7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Gigi Sensitif Semakin Parah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika gigi Anda terasa ngilu dan nyeri saat menyikat gigi, makan makanan manis, atau minum minuman dingin, mungkin Anda memiliki gigi sensitif. Kondisi ini dapat menjadi lebih parah, jika dibiarkan tanpa pengobatan. Gigi Anda akan mengalami nyeri berkepanjangan dan tingkat sensitivitas yang lebih tinggi.

Memiliki gigi sensitif tentu tidak nyaman dan bisa menganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi jika gigi ngilu kambuh di saat Anda seharusnya sedang menikmati momen spesial. Bayangkan saja jika Anda menunjukkan ekspresi meringis di berbagai foto di pesta ulang tahun Anda, gara-gara gigi senat-senut setelah melahap cake.

Selain itu, mungkin tanpa Anda sadari ada beberapa kebiasaan buruk yang ternyata merupakan penyebab gigi sensitif semakin parah.

1. Menyikat gigi terlalu kencang

Menyikat gigi dengan terlalu bersemangat dapat menjadi penyebab gigi sensitif semakin parah. Kebiasaan buruk ini, dapat mengurangi lapisan luar gigi (enamel) dan menyebabkan terbukanya dentin (lapisan tengah gigi). Ini juga dapat menyebabkan resesi gusi (jaringan gusi menarik diri dari gigi).

Ketika semua kondisi tersbut terjadi pada gigi, maka gigi akan lebih sensitif terkena suhu ektrim atau makanan asam. Oleh karena itu, ubahlah kebiasaan ini dengan lebih pelan saat menyikat gigi.

2. Menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang kasar

Beberapa orang berpikir bahwa sikat gigi yang lebih kuat atau kasar, semakin baik. Namun, itu tidak benar, terutama untuk orang dewasa yang lebih tua. Seiring bertambahnya usia, gusi menekan ke belakang dan akar gigi menjadi terbuka, sehingga sering kali meningkatkan sensitivitas gigi.

Menyikat gigi dengan bulu yang terlalu keras dapat mengiritasi gusi dan menyebabkan gigi sensitif. Menyikat gigi dengan bulu yang terlalu keras dapat mengikis lapisan enamel gigi, sehingga menyebabkan gigi sensitif. Sebaiknya gunakan sikat gigi dengan bulu yang lebih halus.

3. Makan makanan asam

Sering makan makanan dengan kandungan asam yang tinggi seperti buah jeruk, tomat, kiwi, atau acar, dapat menyebabkan erosi enamel gigi dan menyebabkan rasa nyeri pada gigi.

Menghindari makanan asam dapat membantu Anda mengurangi rasa nyeri akibat gigi sensitif.

4. Makan makanan dingin atau panas

Makan makanan terlalu dingin atau terlalu panas dapat menjadi penyebab gigi sensitif semakin parah. Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan mengunyah es, ini akan semakin memperburuk kondisi gigi Anda.

Seiring waktu, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan pengikisan enamel gigi, yang membuat gigi Anda ngilu atau nyeri.

Selain itu, kebiasaan makan makanan panas lalu langsung minum dingin, atau sebaliknya, juga merupakan salah satu kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan pengikisan gigi dan gigi menjadi lebih sensitif.

5. Memakai pasta gigi yang tidak sesuai

Pemilik gigi sensitif perlu menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif, bukan pasta gigi biasa. Ini karena pasta gigi khusus gigi sensitif mengandung bahan untuk mengurangi sensitivitas gigi seperti potasium nitrat.

Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif setiap kali Anda menyikat gigi. Sikatlah gigi dua kali sehari secara teratur untuk meringankan sensitivitas gigi Anda.

6. Menggunakan obat kumur

Beberapa obat kumur yang dijual bebas mengandung alkohol, asam dan bahan kimia lainnya yang dapat menjadi penyebab gigi sensitif semakin parah, terutama jika dentin Anda terbuka.

Sebaiknya, coba membersihkan gigi Anda menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyelip di antara gigi dan tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

7. Kebiasaan menggertakan gigi

Sering menggertakan gigi adalah kebiasaan gugup yang mencerminkan kecemasan. Kebiasan ini disebut dengan bruxism. Kebiasaan ini bisa menjadi penyebab gigi sensitif semakin parah, karena dapat merusak enamel dan membuat dentin Anda terbuka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . 5 mins read

Ini Manfaat Obat Kumur untuk Para Pecinta Makanan Pedas

Apa Anda tahu jika makanan pedas dapat berdampak negatif pada gigi? Temukan alasannya dan manfaat obat kumur untuk bantu mengatasi hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16/06/2020 . 4 mins read

Solusi untuk Mengatasi Ngilu Akibat Gigi Sensitif bagi Pecinta Kopi

Anda mungkin merasakan ngilu ketika minum kopi. Tenang, Anda tetap bisa menikmati kopi asalkan tahu cara mengatasi ngilu akibat gigi sensitif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 09/06/2020 . 4 mins read

Obat Kumur Antiseptik Disebut Dapat Membunuh Virus COVID-19, Ini Penjelasannya

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Baru-baru ini terdengar kabar bahwa obat kumur dapat mencegah COVID-19, benar atau tidak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 08/06/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

asam penyebab gigi berlubang di mulut

Tips Mencegah Penumpukan Asam Penyebab Gigi Berlubang di Mulut selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 5 mins read
mengatasi masalah gigi sensitif

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 mins read
cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 mins read
sikat gigi baru dan bekas

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 mins read