh karena itu, baik minum teh manis pakai madu atau pun gula biasa Anda tetap perlu bijak menyesuaikan porsi takarannya agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan. Dengan begitu, Anda bisa menjaga kesehatan dengan lebih baik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca