Suka Makan Mie Instan? Ketahui Dulu 5 Fakta Mengejutkan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sudah berapa kali Anda makan mie instan dalam waktu seminggu ini? Mie instan memang banyak penggemarnya dan mungkin Anda salah satunya. Jika Anda menyukai mie instan maka lebih baik simak fakta mengejutkan berikut mengenai mie instan.

1. Makan mie instan tidak bisa menggantikan makanan penuh Anda

Mungkin Anda sudah kenyang dengan makan satu atau dua bungkus mie instan dalam satu kali makan. Tapi tak peduli seberapa banyak Anda makan mie instan tetap saja makanan ini tidak bisa menggantikan makanan penuh Anda. Makanan penuh yang dimaksudkan di sini adalah makanan yang lengkap dengan gizi seimbang, yaitu terdiri dari makanan pokok, sayur, protein nabati, dan protein hewani.

Jadi, jangan terlalu sering makan mie instan sebagai pengganti makanan penuh Anda. Tetap saja, makanan yang paling baik adalah makanan yang bervariasi, karena dari makanan tersebut Anda akan mendapatkan berbagai jenis zat gizi yang tubuh perlukan.

2. Mie instan di Indonesia sudah ditambahkan zat gizi yang penting lainnya

Mie instan bisa dibilang salah satu makanan yang cukup digemari oleh banyak orang. Oleh karena itu, mie instan dinilai merupakan produk pangan yang tepat untuk dilakukan fortifikasi. Fortifikasi adalah upaya yang dilakukan untuk menambahkan satu atau lebih zat gizi ke dalam suatu produk pangan yang bertujuan untuk mencegah kekurangan suatu zat gizi di masyarakat.

Zat gizi yang ditambahkan ke dalam produk makanan tersebut biasanya merupakan zat gizi mikro yang penting dibutuhkan oleh semua kalangan umur atau zat gizi yang sering menyebabkan kekurangan atau defisiensi di masyarakat. Dalam hal ini, mie instan di Indonesia sudah ditambahkan dengan zat besi, zinc, vitamin A, dan beberapa jenis mineral lainnya.

Tapi, bukan berarti Anda bisa sering-sering mengonsumsi mie instan. Meskipun telah ditambahkan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, jumlah zat gizi tersebut tidak akan memenuhi kebutuhan Anda. Tetap lebih baik mengonsumsi makanan yang bervariasi dengan gizi seimbang untuk mendapatkan zat gizi lebih banyak dan berkualitas.

3. Natrium yang terkandung di dalam mie instan sangat tinggi

Makan mie instan adalah hal yang tidak boleh dilakukan oleh penderita hipertensi. Hal ini disebabkan karena natrium yang terkandung di dalam satu bungkus mie instan tinggi yaitu berkisar antara 600-1500 mg. Sementara orang yang sehat saja dianjurkan hanya mengonsumsi natrium sebanyak 1500 mg per hari.

Jika Anda mengonsumsi mie instan satu bungkus dalam sehari, maka untuk makan selanjutnya Anda tidak boleh makan makanan atau minuman kemasan serta tidak makan makanan yang mengandung garam dapur. Sebab garam dapur dan makanan berkemasan lainnya mengandung natrium juga, sehingga dapat menambah asupan natrium Anda yang tentunya buruk bagi kesehatan.

4. Makan mie instan terlalu sering terbukti bisa menyebabkan penyakit jantung

Makan mie instan bisa mengakibatkan Anda mengalami sakit jantung bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Telah banyak penelitian dan studi yang membuktikan bahwa makan mie instan terlalu sering menyebabkan seseorang mengalami berbagai penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke. Bahkan penelitian yang dilakukan di Korea selatan yang melibatkan sebanyak 10 ribu orang dewasa, menunjukkan bahwa makan mie instan keseringan merupakan salah satu penyebab dari penyakit diabetes mellitus.

Seorang profesor bidang gizi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa sebenarnya tidak masalah mengonsumsi mie instan sekali atau dua kali dalam sebulan, tetapi jika setiap minggu dilakukan, maka hal tersebut yang sangat berisiko menimbulkan berbagai penyakit degeneratif.

5. Air rebusan mie instan tidak berbahaya

Banyak yang bilang kalau air rebusan mie instan berbahaya dan jangan digunakan dalam penyajiannya. Padahal air rebusan mie instan tersebut mengandung zat-zat gizi yang telah ditambahkan sebelumnya, seperti zat besi, zinc, vitamin A, dan lainnya. Ketika proses merebus, sebagian zat gizi larut dalam air dan kemudian hilang dari mie instan.

Oleh karena itu, sebenarnya aman dan jangan takut untuk menggunakan air rebusan mie instan. Tidak hanya aman, zat-zat gizi yang terlarut dalam air rebusan juga akan terbuang jika tidak terpakai. Tetapi tetap ingat, makan mie instan tidak boleh terlalu sering karena mie instan bukan makanan penuh dengan zat gizi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Bagi Anda yang memiliki mata minus, pasti ingin lepas dari ketergantunga kacamata atau lensa. Lalu apakah mungkin mengurangi mata minus? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda sering jatuh dan merasa keseimbangan tubuh kurang baik, maka hal ini menandakan Anda mengalami kondisi medis tertentu. Apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit