Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Gejala Kandidiasis Oral, Infeksi Jamur yang Menyerang Mulut

Gejala Kandidiasis Oral, Infeksi Jamur yang Menyerang Mulut

Kandidiasis oral atau infeksi jamur di mulut lebih umum terjadi pada anak-anak, terutama bayi baru lahir yang berusia kurang dari satu bulan. Namun, tak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga bisa terkena kondisi ini. Lantas, apa saja gejala kandidiasis oral yang harus diwaspadai?

Sekilas tentang kandidiasis oral

obat sariawan

Selain bakteri, rongga mulut Anda juga secara alami menjadi hunian ideal bagi jamur. Hanya saja, jumlahnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan bakteri.

Namun, jamur di mulut bisa berkembang secara tak terkendali dan menyebabkan infeksi ketika Anda tidak menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik.

Kandidiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh ragi (sejenis jamur) yang disebut Candida. Jamur yang biasanya menyebabkan kondisi ini yaitu Candida albicans, Candida glabrata, dan juga Candida tropicalis.

Selain pada ana-anak, infeksi ini sangat rentan terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, orang yang sedang menggunakan obat-obatan steroid, atau orang yang kekurangan vitamin B12 dan zat besi.

Infeksi jamur di mulut sebenarnya mudah untuk disembuhkan, tapi juga mudah sekali kambuh jika Anda tidak terus merawat mulut dengan baik ke depannya.

Tanda dan gejala kandidiasis oral yang umum terjadi

Gejala kandidiasis mulut bisa berbeda-beda pada setiap orang. Pada tahap awal, infeksi ini umumnya tidak menimbulkan gejala apa pun.

Semakin jamur bertambah banyak, barulah gejalanya muncul dan mengganggu. Berikut merupakan berbagai gejala kandidiasis oral yang biasanya muncul.

1. Munculnya bercak putih pada mulut

Bercak putih pada mulut merupakan salah satu gejala umum yang menandakan bahwa mulut Anda terkena infeksi.

Jamur yang menginfeksi dapat menyebabkan peradangan sehingga menimbulkan pembengkakan, kemerahan, dan pembentukan luka berupa bercak putih.

Bercak berwarna putih krem ini biasanya muncul pada lidah atau pipi bagian dalam. Namun, terkadang bercak putih juga dapat menyebar ke langit-langit mulut, gusi, atau bagian belakang tenggorokan.

2. Mulut nyeri dan kemerahan

sakit kawat gigi

Selain menimbulkan bercak putih, infeksi jamur juga membuat mulut berwarna kemerahan. Biasanya, warna kemerahan ini diikuti dengan pembengkakan atau borok yang menyakitkan pada lapisan mulut.

Rasa nyeri yang muncul sering kali membuat pasien kesulitan saat makan. Terkadang, kondisi ini bisa berujung pada dehidrasi dan kekurangan gizi.

Bila terjadi pada anak-anak, gejala kandidiasis oral yang satu ini mungkin akan membuat anak Anda tidak mau makan atau menyusui dan jadi lebih rewel dari biasanya.

3. Mulut kering

Pernahkah Anda merasa mulut kering seperti penuh dengan kapas? Ini bisa menjadi salah satu gejala kandidiasis oral. Pasalnya, infeksi jamur dapat memengaruhi fungsi kelenjar ludah.

Pada dasarnya, kelenjar ludah memproduksi air liur untuk mencegah kerusakan gigi dan membantu pencernaan makanan. Melansir laman Better Health Channel, air liur juga membantu mencegah pertumbuhan jamur pada mulut.

Infeksi jamur yang menyerang mulut dapat menimbulkan peradangan serta menghambat produksi air liur. Akibatnya, mulut akan terasa lebih kering dari biasanya.

4. Hilang indera perasa

penyakit lidah

Ternyata, kandidiasis oral juga bisa menyebabkan hilangnya fungsi indera perasa. Ketika infeksi terjadi, mulut atau tenggorokan akan mengalami pembengkakan.

Pembengkakan ini dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke indera perasa sehingga mengurangi fungsi lidah dalam merasakan makanan.

Gejala kandidiasis oral yang satu ini juga kerap disebut disgeusia. Biasanya, disgeusia disertai dengan sensasi tengik atau rasa logam pada mulut.

5. Muncul luka pada sudut bibir

Peradangan karena infeksi jamur dapat menimbulkan luka pada salah satu sudut bibir. Mengingat kandidiasis oral membuat kondisi mulut jadi lebih kering, kulit pada bagian sudut bibir pun ikut mengering sehingga menjadi pecah-pecah dan luka.

Umumnya, gejala kandidiasis oral ini bisa menghilang sekitar dua minggu setelah Anda memulai pengobatan.

Namun, luka sudut bibir yang parah bisa saja meninggalkan bekas berupa jaringan parut, terutama bila terlambat diobati.

Kapan Anda harus pergi ke dokter?

Kandidiasis oral memang jarang menyerang anak-anak yang sudah lebih besar atau orang dewasa.

Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa akan mengalaminya, terutama bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala kandidiasis oral pada orang-orang yang memiliki masalah imun mungkin akan lebih parah dan sulit dikendalikan. Kondisi ini juga bisa menular ke orang lain.

Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala-gejala infeksi jamur pada mulut. Lebih cepat ditangani, lebih cepat pula kondisi Anda akan pulih kembali.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Oral Thrush. (2021). Mayo Clinic. Retrieved 14 February 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/oral-thrush/symptoms-causes/syc-20353533

Candida Infections of the Mouth, Throat, and Esophagus. (2021). Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 14 February 2022, from https://www.cdc.gov/fungal/diseases/candidiasis/thrush/index.html

Mouth Sore. (2021). Cleveland Clinic. Retrieved 14 February 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21754-mouth-sore

Mouth Sores and Inflammation. (2020). Merck Manual. Retrieved 14 February 2022, from https://www.merckmanuals.com/home/mouth-and-dental-disorders/symptoms-of-oral-and-dental-disorders/mouth-sores-and-inflammation

Dry Mouth. (n.d.). Better Health Channel. Retrieved 14 February 2022, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/dry-mouth

Dysgeusia. (2021). Cleveland Clinic. Retrieved 14 February 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22047-dysgeusia

Angular Cheilitis. (2021). Cleveland Clinic. Retrieved 14 February 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21470-angular-cheilitis

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 3 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.