Alasan Penting Kenapa Anda Harus Makan Makanan Kaya Prebiotik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 Mei 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda lebih familiar dengan probiotik yang banyak terkandung dalam yogurt. Namun, prebiotik juga tidak kalah manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Prebiotik adalah jenis serat tidak mudah dicerna, yang banyak terkandung dalam makanan sehari-hari Anda.

Prebiotik beda dengan probiotik

Banyak yang salah menganggap bahwa “prebiotik” dan “probiotik” adalah hal yang sama, dan karena itu sering tertukar saat menyebutnya. Padahal, keduanya sama sekali berbeda.

Probiotik adalah bakteri baik penghuni usus manusia yang berfungsi menjaga kesehatan pencernaan, sementara prebiotik adalah makanan bagi probiotik agar bisa terus berkembang biak dalam tubuh.

Apa manfaat prebiotik bagi tubuh?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, prebiotik adalah asupan nutrisi bagi probiotik, koloni bakteri baik di dalam usus Anda. Karena prebiotik tidak mudah dicerna, zat-zat yang berbentuk serat ini dapat mencapai usus manusia secara utuh. Prebiotik membantu prebiotik berkembang biak untuk menjaga kelancaran gerak usus dan meningkatkan berat feses.

Prebiotik juga meningkatkan kekebalan tubuh mereka terhadap serangan zat asing. Selain itu, mereka juga menstimulasi pertumbuhan bakteri yang berbeda seperti bifidobacteria dan lactobacilli dalam usus.

Beberapa manfaat lainnya dari makanan tinggi prebiotik adalah:

  • Prebiotik inulin dapat meningkatkan penyerapan kalsium, terutama di usus besar.
  • Prebiotik tertentu dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap perkembangan sel kanker. Secara khusus, pencernaan bakteri prebiotik ini memicu produksi asam tertentu yang diyakini mampu mencegah bentuk-bentuk kanker tertentu.
  • Penderita diabetes umumnya disarankan tidak mengonsumsi fruktan dan karbohidrat, tetapi tidak dengan inulin. Karena inulin adalah bentuk serat yang tidak dapat dicerna, sehingga konsumsi makanan tinggi prebiotik tidak memicu perubahan kadar gula darah. Inulin dapat bermanfaat bagi penderita diabetes karena diabetes berpotensi menyebabkan satu atau lebih bentuk kanker yang dapat dicegah dengan inulin.

Makanan sumber prebiotik adalah…

Prebiotik biasanya ditemukan pada sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Maka, Anda dapat meningkatkan asupan prebiotik dengan memperbanyak makan:

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Gandum
  • Pisang
  • Buah beri
  • Artichoke
  • Asparagus
  • Daun dandelion
  • Bawang putih
  • Daun bawang
  • Bawang merah

Selain itu, zat berserat ini juga ada pada makanan siap saji seperti:

  • Sereal
  • Biskuit
  • Roti
  • Selai roti
  • Yogurt

Setiap hari, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 5-8 porsi prebiotik. Meskipun hal ini mungkin sulit dilakukan, Anda dapat memilih alternatif lainnya untuk mendapatkan asupan prebiotik harian yang cukup — misalnya dengan suplemen.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Selain menjalani perawatan, pasien gagal ginjal ternyata juga perlu melakukan diet khusus. Apa saja hal yang perlu dipersiapkan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Ginjal 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Kesehatan Anak, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Makanan setelah operasi

Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit