Sejumlah produk perawatan kulit dan wajah sudah menjadi kebutuhan pokok yang wajib hukumnya untuk selalu tersedia di atas meja rias Anda. Misalnya saja, pelembab wajah, tabir surya, dan sabun cuci muka. Tapi tidak semua orang pakai krim mata. Sebenarnya seberapa penting sih, peran krim mata dalam pasukan perawatan kulit harian Anda?

Apa bedanya krim mata dengan pelembap biasa?

Kelopak mata adalah struktur kulit yang paling halus pada tubuh. Karena kulit mata sangat aktif (kita berkedip hingga tak terhitung lagi jumlahnya), area sekitar mata adalah bagian pertama yang akan menunjukkan tanda-tanda stres dan penuaan. Misalnya garis-garis halus dan kerutan. Cairan yang mengendap di bawah mata juga menyebabkan bengkak dan lingkaran hitam. Maka, hadirlah krim pelembab khusus untuk mata yang ditargetkan spesifik untuk melawan masalah ini.

Krim mata diformulasikan khusus untuk kulit halus di sekitar mata. Krim ini mengandung lebih banyak minyak dari lotion wajah biasa, dan lebih banyak bahan aktif yang ditujukan untuk menyingkirkan masalah penuaan yang kita lihat di sekitar mata. Pelembab biasa tidak mengandung bahan-bahan khusus untuk menangani lingkaran hitam dengan menargetkan kebocoran pembuluh darah penyebab “mata panda” yang sama sekali tidak menggemaskan itu.

Tak apa sebenarnya untuk menggunakan pelembab wajah biasa di area mata Anda. Beberapa produk pelembab wajah tradisional tidak mengandung bahan-bahan pengiritasi kulit — misalnya, parfum, minyak mineral, dan alkohol — sehingga aman-aman saja untuk digunakan di sekitar area mata. Ini cukup untuk sekadar memberikan asupan kelembapan untuk kulit di area mata.

Kapan harus mulai menggunakan krim mata?

“Tidak ada usia tertentu di mana Anda perlu memasukkan krim mata dalam rutinitas Anda, tetapi orang-orang dengan kulit sangat kering, kulit sensitif, kantung mata, lingkaran hitam yang sangat terlihat, atau berkeriput adalah kandidat terbaik,” kata dokter kulit Dr . Harold Lancer, dilansir dari Self.

Bagaimanapun juga, mencegah lebih baik daripada mengobati. Maryan Zamani, ahli bedah Oculoplastic dan konsultan di Cadogan Kosmetik (dan banyak pakar kecantikan kulit lainnya), dilansir dari Telegraph menyarankan Anda untuk mulai rutin menggunakan krim mata dari akhir usia 20-an hingga 30-an awal.

Rutin merawat kulit di sekitar mata Anda sejak saat usia 20-an akan memperlambat proses penuaan kulit. Penting pula untuk melindungi kulit di sekitar mata dengan tabir surya (khusus wajah, ya!) di siang hari untuk lebih membantu mencegah kerusakan kulit akibat polusi dan penuaan dini.

Krim mata seperti apa yang bagus untuk digunakan?

Sebuah krim mata yang sempurna untuk melindungi dan memperbaiki kulit akan mengandung kafein untuk menyempitkan pembuluh darah di bawah mata untuk mengurangi bengkak dan kantung mata. Demikian pula, retinol atau vitamin C membantu memperbaiki garis-garis halus, keriput, dan beberapa masalah pigmentasi dengan mendorong produksi kolagen.

Krim mata yang berkualitas juga idealnya mencakup asam amino oligopeptida untuk membantu melawan radikal bebas yang merusak kulit, dan niacinamide untuk mengurangi diskolorasi (perubahan warna atau flek-flek hitam).

Sementara itu, krim mata siang yang baik seharusnya mengandung mika— komposisi aktif yang bekerja mencerminkan cahaya untuk menyamarkan lingkaran hitam.

Bagaimana cara yang tepat untuk menggunakan krim mata?

Untuk penampilan sepasang mata indah berbinar, yang Anda butuhkan adalah mengoleskan krim mata setelah mencuci muka di pagi dan malam hari sebelum tidur. Idealnya, ukuran “porsi” krim mata yang paling efektif adalah seukuran kacang polong untuk kedua sisi mata.

Totol-totolkan krim mata dengan menggunakan jari manis atau kelingking di sepanjang tulang orbital, atau rongga mata, dan bukan pada kelopak mata. Tepuk-tepuk ringan dan baurkan krim mulai dari sudut terluar mata di mana ada kerutan mata, dan bergerak ke bawah sepanjang tulang orbital menuju tulang hidung. Gerakan mengetuk akan memijat lembut krim hingga meresap ke dalam kulit. Kemudian bergerak ke atas, berikan sedikit tekanan lebih dan sapu sisa krim yang ada ke sepanjang alis dan tulang alis, hingga ke sudut-sudut luar mata.

Hindari menempatkan krim mata terlalu dekat dengan mata Anda, seperti di kelopak atau di garus bulu mata. Ini memungkinkan produk untuk masuk dan mengiritasi bagian dalam mata, karena produk akan menyebar ketika menghangat setelah terpapar suhu tubuh Anda. Kulit Anda bertindak sebagai spons untuk mengambil apa yang dibutuhkan. Produk akan menyebar dalam waktu satu atau dua jam, sehingga tidak perlu untuk menerapkan krim langsung di jaringan lunak. Kemudian, tunggu 10-15 menit sebelum mengoleskan produk perawatan kulit lain atau makeup.

Sebuah cara yang bagus untuk memberantas mata bengkak di pagi hari adalah untuk menempatkan kapas basah di freezer selama beberapa menit, pijat lembut krim mata Anda ke daerah kontur mata dan kemudian tempelkan kompres dingin dari freezer ke daerah mata untuk beberapa menit.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca