Apa Perbedaan Jerawat Biasa dan Jerawatan Akibat Purging?

Oleh

Pernahkah Anda mencoba kosmetik atau produk kulit baru, dan beberapa hari kemudian muncul bintik-bintik merah kecil atau jerawat di wajah Anda? Apakah ini pertanda kulit Anda tidak cocok sehingga jerawatan? Atau justru artinya krim tersebut sedang bekerja sehingga Anda mengalami sesuatu yang dinamakan purging? Sebenarnya, apa itu purging? Apa bedanya dengan jerawatan biasa?

Apa itu purging?

Purging adalah istilah dalam dunia kecantikan, berasal dari kata purge yang berarti pembersihan. Pada fase awal penggunaan skin care ataupun fase pergantian produk skin care dari yang biasa Anda gunakan ke produk baru, Anda mungkin akan mengalami proses yang dinamakan purging.

Secara medis, purging adalah sebuah kondisi yang timbul akibat penggunaan kosmetik atau bahan kimia yang memiliki bahan seperti AHA, BHA  atau produk berjenis scrub, peeling, atau retinoid yang memang memiliki kemampuan penetrasi ke dalam kulit untuk membersihkan dan memperbaiki lapisan bawah kulit.

Bahan-bahan ini bisa mempercepat pertumbuhan sel kulit sehingga kulit akan tampak seperti bersisik dan tampak seperti memiliki benjolan kecil yang biasanya akan menghilang tanpa adanya fase kemerahan, bengkak, atau radang pada kulit Anda.

Purging bertujuan untuk membersihkan pori-pori kulit wajah Anda yang tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati yang tertumpuk dan komedo. Sehingga hal ini menyebabkan munculnya jerawat yang semakin banyak dan terlihat parah.

Purging umumnya terjadi selama 3-4 minggu. Hal ini disesuaikan dengan siklus pertumbuhan kulit setiap orang. Namun, apabila kondisi kulit ini masih terjadi selama lebih dari 4 minggu, Anda patut waspada dan segeralah hentikan penggunaan kosmetik atau bahan kimia yang biasa Anda gunakan.

Apa itu jerawat breakout?

Breakout adalah kondisi kulit yang terjadi karena mengalami ketidakcocokan terhadap jenis bahan kosmetik atau kimia tertentu. Orang yang mengalami kondisi ini umumnya terlihat seperti memiliki jerawat, bisul, yang juga disertai warna kemerah-merahan dan disertai rasa nyeri, pembengkakan dan peradangan.

Biasanya orang yang mengalami breakout juga akan muncul jerawat yang besar-besar pada permukaan kulit dan kulit kering mengelupas. Ini bedanya breakout dengan purging. Penyebab breakout bisa jadi karena kandungan skin care yang Anda gunakan tidak cocok, gangguan hormon, gangguan pencernaan, stres, dan faktor lingkungan.

Bagaimana cara mengatasi kulit yang purging setelah pakai produk baru?

Untuk mengatasi purging, Anda bisa mengurangi kadar obat ataupun bahan kimia yang biasa Anda gunakan. Jadi jangan buru-buru panik atau berpikir yang tidak-tidak dulu dengan kondisi keadaan kulit berjerawat atau beruntusan yang Anda alami ketika awal-awal menggunakan skin care. Karena, bisa saja hal itu merupakan fase atau proses purging. Namun, apabila hal itu terjadi lebih dari 4 minggu, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter kulit.

Sekarang Anda sudah tidak bingung lagi dengan perbedaan purging dan breakout tersebut. Keduanya sama-sama merupakan efek samping negatif dari pemakaian skin care pada wajah yang tidak cocok. Pada awal menggunakan skin care biasanya purging terjadi. Purging bekerja untuk membersihkan pori-pori kulit yang tersumbat seperti minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati yang menumpuk.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca