6 Cara Mudah Menghilangkan Berat Badan Air Penyebab Perut Buncit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tubuh manusia mengandung sekitar 60% air, yang memainkan peran penting dalam semua aspek kehidupan. Namun, tubuh bisa menampung lebih banyak air dari yang semestinya akibat pola makan yang buruk, paparan racun, dan penyakit seperti gagal ginjal. Perempuan juga mungkin mengalami hal ini selama menstruasi dan kehamilan. Penumpukan air dalam tubuh disebut edema atau berat badan air.

Bagi kebanyakan orang, kelebihan berat badan air bukanlah masalah kesehatan yang serius. Meski demikian, hal itu masih bisa berdampak negatif pada penampilan dan kualitas hidup Anda. Kelebihan air merupakan efek samping yang umum dari peradangan kronis. Berikut tujuh cara untuk mengurangi berat badan air dengan cepat dan aman.

Beragam cara mudah dan cepat untuk menghilangkan berat badan air

1. Rutin olahraga

Olahraga apapun itu akan mengeluarkan keringat, yang berarti Anda akan kehilangan air. Oleh karena itu, olahraga bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk mengurangi berat badan air dalam jangka pendek. Satu jam berolahraga dapat menguras hingga dua liter berat air dalam tubuh, dan ini bisa semakin ditingkatkan tergantung pada faktor-faktor seperti cuaca panas dan pakaian. Pilihan lain yang bagus untuk meningkatkan keringat dan kehilangan air adalah sauna, yang bisa Anda tambahkan setelah sesi gym Anda.

Selain itu, olahraga dalam jangka panjang merangsang aliran darah yang akan membilas kelebihan air yang dimiliki tubuh Anda. Namun Anda tetap perlu minum banyak air selama dan setelah sesi olahraga Anda untuk mencegah dehidrasi.

2. Minum banyak air putih

Menghilangkan berat badan air dengan minum banyak air? Meski kedengarannya tak masuk akal, tapi minum air putih tetap lebih baik daripada minum soda, jus atau minuman keras untuk melepas dahaga. Alasannya, tubuh Anda akan selalu berusaha mencapai keseimbangan cairan dalam tubuh, jadi jika Anda terus-menerus mengalami dehidrasi, sistem tubuh jadi otomatis mempertahankan lebih banyak air sebagai upaya mencegah kadar air menjadi terlalu rendah.

Satu studi menemukan bahwa minum 2 liter air putih per hari dapat membakar sekitar 95 kalori. Penelitian lain menunjukkan bahwa minum banyak air putih juga penting untuk kesehatan hati dan ginjal, yang dapat mengurangi kelebihan berat badan air dalam jangka panjang. Minuman berelektrolit juga sama baiknya seperti air putih. Tapi ingat jangan berlebihan, karena minum air berlebihan justru dapat meningkatkan berat air tubuh.

3. Hindari makanan tinggi garam, dan kunyah makanan pelan-pelan

Batasi juga konsumsi garam. Garam menyebabkan berat badan air berlebih yang bisa menyebabkan perut kembun. Hindari makanan bergaram tinggi, seperti makanan kaleng, kecap asin, dan daging prosesan. Sebagai gantinya, perbanyak makanan berserat. Jika berat badan air Anda disebabkan oleh sembelit, menu makanan berserat tinggi bisa menyebabkan perut terasa kembung.

Terakhir, kunyah makanan pelan-pelan. Kunyah makanan dengan perlahan untuk melumasi makanan Anda dengan air liur sehingga memudahkan perut mencernanya. Mengunyah makanan terlalu cepat menyebabkan semakin banyak udara yang Anda hirup ke perut.

4. Tidur yang cukup

Tidur sama pentingnya dengan diet dan olahraga untuk menghilangkan berat badan air. Tidur cukup menegaruhi saraf simpatetik di ginjal, yang bertugas mengatur keseimbangan garam dan air dalam tubuh. Satu studi menemukan bahwa ketika Anda tidur, tubuh Anda bertindak seperti sistem irigasi yang membuang racun keluar dari otak.

Tidur yang nyenyak juga dapat membantu tubuh Anda mengendalikan keseimbangan cairan dan meminimalkan retensi air. Usahakanuntuk tidur nyenyak sekitar 7-9 jam setiap malam untuk meraih manfaat ini.

5. Kelola stres

Stres tidak dapat dihindari sepenuhnya, tapi bisa Anda minimalisir dengan berbagai cara. Stres yang dibiarkan dalam jangka panjang dapat meningkatkan hormon kortisol, yang secara langsung memengaruhi retensi air dan berat badan air. Ini terjadi karena stres dan kortisol meningkatkan hormon antidiuretik (ADH) yang mengontrol keseimbangan air dalam tubuh.

ADH bekerja mengirim sinyal ke ginjal, yang memberi tahu mereka berapa banyak air yang akan dipompakan kembali ke dalam tubuh. Jika Anda mengendalikan tingkat stres Anda, Anda akan mempertahankan tingkat normal ADH dan kortisol, yang penting untuk keseimbangan cairan dan risiko penyakit dan kesehatan jangka panjang.

6. Minum teh atau kopi

Teh dan kopi adalah diuretik terkenal yang efektif karena kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein telah terbukti membuat Anda lebih sering kencing sehingga sedikit menurunkan berat badan air. Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang minum air berkafein dosis 4,5 mg/kg berat badan dapat meningkatkan volume urin dalam jumlah besar. Namun demikian, meski kafein memiliki efek diuretik, minum teh atau kopi tidak menyebabkan dehidrasi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca