Mana yang Lebih Sehat, Minum Kopi Pakai Gula Putih Atau Gula Aren?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/10/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kopi pakai gula aren belakangan ini sedang nge-tren dijajakan oleh berbagai kedai kopi lokal. Nah, penasarankah Anda, sebenarnya mana cara minum kopi yang lebih sehat: pakai gula pasir putih biasa atau pakai gula aren (palm sugar)? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Perbandingan kandungan gizi antara gula putih dan gula aren

Banyak orang kini lebih memilih meracik kopi pakai gula aren ketimbang gula pasir biasa. Alasannya, sih, karena kata orang-orang gula aren lebih sehat. Kenapa palm sugar dianggap lebih unggul dibanding gula putih?

Gula putih terbuat dari tebu, sementara gula aren terbuat dari nira (cairan yang keluar dari batang pohon enau). Gula putih termasuk sumber makanan yang hanya tinggi kalori saja tapi gizinya minim, bahkan hampir nol, sementara gula aren ternyata diperkaya oleh beberapa mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Studi menemukan bahwa gula aren mengandung kalium, fosfor, zink, zat besi, mangan, tembaga, hingga dosis kecil antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin. Gula aren juga kaya akan vitamin B8 (inositol), asam folat, vitamin B1 (tiamin), dan vitamin B2 (riboflavin) yang berfungsi untuk membentuk sel-sel sehat.

Nilai glikemik gula aren lebih rendah daripada gula pasir putih biasa

Selain dari sisi kandungan nutrisinya, gula aren juga jauh mengungguli gula putih dalam hal nilai glikemik. Dari rentang skor 0-100, nilai indeks glikemik gula pasir putih adalah 100 sementara gula aren memiliki nilai glikemik sekitar 35. Semakin tinggi nilai glikemik, semakin cepat pula makanan tersebut menaikkan gula darah.

Gula aren menjadi salah satu pemanis alternatif dengan indek glikemik rendah juga berkat kandungan serat makanan di dalamnya yang disebut inulin. Serat inulin dikenal dapat menjaga kadar gula darah tetap normal.

Jadim minum kopi pakai gula aren lebih sehat?

Dari berbagai aspek, gula aren memang jauh lebih unggul daripada gula pasir putih biasa. Namun bagaimana pun juga, gula aren tetaplah gula.

Gula aren tetaplah gula yang dapat meningkatkan jumlah asupan kalori. Asupan kalori berlebihan terkait dengan risiko kenaikan berat badan, hingga penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes. Itu kenapa kita harus tetap membatasi jumlah asupan gula dalam makanan dan minuman sehari-hari guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Apa pun jenis gulanya, batas rekomendasi porsi gula untuk orang Indonesia dalam sehari adalah 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh. Batasan ini telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Porsi minum kopi juga perlu dibatasi

Terlepas dari minum kopi pakai gula aren atau gula putih,  seberapa banyak Anda minum kopi juga sebenarnya perlu Anda perhatikan. Walau Anda memakai sedikit gula, jika Anda terlalu sering minum kopi, asupan gula tentu akan tetap meningkat, bukan?

Bukan cuma kandungan gulanya yang jadi masalah. Kopi mengandung banyak kafein yang juga perlu dibatasi. Per hari Anda dibolehkan minum hingga 2-3 cangkir kopi saja, atau sekitar 400 sampai 600 mg kafein.

Untuk mengurangi asupan kafein, sebaiknya pilih kopi decaf, yaitu kopi dengan bebas atau dengan sejumlah kecil kafein.

Agar kebiasaan minum kopi Anda tetap sehat, jangan lupa untuk mengatur kembali waktu minum kopi. Jangan terlalu pagi dalam kondisi perut masih kosong karena bisa membuat Anda sakit perut. Bukan juga di sore atau malam hari yang bisa membuat Anda susah tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Kopi mungkin merupakan minuman biasa bagi orang dewasa, tapi tidak bagi balita. Balita yang sering minum kopi dapat mengalami dampak berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 02/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Tahan Berapa Lama Efek Kopi untuk Bikin Kita Tetap Melek?

Kopi kerap jadi solusi saat rasa kantuk menyerang agar tubuh kembali terjaga. Kopi bisa memberikan efek ini dalam waktu lama meski tidak sepanjang hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Ingin Kopi Anda Tetap Sehat? Ikuti 5 Cara Ini

Cara minum kopi yang sehat adalah metode yang mungkin sering digunakan para pecinta kopi agar tetap mendapatkan manfaat dari kopi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 17/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Minum Kopi Setelah Minum Antibiotik?

Minum kopi akan membuat Anda merasa lebih segar dan terjaga. Namun, minum kopi setelah mengonsumsi antibiotik kabarnya berbahaya bagi kesehatan. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mual setelah minum kopi

Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minum kopi saat sahur

Apakah Boleh Minum Kopi Saat Sahur? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020 . Waktu baca 4 menit
kopi campur lemon

Benarkah Ada Khasiat Khusus Minum Kopi Campur Lemon?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 5 menit
efek minum kopi instan setiap hari

Sering Minum Kopi Instan? Ketahui Efek pada Kesehatan yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 4 menit