10 Tips Mudah Perawatan Kuku di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/02/2018
Bagikan sekarang

Hampir seluruh aktivitas harian Anda melibatkan pekerjaan tangan, mulai dari mengetik, chatting di handphone, hingga menjinjing tas. Seberapa sering terlintas di pikiran Anda untuk mengurus organ tubuh yang sering kita gunakan ini?

Perawatan kecantikan sederhana untuk kuku dan jari tangan ini tidak hanya akan mempercantik keseluruhan penampilan Anda, tapi juga membuat kuku Anda lebih kuat dan sehat. Di bawah ini adalah langkah-langkah sederhana cara manicure sendiri di rumah.

Tahapan dan cara manicure mudah di rumah

1. Bersihkan kuku terlebih dahulu

Cara manicure pertama yang harus Anda lakukan adalah membersihkan kuku. Rendam sebuah kapas dalam aseton (penghapus kuteks). Gosok semua kuku Anda perlahan, meskipun Anda sedang tidak menggunakan kuteks. Aseton berfungsi membantu membersihkan residu yang tidak terlihat pada permukaan kuku oleh mata telanjang.

2. Buat rileks kuku Anda

Selanjutnya, rendam kuku Anda dalam mangkuk berisi air hangat selama 5-10 menit agar lebih lunak dan mudah dibentuk. Saat air sudah dingin atau mencapai suhu ruangan, itulah saatnya menarik jari Anda keluar. Kuku Anda perlahan akan mulai terasa lembut. Anda pun bisa membasuh atau mengeringkan dengan handuk.

3. Potong kuku

Memotong kuku merupakan salah tahapan cara manicure yang biasa dilakukan saat Anda ke salon kuku. Anda bisa memotong kuku Anda sesuai dengan panjang yang diinginkan. Sebagai permulaan, gunting kuku jangan terlalu pendek atau tidak terlalu panjang. Sehingga nantinya saat akan dibentuk, kuku jadi tidak mudah patah.

4. Membentuk kuku

Setelah ukuran kuku dipangkas, sekarang saatnya Anda membentuk kuku. Bentuklah kuku Anda dengan nail filer. Alat ini bisa diperoleh di toko kecantikan atau di pasar swalayan.  Bagi Anda yang baru merasakan cara manicure tahap ini, mungkin Anda akan merasakan rasa kasar dan perih pada bagian kuku. Maka pastikan untuk menggosok atau mengkikir ke arah yang sama. Jangan gosok atau mengikirnya dengan gerakan maju mundur.

5. Pijat jari

Selanjutnya, Anda bisa mengoleskan minyak kutikula pada jari. Anda bisa juga menggunakan minyak zaitun atau minyak jojoba. Gunakan setetes minyak untuk tiap kuku dan jari.  Pijat sesuai atau berlawanan dengan arah jarum jam.

Peringatan! Jangan menggunting atau membuang kutikula. Karena kutikula berfungsi sebagai pelindung kuku. Menggunting kutikula membuat banyak kotoran dan bakteri masuk ke dalam kuku, sehingga kuku jadi rentan terkena infeksi.

6. Rapikan kutikula

Meningat tidak boleh memotong kutikula. Anda bisa perlahan dorong masuk kutikula pada kuku Anda. Gunakan bagian rata dari alat pendorong atau pengikir yang ada di gunting kuku. Anda juga  bisa mendapatkan alat ini di apotik, baik satuan terpisah atau dalam set peralatan manicure di rumah.

7. Lotion jari jemari Anda

Setelahnya, Anda bisa menggunakan hand lotion pada tangan Anda. Ingat! Pada tangan, ya, bukan kuku. Bersihkan kuku Anda dari minyak dan pelembap sisa yang menempel menggunakan cotton bud secara perlahan.

8. Oleskan base coat

Oleskan base coat polos pada tiap kuku. Hal ini berfungsi untuk membuat kutek yang akan dilapisi kemudian menjadi awet, halus, dan bagus. Biarkan mengering beberapa saat sebelum Anda oleksan kutek warna di atasnya.

9. Oleskan kutek pada kuku

Sehabis itu, Anda bisa mengoleskan kuteks dengan warna favorit Anda. Selalu gunakan kutek dalam 3 sapuan, satu dari bagian tengah dalam menuju ujung kuku, dan satu pada masing-masing sisi. Oleskan lapisan kedua saat lapisan pertama sudah benar-benar kering.

10. Oleskan top coat

Setelah mengoleskan kutek, Anda bisa mengoleskan top coat yang cepat kering pada masing-masing kuku yang akan membuat kutek Anda tahan lama.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020