Penuaan mungkin merupakan salah satu hal yang paling ditakuti oleh manusia, terutama jika Anda adalah seorang wanita. Tubuh yang tak lagi tegap, stamina yang berkurang, dan yang mungkin paling menakutkan, kulit wajah yang tak lagi kencang dan keriput-keriput yang muncul di atasnya. Perubahan fisik, masih menjadi hal yang sulit untuk diterima seiring dengan berlangsungnya penuaan. Maka, tidak heran jika industri yang bergerak dalam bidang anti-aging berkembang pesat dan memakan dana besar-besaran. Mulai dari botox hingga facelift, terdapat begitu banyak pilihan untuk membuat penampilan kita tetap muda. Dan kini muncul metode lain yang sedang naik daun untuk membantu membuat kulit terus terlihat muda seiring pertambahan usia: microneedling.

Apa itu microneedling?

Microneedling adalah salah satu metode terbaru untuk menjaga wajah Anda tetap awet muda. Secara umum, teknik ini menggunakan jarum-jarum halus yang ditusukkan ke kulit yang bertujuan untuk menimbulkan luka kecil sehingga merangsang peremajaan kulit.

Microneedling biasa digunakan untuk memperbaiki dan mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat, garis dan kerut halus, kulit yang kendur, pori-pori yang besar, flek coklat, serta masalah pigmen kulit lainnya. Metode ini dikenal juga sebagai terapi induksi kolagen (collagen induction therapy/CIT), dan induksi kolagen perkutan (percutaneous collagen induction / PCI).

Hampir setiap orang dapat melakukan prosedur ini selama tidak memiliki luka terbuka atau masalah penyembuhan luka. Jika Anda memiiki jerawat, Anda mungkin harus menunggu hingga kulit Anda tenang terlebih dulu. Hal ini dikarenakan proses microneedling dapat menambah iritasi dan membuat inflamasi pada kulit Anda bertambah, serta memfasilitiasi penyebaran bakteri pada kulit Anda.

BACA JUGA: 10 Kebiasaan Kecil yang Membuat Kulit Wajah Cepat Keriput

Bagaimana proses dilakukannya microneedling?

Microneedling biasanya dilakukan dalam empat hingga enam tahap, dengan jarak antar tahapan kira-kira satu bulan. Semakin lama, kedalaman jarum yang dimasukkan akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya ketebalan dan toleransi kulit. Selama prosedur, Anda akan diberikan anestesi local. Selanjutnya, sebuah tusukan akan dimasukkan dengan sebuah alat bernama dermaroller. Luka-luka kecil pada kulit wajah Anda kemudian akan merangsang produksi dari elastin dan kolagen yang membantu penyembuhan luka. Kolagen baru inilah yang akan membuat kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan muda.

“Sinar matahari memecah kolagen, oleh karena itulah kulit kita secara alami memproduksi lebih sedikit kolagen seiring dengan bertambahnya usia. Tindakan yang merangsang produksi kolagen akan membuat kulit terlihat lebih muda,” demikian dr. Tsippora Shainhouse, seorang dermatologis dari California menjelaskan.

Setelah prosedur, Anda akan diberikan serum yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda harus berhati-hati dalam mengaplikasikan serum ini. Kulit Anda akan lebih tersensitisasi setelah perawatan karena prosedur tersebut dapat mencetuskn inflamasi. Selain itu, luka yang tercipta juga memungkinkan produk apa pun yang diaplikasikan pada kulit menembus lebih dalam dan lebih mengiritasi.

Untuk meningkatkan sintesis kolagen, beberapa klinik perawatan wajah juga menambahkan prosedur yang disebut sebagai vampire facelift. Metode ini menggunakan serum darah pasien untuk menghasilkan platelet rich plasma (PRP). PRP inilah yang selanjutnya dapat mempercepat proses penyembuhan dengan mempercepat pelepasan kolagen pada kulit wajah. Microneedling dapat mencapai potensi optimalnya apabila dikombinasikan dengan regimen perawatan anti-aging lainnya.

BACA JUGA: Berbagai Trik Mengecilkan Pipi Tembem

Apakah microneedling ada efek sampingnya?

Secara umum, prosedur microneedling memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan prosedur lainnya seperti terapi laser atau peeling dengan bahan kimia. Selain itu, perawatan ini juga cenderung lebih nyaman dan lebih efektif daripada perawatan jerawat lainnya.

Akan tetapi, seperti metode lainnya, microneedling juga dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti terjadinya perdarahan, memar, infeksi, bekas luka, dan masalah pigmentasi.

Bagi Anda yang ingin melakukan sendiri, Anda dapat membeli microneedle atau dermaroller yang dijual di pasaran. Akan tetapi, hasil yang lebih maksimal akan Anda dapatkan jika Anda melakukan perawatan di klinik yang menyediakan jasa profesional. Hal ini dikarenakan tenaga profesional akan lebih mampu menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam.

Jadi, selamat ber-microneedling!

BACA JUGA: 9 Bahan Alami untuk Menghilangkan Bekas Cacar

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca