backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

Wajib Tahu, 11 Makanan Ini Ternyata Gampang Bikin Gemuk

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 09/12/2022

Wajib Tahu, 11 Makanan Ini Ternyata Gampang Bikin Gemuk

Ada banyak makanan yang disarankan untuk menurunkan berat badan. Namun, ada juga makanan sehat yang tidak Anda sadari bisa bikin badan gemuk, terutama jika dikonsumsi tanpa memperhatikan porsinya. 

Makanan sehat yang ternyata gampang bikin gemuk

Ikan, buah-buahan, dan biji-bijian dikatakan makanan sehat karena kaya zat gizi yang menawarkan lebih banyak manfaat dibandingkan risiko penyakit.

Akan tetapi, makanan sehat ini diam-diam bisa menjadi penyebab bertambahnya berat badan bila Anda tidak mengonsumsinya dengan hati-hati atau berlebihan. 

Simak deretan makanan yang selama ini dikenal sehat tapi ternyata bisa meningkatkan berat badan. 

1. Nasi

makan nasi sebelum olahraga

Makanan utama orang Indonesia ini rupanya bisa membuat berat badan bertambah. 

Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang tinggi kalori. Dalam 100 gram nasi putih (kira-kira satu centong nasi), tersedia 129 kkal dan 28 gram karbohidrat. 

Orang Indonesia bisa makan lebih dari satu centong nasi dalam sekali makan, bahkan di luar porsi yang dianjurkan. Ditambah lagi, ada ekstra kalori yang berasal dari lauk-pauk.

Jika terus-menerus makan nasi dan lauk dalam jumlah berlebih, bukan tak mungkin angka timbangan akan terus naik. 

2. Susu

Bagi Anda yang mencoba menambah massa otot, susu adalah sumber protein yang sangat baik karena menyediakan protein kasein dan whey

Penelitian dari International Milk Genomics Consortium bahkan menunjukkan susu dapat membantu menambah massa otot ketika Anda juga melakukan latihan membesarkan otot.

Meski begitu, konsumsi segelas susu (250 ml) yang tidak disertai dengan pembakaran kalori akan menyebabkan tubuh gampang gemuk. 

3. Kacang

Kacang merupakan salah satu sumber protein nabati. Namun, kacang juga mengandung asam lemak omega-3, vitamin E, dan serat

Kacang menyediakan kalori dalam jumlah cukup. Kacang almon, misalnya dalam 100 gram, dapat menyediakan 667 kkal. 

Meski sehat, kacang juga bisa menjadi makanan yang diam-diam bikin gemuk. Pasalnya, Anda biasanya menjadikan kacang sebagai camilan yang dimakanan sedikit tapi sering.

Kebiasaan sering ngemil kacang ini bisa berkontribusi terhadap kenaikan berat badan Anda.

4. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu buah yang mengandung lemak sehat. Meski begitu, alpukat termasuk dalam buah yang mempunyai banyak kalori. 

Makan buah ini tentu dapat membantu Anda dalam menaikkan berat badan. Satu alpukat besar dengan berat 200 gram menyediakan 322 kalori.

Jika sedang berusaha menjaga atau menurunkan berat badan, hindari makan alpukat terlalu banyak. Konsumsi buah ini dalam jumlah besar justru memicu penambahan berat badan.

5. Daging merah

cairan merah pada daging steak

Daging merah mungkin adalah salah satu makanan pembentuk otot terbaik. Pada 170 gram steik, terdapat sekitar 5 gram leusin, 456 kkal,  dan 49 gram protein.

Leusin adalah asam amino utama yang dibutuhkan tubuh untuk merangsang protein otot dan menambah jaringan otot baru. 

Namun, daging merah juga tinggi lemak, yang artinya tinggi kalori. Banyak makan daging merah tanpa diimbangi olahraga rutin bisa meningkatkan kolesterol dan risiko obesitas. 

6. Yoghurt

Makanan sehat ini diam-diam bisa bikin gemuk, terlebih jika Anda memilih yoghurt yang tinggi lemak jenuh. 

Hindari mengonsumsi yoghurt tinggi lemak jika asupan kalori harian Anda sudah tercukupi dengan makanan atau minuman lain. 

Jadikan, yoghurt sebagai makanan selingan, bukan makanan sehari-hari. Anda bisa menambahkan buah-buahan, kacang, madu, dan granola pada yoghurt agar lebih bernutrisi.

7. Keju

Siapa yang tak menyukai makanan ini? Sekarang sudah ada beragam makanan yang ditaburi dengan keju

Selain lezat, keju mengandung kalori dan lemak yang banyak. Oleh karena itu, makanan ini sering menjadi salah satu pilihan untuk menaikkan berat badan. 

Namun, tetap pilih keju yang sehat. Pasalnya, dalam 28 gram keju cheddar, terdapat 115 kkal dan 9 gram lemak (6 gram lemak jenuh). 

8. Buah kering

Satu lagi makanan yang membuat gemuk adalah buah kering, misalnya kismis yang biasanya ditambahkan pada kue, puding, yoghurt, dan smoothies. 

Namun, jangan salah mengira buah kering minim kalori. Buah kering justru mengandung lebih banyak kalori dibandingkan buah segar

Dalam satu gelas buah kering mengandung 5 – 8 kali kalori dan gula yang lebih besar dibandingkan dengan satu gelas buah segar. 

Meskipun buah kering mengandung antioksidan serta vitamin dan mineral, Anda tetap perlu membatasi asupannya. 

9. Ikan salmon

ikan salmon

Salmon adalah sumber protein yang baik dan lemak sehat yang penting.

Mengonsumsi 170 gram ikan salmon menyediakan sekitar 250 kkal, 12 gram lemak sehat, dan 37 gram protein sehat. Ini membantu Anda membangun otot atau menambah berat badan

Meski sehat, makan salmon dalam jumlah besar ditambahkan dengan asupan tinggi kalori lainnya, bisa memicu kegemukan.

10. Cokelat hitam

Cokelat hitam dengan kandungan 70% kakao (biji cokelat) diyakini membantu mengatur hormon stres dan kadar gula darah.

Seperti makanan tinggi lemak lainnya, cokelat hitam memiliki kalori yang tinggi. Ngemil cokelat hitam terus setiap hari dalam seminggu tentunya bisa membuat Anda gemuk.

Setiap 100 gram batang cokelat dengan 60 – 75% kakao memiliki sekitar 600 kalori dan mengandung serat, magnesium, dan antioksidan.

11. Telur

Telur adalah salah satu makanan sehat pembentuk otot yang baik. Bahan makanan ini menyediakan kombinasi protein dan lemak sehat. 

Setiap telur mentah berukuran besar (50 gram) memiliki sekitar 74 kkal. Makan telur tiga kali sehari berisiko menaikkan kadar kolesterol tubuh dan menambah berat badan. 

Setelah menyimak daftar ini, Anda tahu bahwa makanan sehat yang Anda konsumsi juga bisa mengakibatkan kenaikan berat badan.

Untuk itu, hindari menambah asupan kalori berlebihan sekalipun makanan yang Anda pilih sarat zat gizi bermanfaat, tetaplah batasi porsinya.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 09/12/2022

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan