Ini Bahayanya Kalau Kebanyakan Makan Udang (Psst, Bisa Bikin Tensi Darah Naik!)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Udang merupakan salah satu kekayaan laut yang banyak terdapat di Indonesia. Selain dikonsumsi menjadi lauk pauk, udang juga dikonsumsi sebagai bahan makanan lain, contohnya terasi dan kerupuk. Selain lezat, kira-kira apa saja manfaat dan kandungan nutrisi dari udang, ya? Bolehkah makan udang sebanyak-banyaknya? Mari simak ulasan berikut ini.

Kandungan gizi dan manfaat makan udang

Salah satu manfaat makan udang adalah kandungan proteinnya yang termasuk rendah lemak. Dalam takaran 3 ons (kira-kira 15 sampai 16 udang besar) mengandung 101 kalori, 19 gram protein dan hanya 1,4 gram lemak total. Di dalam daging udang juga tersaji kandungan kalsium, potassium dan fosfor yang merupakan sumber vitamin A dan E baik untuk tubuh.

Selain itu, lemak pada udang merupakan sumber lemak tak jenuh yang bagus untuk tubuh. Lemak tak jenuh dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Sama halnya dengan ikan, udang pun merupakan sumber makanan laut yang mengandung asam lemak omega 3. Lemak omega 3 alami diketahui dapat mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung

U.S Department of Agriculture menyarankan publik untuk makan minimal 8 ons makanan laut segar yang dimasak setiap beberapa kali dalam seminggu.

Bahaya makan udang kalau kebanyakan

Meskipun mengandung protein baik untuk tubuh, makan udang juga bisa mengandung kolesterol yang tinggi, lho! Seporsi kecil 3,5 ons udang memasok sekitar 200 mg kolesterol untuk tubuh dalam sekali makan. Bagi orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung, angka ini berarti sudah memenuhi jatah asupan kolesterol untuk sehari penuh. Untuk orang lain, 300 mg kolesterol adalah batas wajarnya.

Selain itu, mengingat udang merupakan hasil makanan laut yang sering di ekspor-impor ke berbagai wilayah belahan dunia, terkadang dalam proses pengiriman udang, udang harus diawetkan menggunakan bahan-bahan tertentu.  Salah satu pengawet yang digunakan untuk udang adalah 4-heksilresorinol, pengawet ini digunakan untuk mencegah perubahan warna pada udang.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Chemical Society menemukan, bahwa 4-heksilresorinol ini juga mengandung zat xenoestrogen. Zat ini memiliki efek yang terbukti meningkatkan risiko kanker payudara wanita dan mengurangi jumlah sperma pada pria.

Sedangkan sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan di Environmental Health menemukan bahwa paparan lingkungan terhadap xenoestrogen dikaitkan dengan beberapa bahaya kanker seperti kanker paru-paru, ginjal, pankreas dan otak.

Makan udang kebanyakan bisa bikin tubuh kelebihan sodium

Memang banyak manfaat makan udang yang bisa Anda dapatkan untuk kesehatan Anda.. Namun, kebanyakan makan udang bisa berbahaya bagi tubuh. Pasalnya, udang merupakan sumber makanan yang mengandung sodium cukup tinggi.

Tiga ons udang memiliki 805 mg sodium. Sebagai perbandingan, satu sendok teh garam mengandung 2.000 miligram sodium. Jadi, hati-hati menambahkan garam dalam menu udang Anda, karena sedikit saja tambahan sodium bisa membuat Anda melewati batas yang dianjurkan setiap hari.

Mengonsumsi sodium kebanyakan bisa meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung dan osteoporosis. WHO yang juga organisasi kesehatan dunia, merekomendasikan batasan asupan sodium orang dewasa dalam sehari hanya butuh 2.300 mg. Itu pun belum terhitung Anda mengonsumsi lauk pauk lainnya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca