Apa yang Terjadi Kalau Makan Buah Terlalu Banyak?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan yang selalu direkomendasikan oleh ahli kesehatan karena manfaatnya yang dapat membantu menjaga fungsi dan kesehatan tubuh. Tidak jarang kebanyakan orang menganggap buah sebagai makanan super dan kemudian cenderung mengonsumsi banyak buah-buahan dengan alasan untuk memperoleh berbagai manfaat dari buah. Tetapi apakah benar mengonsumsi semua buah dalam jumlah besar dapat memberikan manfaat kesehatan yang Anda inginkan?

Masalah yang mungkin terjadi jika makan buah terlalu banyak

1. Efek buruk gula dan karbohidrat

Gula tidak hanya dalam bentuk gula pasir yang Anda kenal, buah juga ternyata merupakan sumber gula. Karbohidrat yang biasa kita konsumsi nantinya akan dipecah menjadi komponen yang lebih sederhana yaitu glukosa, dan kemudian digunakan oleh tubuh sebagai sumber tenaga. Pada buah, terdapat jenis gula yang disebut fruktosa. Fruktosa merupakan jenis gula yang khusus hanya terdapat pada buah. Setelah dikonsumsi, metabolisme fruktosa lalu akan terjadi di hati atau liver.

Salah satu masalah yang dapat terjadi ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi gula adalah meningkatnya kadar gula dalam darah dan berujung pada diabetes. Biasanya jenis makanan yang disalahkan saat terjadi peningkatan gula darah adalah sumber karbohidrat seperti nasi putih dan produk olahan tepung (cake, roti, pasta). Meningkatnya kadar gula dalam darah dapat menyebabkan semakin banyaknya lemak yang disimpan dalam tubuh serta memicu resistensi insulin dan lama kelamaan berujung pada diabetes melitus tipe 2.

Tetapi, tidak hanya makanan sumber karbohidrat sederhana saja yang dapat bekerja meningkatkan kadar gula dalam darah. Fruktosa yang terdapat dalam buah juga bisa meningkatkan kadar gula Anda. Ketika terlalu banyak gula dalam tubuh, hati atau liver akan mengubah kelebihan gula tersebut menjadi lemak. Lemak yang berasal dari gula berlebih ini secara khusus disimpan dalam bentuk trigliserida, salah satu jenis lemak dalam darah yang berbahaya. Trigliserida akan disimpan dalam sel lemak di seluruh tubuh Anda. Terlalu banyak konsumsi gula juga dapat menyebabkan terbentuknya lemak perut, jenis lemak berbahaya yang dapat meningkatkan risiko Anda menderita berbagai macam penyakit degeneratif di kemudian hari, termasuk di antaranya diabetes mellitus.

Meskipun sangat sedikit kemungkinannya Anda menderita diabetes hanya dikarenakan makan buah terlalu banyak, tetapi mengonsumsi makanan sumber gula dan karbohidrat secara tidak berlebihan tentu dapat membantu menjaga kesehatan Anda.

2. Gangguan pencernaan

Buah merupakan sumber serat yang baik, kebanyakan orang pasti setuju akan fakta tersebut. Tetapi terlalu banyak mengonsumsi buah justru dapat menyebabkan pencernaan Anda menjadi bermasalah. Anda dapat mengalami kembung, merasa begah, kram perut, buang gas terus menerus, bahkan diare. Mereka yang menderita diare biasanya akan diberi diet rendah serat saat di rumah sakit, ini bertujuan untuk memadatkan feses kembali sehingga diare berhenti. Beberapa contoh buah yang tinggi serat yaitu apel, pisang, stroberi, mangga, pepaya, dan jambu biji. Anda membutuhkan serat sekitar 30 gram per hari. Dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan termasuk buah tinggi serat secukupnya, Anda dapat membantu kerja sistem pencernaan Anda.

3. Kekurangan zat gizi

Jika Anda menganggap buah sebagai superfood lalu kemudian cenderung hanya mengonsumsi buah saja sepanjang hari, maka Anda berisiko kekurangan zat gizi lainnya. Salah satu anjuran dalam pedoman gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah mengonsumsi jenis makanan yang beragam. Dasar dari anjuran ini adalah karena tidak ada satu jenis makanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan gizi Anda. Sebagai jenis makanan yang tergolong sumber karbohidrat, buah-buahan kurang mengandung asam lemak esensial serta asam amino yang diperlukan oleh tubuh. Jenis zat gizi esensial tersebut lebih banyak ditemukan pada daging, kacang, serta biji-bijian.

Buah juga cenderung kurang mengandung mineral tertentu seperti kalsium dan zat besi. Mengonsumsi buah bersama dengan berbagai jenis makanan lain dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan zat gizi Anda sehari-hari. Tetapi jika Anda hanya menjalankan diet yang mayoritas terdiri dari buah saja, maka bukan tidak mungkin Anda mengalami defisiensi zat gizi tertentu.

Berapa banyak buah yang sebaiknya Anda konsumsi dalam satu hari?

Pedoman gizi seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan menyarankan Anda untuk mengonsumsi 5 porsi sayur buah per harinya. Satu porsi setara dengan satu jenis buah berukuran medium seperti misalnya satu buah jeruk ukuran sedang, satu buah pisang, atau satu buah apel sedang. Usahakan untuk mengonsumsi berbagai jenis buah, jangan terpaku hanya pada satu macam buah saja karena berbeda jenis buahnya berbeda pula manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

    Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

    Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

    Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

    5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

    Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    proses inflamasi

    Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    Penyebab sakit pinggang

    Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    makanan pedas atasi migrain

    Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    arti warna dahak

    Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit