Tidak Doyan Kopi Hitam? Ini 8 Cara Bikin Kopi Lebih Nikmat Tanpa Gula

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda penikmat kopi hitam tapi bosan dengan rasa kopi yang itu-itu saja? Atau Anda tidak doyan kopi pahit tapi butuh asupan kafein supaya pikiran tetap segar? Sementara itu, menambah gula dalam kopi mungkin tak terlalu ampuh untuk meringankan rasa pahitnya. Tenang saja, Anda bisa kok, meracik kopi sendiri dengan bahan-bahan alami yang ada di dapur. Kopi hitam Anda pun jadi lebih nikmat dan kaya akan rasa. Simak delapan pilihan di bawah ini, yuk.

1. Susu kacang

Saat ini sudah ada banyak pilihan susu kacang yang bisa Anda tambahkan dalam secangkir kopi Anda. Misalnya susu kedelai dan susu almond. Rasa susu kacang lebih cocok jika dipadukan dengan kopi. Ini karena susu kacang tidak akan mengalahkan aroma kopi seperti halnya susu sapi. Selain itu, Anda tak perlu khawatir dengan kadar kalori dan lemak jenuhnya. Susu kacang mengandung kalori dan lemak yang jauh lebih rendah daripada susu sapi biasa.

2. Susu kental manis

Kopi dengan susu kental adalah minuman khas dari Vietnam yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Kalau Anda punya susu kental manis di kulkas, campurkan secukupnya ke dalam kopi hangat Anda. Anda pun tak perlu pakai gula lagi untuk meracik kopi yang terasa lembut, manis, dan nikmat.

3. Bubuk kakao

Kalau Anda tidak suka kopi hitam yang pahit atau asam, menambahkan bubuk cokelat (kakao) ke dalam kopi Anda bisa jadi solusi yang tepat. Cokelat akan membuat rasa kopi jadi lebih mudah diterima lidah, terutama bagi Anda yang tidak biasa minum kopi hitam. Racikan ini juga banyak ditemukan di kafe atau kedai kopi dengan istilah kopi moka.

4. Mentega

Mencampur kopi dengan mentega? Siapa takut! Tren mencampur kopi dengan mentega akhir-akhir ini semakin menjamur karena rasanya yang khas. Namun, pilih yang 100% mentega (butter atau roomboter) dari sapi. Jangan pakai margarin atau mentega yang sudah dicampur margarin. Campurkan satu sendok teh mentega tanpa garam (unsalted butter) ke dalam secangkir kopi hangat Anda dan aduk sampai mentega meleleh tercampur rata. Hasilnya? Kopi Anda jadi lebih lembut, tidak terlalu sepat atau asam.

5. Jahe

Bumbu dapur yang satu ini memang serba guna. Anda bisa mencampurkan jahe dalam berbagai jenis minuman, mulai dari teh, jamu, hingga kopi. Parut jahe secukupnya dan campurkan dalam kopi Anda. Anda juga bisa memotong jahe kecil-kecil dan mencelupkannya dalam kopi untuk mendapatkan aroma jahe yang kuat. Selain membuat rasa kopi jadi tajam, jahe juga baik untuk mencegah masalah pencernaan akibat kafein.

6. Jeruk atau lemon

Cobalah untuk menambahkan jeruk dalam kopi hitam Anda sehari-hari. Anda bisa pakai perasan jeruk mandarin, lemon, atau jeruk nipis sebagai penambah rasa kopi alami. Kalau hanya ingin mendapatkan aromanya, parut kulit jeruk secukupnya dan campurkan dalam kopi. Kopi Anda akan jadi lebih segar dan manis.

7. Kayu manis

Perhatikan rempah-rempah yang ada di dapur Anda. Kalau ada kayu manis, Anda bisa mencampurkannya dalam secangkir kopi hangat Anda. Rempah ini bisa membantu menyamarkan rasa pahit kopi sekaligus membuatnya jadi lebih manis dan harum.

8. Daun mint

Habis begadang semalaman tapi dikejar deadline? Secangkir kopi hangat dengan tambahan daun mint bisa membantu Anda tetap segar dan terjaga selama bekerja. Anda bisa langsung mencelupkan beberapa lembar daun mint ke dalam kopi atau menumbuk daunnya dulu sebelum mencampurkan ke dalam kopi hitam.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Es Kopi Ternyata Lebih Menyehatkan daripada Kopi Panas

Manfaat minum kopi untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, di antara es kopi atau kopi panas, mana yang lebih sehat? Ketahui di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit