Seperti Ini Proses Pemasangan Behel Alias Kawat Gigi: Apakah Sakit?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017
Bagikan sekarang

Gigi yang kurang rapi tidak hanya membuat wajah Anda menjadi kurang menarik, namun ternyata juga menyimpan masalah kesehatan mulut. Pasang behel atau kawat gigi merupakan salah satu solusi bagi Anda. Berikut tahapan step-by-step dalam proses pemasangan kawat gigi.

Prosedur pasang behel

1. Konsultasi ke dokter gigi

Sebelum Anda memasang kawat gigi, Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan fisik dan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan sinar X untuk melihat kondisi gigi Anda. Dari hasil pemeriksaan tersebut dokter gigi akan menilai apakah Anda memerlukan kawat gigi atau tidak.

Dokter gigi akan berdiskusi dengan Anda mengenai pilihan terapi yang tepat dan perkiraan berapa lama terapi akan dilakukan. Setelah itu buatlah janji pertemuan berikutnya untuk pemasangan kawat gigi.

2. Prosedur pemasangan kawat gigi

Sebelum kawat gigi dipasang, permukaan gigi Anda akan dibersihkan, dihaluskan dan dikeringkan  agar kawat gigi dapat melekat dengan baik. Sebuah lem kemudian akan dipasang pada permukaan gigi Anda. Setelah itu kawat gigi akan dipersiapkan.

Pada kawat gigi terdapat bracket yang berfungsi sebagai ‘jangkar’ bagi kawat gigi. Bracket juga akan dipasang lem, lalu dilekatkan ke gigi Anda pada tempat yang telah ditentukan sebelumnya. Kelebihan lem akan dibersihkan. Lem tersebut akan disinari dengan cahaya berkekuatan tinggi agar lem menjadi keras sehingga kawat gigi tidak mudah lepas.

Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 20-30 menit tergantung dari tingkat keparahan kondisi gigi Anda.

3. Yang Anda rasakan selama proses pasang behel

Setelah pemasangan kawat gigi, Anda akan merasa tidak nyaman karena kawat gigi yang menarik gigi Anda akan menimbulkan rasa nyeri terutama 4-6 jam setelah prosedur selesai. Nyeri akan bertahan hingga 3-5 hari dan setelah itu akan mulai berkurang. Dokter akan memberikan obat nyeri untuk mengurangi rasa nyeri. Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang lunak agar tidak menimbulkan rasa nyeri.

4. Kontrol rutin

Kontrol rutin perlu dilakukan bagi Anda yang memasang kawat gigi. Seiring dengan berjalannya waktu, kawat gigi dapat menjadi longgar sehingga tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengubah posisi gigi Anda.

Anda dianjurkan kontrol rutin untuk melihat perkembangan gigi Anda sekaligus untuk mengencangkan kembali kawat gigi Anda setiap 3-10 minggu tergantung jenis kawat gigi yang Anda gunakan. Kawat gigi modern memiliki daya tahan yang lebih baik sehingga tidak memerlukan kontrol rutin yang terlalu sering.

5. Pelepasan kawat gigi dan perawatan setelah pelepasan

Setelah dokter gigi memastikan bahwa terapi telah selesai, maka kawat gigi akan dilepas. Secara perlahan lem yang telah keras akan dipecah dengan hati-hati. Sisa lem yang masih melekat pada permukaan gigi akan dibersihkan secara hati-hati.

Setelah pelepasan kawat gigi, Anda diharuskan untuk menggunakan alat yang disebut sebagai ‘retainer’. Alat ini akan digunakan didalam mulut untuk mencegah gigi Anda kembali ke posisi semula. Retainer harus digunakan selama 6 bulan tanpa dilepas, setelah 6 bulan maka Anda boleh menggunakan retainer pada malam hari saja saat tidur.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Menjaga Kebersihan Mulut Agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara optiimal tak hanya dengan gosok gigi saja. Lakukan beberapa langkah ini agar terhindar dari berbagai penyakit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Cara Menjaga Kebersihan Mulut Saat Berpuasa

Salah satu keluhan saat puasa adalah kesehatan mulut, contohnya seperti bau mulut. Untuk itu, Anda perlu menjaga kesehatan mulut saat puasa dengan cara ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Puasa saat sakit gigi? Jangan khawatir! pasalnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi saat puasa tanpa harus menelan obat!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
mencegah gigi ngilu

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020
infeksi mulut

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Bantu Mencegah Masalah dalam Mulut

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020