Ini Bahayanya Kalau Kebanyakan Makan Udang (Psst, Bisa Bikin Tensi Darah Naik!)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/12/2019
Bagikan sekarang

Udang merupakan salah satu kekayaan laut yang banyak terdapat di Indonesia. Selain dikonsumsi menjadi lauk pauk, udang juga dikonsumsi sebagai bahan makanan lain, contohnya terasi dan kerupuk. Selain lezat, kira-kira apa saja manfaat dan kandungan nutrisi dari udang, ya? Bolehkah makan udang sebanyak-banyaknya? Mari simak ulasan berikut ini.

Kandungan gizi dan manfaat makan udang

Salah satu manfaat makan udang adalah kandungan proteinnya yang termasuk rendah lemak. Dalam takaran 3 ons (kira-kira 15 sampai 16 udang besar) mengandung 101 kalori, 19 gram protein dan hanya 1,4 gram lemak total. Di dalam daging udang juga tersaji kandungan kalsium, potassium dan fosfor yang merupakan sumber vitamin A dan E baik untuk tubuh.

Selain itu, lemak pada udang merupakan sumber lemak tak jenuh yang bagus untuk tubuh. Lemak tak jenuh dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Sama halnya dengan ikan, udang pun merupakan sumber makanan laut yang mengandung asam lemak omega 3. Lemak omega 3 alami diketahui dapat mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung

U.S Department of Agriculture menyarankan publik untuk makan minimal 8 ons makanan laut segar yang dimasak setiap beberapa kali dalam seminggu.

Bahaya makan udang kalau kebanyakan

Meskipun mengandung protein baik untuk tubuh, makan udang juga bisa mengandung kolesterol yang tinggi, lho! Seporsi kecil 3,5 ons udang memasok sekitar 200 mg kolesterol untuk tubuh dalam sekali makan. Bagi orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung, angka ini berarti sudah memenuhi jatah asupan kolesterol untuk sehari penuh. Untuk orang lain, 300 mg kolesterol adalah batas wajarnya.

Selain itu, mengingat udang merupakan hasil makanan laut yang sering di ekspor-impor ke berbagai wilayah belahan dunia, terkadang dalam proses pengiriman udang, udang harus diawetkan menggunakan bahan-bahan tertentu.  Salah satu pengawet yang digunakan untuk udang adalah 4-heksilresorinol, pengawet ini digunakan untuk mencegah perubahan warna pada udang.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Chemical Society menemukan, bahwa 4-heksilresorinol ini juga mengandung zat xenoestrogen. Zat ini memiliki efek yang terbukti meningkatkan risiko kanker payudara wanita dan mengurangi jumlah sperma pada pria.

Sedangkan sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan di Environmental Health menemukan bahwa paparan lingkungan terhadap xenoestrogen dikaitkan dengan beberapa bahaya kanker seperti kanker paru-paru, ginjal, pankreas dan otak.

Makan udang kebanyakan bisa bikin tubuh kelebihan sodium

Memang banyak manfaat makan udang yang bisa Anda dapatkan untuk kesehatan Anda.. Namun, kebanyakan makan udang bisa berbahaya bagi tubuh. Pasalnya, udang merupakan sumber makanan yang mengandung sodium cukup tinggi.

Tiga ons udang memiliki 805 mg sodium. Sebagai perbandingan, satu sendok teh garam mengandung 2.000 miligram sodium. Jadi, hati-hati menambahkan garam dalam menu udang Anda, karena sedikit saja tambahan sodium bisa membuat Anda melewati batas yang dianjurkan setiap hari.

Mengonsumsi sodium kebanyakan bisa meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung dan osteoporosis. WHO yang juga organisasi kesehatan dunia, merekomendasikan batasan asupan sodium orang dewasa dalam sehari hanya butuh 2.300 mg. Itu pun belum terhitung Anda mengonsumsi lauk pauk lainnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020