Apakah Orang Dewasa Masih Perlu Berjemur Sinar Matahari Pagi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh guna menjaga kesehatan tulang. Manfaat vitamin D tidak hanya bisa didapatkan dari makanan atau suplemen yang mengharuskan Anda mengeluarkan sejumlah uang. Pasalnya, Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin D secara gratis hanya dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Kebiasaan berjemur memang identik untuk bayi, balita, dan anak-anak. Namun, bagaimana dengan orang dewasa? Apakah masih perlu berjemur untuk mendapatkan vitamin D alami?

Apakah orang dewasa masih memerlukan vitamin D dari sinar matahari?

Terlalu banyak paparan sinar matahari memang membahayakan bagi tubuh karena dapat menyebabkan kanker kulit. Namun, studi yang diterbitkan pada Journal of the European Menopause and Andropause Society menemukan bahwa sinar matahari memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan orang dewasa, khususnya pada orang lanjut usia (lansia).

Saat terkena matahari, tubuh akan memproduksi vitamin D. Nah, vitamin D inilah yang dapat mengurangi risiko patah tulang pinggul, menurunkan tekanan darah, dan gangguan pembuluh darah seperti stroke atau serangan jantung pada orang dewasa.

Orang dewasa yang jarang terkena matahari biasanya lebih sering menghabiskan waktu di dalam ruangan. Selain itu, bisa juga disebabkan karena orang dewasa yang berusia tua cenderung tidak dapat menghasilkan vitamin D secara efisien karena penurunan struktur kulit. Meski orang dewasa tetap membutuhkan vitamin D dari sinar matahari, tidak dianjurkan untuk berjemur selama berjam-jam di bawah sinar matahari terlalu sering. Jadi, Anda bisa mencobanya selama beberapa hari dalam seminggu secara bertahap.

Berapa jumlah vitamin D yang dibutuhkan oleh orang dewasa?

Dilansir dari WebMD, orang dewasa membutuhkan vitamin D sebanyak 600 IU (15 mcg) sampai usia 69 tahun dan meningkat menjadi 800 IU (20 mcg) per hari mulai usia 70 tahun ke atas. Anda juga tidak bisa bergantung pada sinar matahari saja untuk mendapatkan vitamin D yang cukup. Karena itulah, Anda bisa memenuhi kebutuhan hariannya dengan mengonsumsi sejumlah makanan sehat kaya vitamin D seperti ikan salmon, tuna, sarden, daging merah, susu, dan telur.

Belum diketahui secara pasti seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berjemur di bahwa sinar matahari demi mendapatkan vitamin D yang cukup. Hal ini tergantung pada daerah tempat Anda tinggal dan jenis kulit yang dimiliki. Setidaknya dengan meluangkan waktu sekitar 15-20 menit berjemur setiap hari sudah dirasa cukup. Namun, untuk orang-orang yang berkulit gelap perlu berjemur lebih lama untuk mendapatkan vitamin D yang sama dengan orang berkulit putih. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya (minimal yang mengandung SPF 15) dan kacamata hitam terlebih dahulu untuk mengurangi risiko terkena kanker kulit.

kekurangan sinar matahari menyebabkan depresi

Manfaat vitamin D untuk orang dewasa, selain untuk kesehatan tulang

Selain bermanfaat untuk kesehatan tulang, vitamin D memiliki sejumlah manfaat tersembunyi yang jarang diketahui.

1. Melawan berbagai macam penyakit

Sebuah studi melaporkan bahwa vitamin D berperan dalam melawan sejumlah penyakit, di antaranya adalah mengurangi risiko terkena penyakit multiple sclerosis, menurunkan risiko penyakit jantung, dan membantu mengatasi flu.

2. Mengurangi tingkat depresi

Anda sedang mengalami depresi? Nah, baiknya Anda penuhi kebutuhan vitamin D dengan berjemur atau makan makanan kaya vitamin D. Pasalnya, vitamin D dapat membantu memperbaiki suasana hati yang buruk dan mencegah depresi.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa orang epresi yang menerima suplemen vitamin D dapat menurunkan gejala depresi yang dialami. Sementara pada studi yang terpisah, peneliti juga menemukan bahwa penderita fibromyalgia yang kekurangan vitamin D cenderung mengalami kecemasan dan depresi.

3. Membantu menurunkan berat badan

Untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan, maksimalkan upaya Anda dengan pemenuhan asupan vitamin D dari makanan maupun suplemen. Periset menemukan konsumsi suplemen kalsium dan vitamin D harian mampu menurunkan berat badan lebih banyak. Pasalnya, kalsium dan vitamin D ekstra memiliki efek menekan nafsu makan sehingga Anda menjadi lebih mudah mengendalikan berat badan.

Pada studi yang terpisah, orang dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi vitamin D setiap hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca