Efek Samping Steroid yang Dipakai untuk Membesarkan Otot

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Terdapat beberapa tipe steroid yang digunakan untuk berbagai hal, salah satunya adalah kortikosteroid yang sering dipakai untuk meringankan peradangan. Lantas, pernahkah Anda mendengar tentang steroid anabolik? Jika kita mendengar kabar tentang seorang atlet yang menggunakan steroid untuk membesarkan otonya, biasanya steroid yang dimaksud adalah steroid anabolik. Apa fungsinya dan apakah ada efek sampingnya?

Apa itu steroid anabolik?

Berbeda dengan kortikosteroid, steroid anabolik memiliki fungsi untuk membentuk otot serta mempercepat penyembuhan luka. Ada juga beberapa atlet yang menggunakan steroid untuk meningkatkan kemampuan fisiknya. Jenis steroid yang digunakan tersebut adalah versi sintesis dari testosteron. Hormon penting bagi laki-laki ini memang memiliki fungsi sebagai pembentukan otot dan perubahan fisik pada laki-laki. Baik laki-laki maupun perempauan memang memproduksi testosteron, tetapi testosteron yang ditambahkan dari luar dapat memicu beberapa konsekuensi.

Lalu, apakah steroid boleh digunakan untuk hal ini? Menurut psikiater Kenneth Mautner, MD, dari Emory University, dokter tidak izinkan memberikan resep steroid untuk meningkatkan performa atlet. Namun, biasanya dokter akan memberikan resep steroid  untuk mengobati kondisi medis tertentu, seperti mengobati pengecilan otot pada penderita AIDS, mengobati masalah pubertas tertentu, atau testis yang kehilangan fungsinya.

Di luar kondisi medis tertentu, ilegal bagi dokter memberikan resep, menjual, atau mendistribusikan steroid. Hal ini disebabkan efek dari steroid anabolik yang sangat kuat.

Apa saja efek samping dari steroid?

Steroid adalah hormon yang kuat. Steroid yang dipakai akan berpengaruh pada seluruh tubuh. Jika dipakai dalam jangka waktu tertentu akan menimbulkan perubahan pada fisik.

Efek samping steroid pada laki-laki

Berikut ini yang akan terjadi pada tubuh laki-laki setelah menggunakan steroid secara berlebihan:

  • Tumbuh payudara
  • Ketika ereksi, akan muncul rasa sakit
  • Testis akan menyusut
  • Terjadinya penurunan produksi sperma
  • Berisiko infertilitas
  • Berisiko impoten

Efek samping steroid pada perempuan

Beberapa perempuan juga ada yang memakai steroid, berikut ini efek yang akan ditimbulkan:

  • Munculnya banyak bulu halus di badan dan muka
  • Adanya perubahan suara yang lebih berat
  • Siklus menstruasi menjadi tidak teratur
  • Adanya pelebaran klitoris
  • Mengecilnya ukuran payudara

Efek samping steroid pada remaja

Steroid tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, remaja pun ada yang menggunakan steroid untuk beberapa alasan. Berikut ini efek yang mungkin saja muncul:

  • Adanya masalah pada tinggi badan, Pengguna bisa mengalami hambatan pertumbuhan tulang sehingga memiliki tubuh pendek.
  • Jika digunakan oleh remaja perempuan, dampaknya adalah maskulinisasi (kelaki-lakian) jangka panjang.

Seringnya, steroid dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan. Ilegalitas dari steroid ini membuat suntikan yang dipakai tidak terjamin kesterilannya. Risiko HIV atau infeksi hepatitis bisa ditimbulkan, jika suntikan yang digunakan tidak steril. Masih menurut Mautner yang dikutip webMD, “Lima orang mungkin akan memakainya dan tidak mendapat masalah jangka panjang. Namun yang keenam mungkin akan berakhir dengan kematian.”

Efek jangka pendek dan jangka panjang penggunaan steroid

Beberapa orang menduga bahwa steroid menimbulkan kecanduan, namun hal ini belum bisa dipastikan dengan jelas kebenarannya. Beberapa orang tersebut tetap melanjutkan pemakaian meski semakin hari efeknya semakin berat dan menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Sementara sebagian lainnya berasumsi bahwa steroid tidak menimbulkan kecanduan, sebab tidak membuat pemakainya merasakan ‘euforia’ tertentu – efek perasaan yang sering muncul pada penyalahgunaan obat.

Perubahan fisik dan kemampuan dapat menimbulkan beberapa efek jangka pendek lainnya yang tidak diinginkan seperti:

  • Jerawat karena hormon menjadi berantakan
  • Perubahan suasana hati
  • Lelah atau lemah
  • Munculnya perasaan gelisah
  • Penurunan selera makan
  • Mengalami gangguan tidur
  • Kecenderungan kulit berminyak
  • Berisiko terhadap kebotakan
  • Berisiko penyakit kuning alias jaundice – perubahan warna kulit menjadi kuning pada bayi

Adapun efek jangka panjangnya adalah:

  • Mudah marah atau gelisah, perilaku agresif alias roid rage
  • Paranoia – munculnya pikiran aneh-aneh
  • Munculnya delusi – pikiran yang berlawanan dengan kenyataan
  • Serangan jantung
  • Adanya pelebaran pada jantung – disebabkan adanya kerusakan otot jantung
  • Adanya risiko terkena kanker hati
  • Meningkatkan level kolesterol jahat
  • Ketergantungan steroid

Jika telah mengalami ketergantungan, saat itu Anda segera membutuhkan pengobatan. Ketergantungan dapat diilustrasikan dengan penderita merasa tidak bisa menggunakan fungsi tubuh tertentu jika tanpa steroid. Padahal penggunakan berlebihan akan menambah hormon di tubuh dan efeknya akan semakin berat.

Pemberhentian steroid biasanya dilakukan dengan cara tapering program untuk meminimalisir gejala “sakau” steroid, seperti:

  • Apatis dan depresi
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Insomnia
  • Penurunan kebutuhan seksual
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Cemas
  • Anoreksia
  • Lelah atau lemah

BACA JUGA:

 

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Sebentar marah, sebentar bahagia. Wanita mana yang tidak familiar dengan gejala PMS yang satu ini. Simak cara mengatasi mood swing saat menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Meski bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak, garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Apa saja manfaat garam bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

4 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Rutin Berolahraga

Kenapa otot jadi mengencang atau membesar kalau kita rajin berolahraga? Lalu bagaimana olahraga bisa membuat jantung lebih sehat?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kebugaran, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Apa yang terjadi pada tubuh saat jam tidur kita mundur 3 jam, atau waktu tidur berkurang 2 jam, atau jika kita mendadak menambahkan tidur siang 2 jam?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ganglion

Kista Ganglion

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
telapak kaki datar flat feet

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
kloning manusia

Kloning Manusia, Benarkah Bisa Dilakukan? Simak 5 Fakta Unik Seputar Kloning

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit