Daftar Obat Kemoterapi yang Umum Digunakan Dalam Pengobatan Kanker Tenggorokan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/10/2019 . 6 mins read
Bagikan sekarang

Salah satu metode pengobatan kanker yang paling umum adalah kemoterapi. Kemoterapi adalah cara pemberian obat kanker berdosis tinggi lewat suntikan langsung ke pembuluh darah, atau juga bisa diminum dengan air. Tergantung jenisnya, obat kemoterapi bekerja untuk memperlambat perkembangan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Lantas, apa saja obat kemoterapi yang paling sering diresepkan dokter untuk mengobati kanker tenggorokan?

Obat kemoterapi untuk kanker tenggorokan

Ada banyak jenis obat yang bisa digunakan untuk mengobati kanker tenggorokan. Namun, empat macam obat di bawah ini termasuk yang yang paling sering diresepkan dokter dalam rangkaian pengobatan kanker tenggorokan.

1. Cisplatin

obat antasida

Cisplatin adalah obat kemoterapi untuk kanker tenggorokan yang mengandung platinum.

Obat ini dapat diresepkan sebagai obat tunggal atau digabung bersama obat lain untuk mengatasi pertumbuhan sel kanker di tenggorokan.

Dokter akan menentukan dosis obat cisplatin bersadarkan jenis dan stadium kanker tenggorokan Anda, serta kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cisplatin tersedia dalam bentuk cair yang diberikan melalui suntikan ke dalam pembuluh darah Anda. Sebelum itu, Anda mungkin akan diinfus lebih dulu selama 8 hingga 12 jam.

Beri tahu dokter perihal semua obat yang sedang rutin Anda minum saat ini, termasuk vitamin, suplemen makanan, hingga obat herbal untuk menghindari risiko interaksi antar obat yang serius. Interaksi antar obat juga dapat mengubah kinerja obat kemoterapi sehingga efeknya mungkin tidak maksimal.

Salah satu efek cisplatin yang umum adalah penurunan penglihatan. Hindari mengemudi atau melakukan sesuatu yang membutuhkan ketelitian tinggi setelah menjalani perawatan ini.

2. Carboplatin

obat amandel bengkak

Carboplatin adalah obat golongan cytotoxic yang juga umum digunakan dalam kemoterapi kanker tenggorokan. Obat ini dapat menghancurkan tumor, mencegah metastasis (penyebaran), dan mengurangi gejala kanker.

Carboplatin hanya akan diberikan lewat suntikan oleh dokter atau perawat. Banyaknya dosis obat yang disuntikkan akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan, berat badan, dan respon tubuh Anda terhadap pengobatan.

Idealnya obat ini harus terus disuntikkan selama 15 menit untuk satu dosisnya. Pemberian carboplatin tidak boleh lebih dari 4 kali seminggu.

Carboplatin memiliki risiko efek samping ringan yang biasanya dapat mereda dalam hitungan hari. Di antaranya:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Nyeri otot
  • Badan lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Mual dan muntah

Orang yang punya alergi terhadap carboplatin atau sejenisnya, seperti oxaliplatin dan cisplatin tidak dianjurkan menggunakan obat ini. Pengidap penyakit hati, ginjal, dan yang memiliki sistem imun lemah juga sebaiknya menghindari obat ini.

3. Epirubicin

obat diabetes

Epirubicin adalah obat kemoterapi untuk kanker tenggorokan yang termasuk golongan antibiotik antrasiklin. Obat ini mematikan sel kanker dengan merusak DNA yang ada di dalamnya.

Setiap pasien mungkin diresepkan dosis obat yang berbeda, karena disesuaikan dengan jenis kankernya, tinggi dan berat badan, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Beberapa efek samping obat epirubicin yang paling umum termasuk:

  • Rasa sakit atau terbakar di tempat suntikan
  • Muncul ruam kemerahan di kulit
  • Nafsu makan menurun
  • Urin berwarna gelap
  • Mual dan muntah
  • Kerontokan rambut
  • Perubahan warna kuku

Senyawa kimia dalam epirubicin dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang luas dan lepuhan bila bocor dari pembuluh darah. Maka, bila Anda melihat kulit di area suntikan bengkak dan memerah segera beri tahu dokter.

4. Decotaxel

pria minum pil kb

Decotaxel adalah obat kelas taksan golongan antineoplastik yang biasa digunakan dalam rejime kemoterapi kanker tenggorokan. Obat ini bekerja mengganggu proses pembelahan sel kanker, sehingga laju pertumbuhannya dapat dihambat atau dihentikan.

Decotaxel diberikan lewat suntikan ke pembuluh darah selama lebih dari 1 jam. Dokter dapat menggabungkan obat ini dengan obat kemoterapi lainnya untuk memaksimalkan pengobatan.

Efek samping yang dapat timbul selama pemberian obat docetaxel meliputi:

  • Rambut rontok
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Badan pegal-pegal
  • Pembengkakan di bagian pergelangan kaki dan perut

Untuk mencegah risiko efek samping seperti kulit yang bengkak atau reaksi alergi, dokter dapat meresepkan obat kortikosteroid seperti deksametason setelah pengobatan.

Efek samping kemoterapi lainnya

telinga sakit saat flu

Beberapa obat kemo di atas dapat menyebabkan efek samping yang tidak biasa. Misalnya, cisplatin dan docetaxel yang dapat menyebabkan kerusakan saraf (neuropati). Kerusakan saraf tepi dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau bahkan rasa sakit di tangan dan kaki. Dalam kasus tertentu, kerusakan saraf juga dapat dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Namun, peluang efek sampingnya sedikit banyak tergantung dari beberapa faktor, seperti dosis, durasi, serta kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat. Bagi beberapa orang, gangguan pendengaran akan hilang setelah dosisnya dihentikan. Meski begitu, beberapa orang dapat mengalami gangguan pendengaran permanen dan tidak bisa disembuhkan.

Maka, diskusikan dengan dokter terkait obat apa saja yang akan digunakan dan potensi apa saja yang bisa ditimbulkan. Pastikan juga Anda memerhatikan setiap perubahan yang terjadi pada tubuh. Bila merasakan efek samping yang mencurigakan atau bahkan mengganggu, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat kemoterapi lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Aturan memberi obat kemoterapi untuk kanker tenggorokan

pengobatan osteoarthritis lutut

Obat kemoterapi untuk kanker tenggorokan biasanya diberikan dalam beberapa siklus. Per siklusnya dapat memakan waktu sekitar 2-3 minggu.

Selain itu, obat kemo seringnya diresepkan sebelum atau setelah operasi untuk menghindari risiko kehilangan sel darah merah dalam jumlah banyak.

Selama pengobatan, dokter bisa meresepkan obat lain di samping obat kemoterapi untuk meningkatkan jumlah sel darah putih. Obat ini biasanya diberikan setelah kemoterapi untuk memastikan bahwa jumlah sel darah putih normal tetap stabil untuk siklus pengobatan berikutnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Tenggorokan Stadium 1: Gejala, Cara Mendeteksi, dan Pengobatannya

Perkembangan kanker tenggorokan umumnya dibagi menjadi 4 tahapan stadium. Apa artinya jika Anda didiagnosis kanker tenggorokan stadium 1?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 31/10/2019 . 6 mins read

5 Jenis Operasi yang Paling Sering Direkomendasikan Dokter untuk Kanker Tenggorokan

Untuk pasien kanker tenggorokan stadium awal, dokter sering merekomendasikan pengobatan langsung lewat operasi. Mana yang akan Anda jalani?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Tiroid, Health Centers 31/10/2019 . 5 mins read

5 Gejala Kanker Esofagus yang Paling Mudah Dikenali

Kanker esofagus dapat menyebabkan kematian bila terlambat didiagnosis. Maka itu, penting untuk mengetahui gejala awal kanker esofagus (kanker kerongkongan).

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/10/2019 . 5 mins read

Bagaimana Merokok Menyebabkan Kanker Tenggorokan?

Merokok bisa memicu penyakit kanker. Salah satu jenis kanker yang bisa berkembang akibat kebiasaan merokok adalah kanker tenggorokan. Mengapa bisa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 28/10/2019 . 9 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 mins read
manfaat nanas untuk kanker

Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Mencegah Perkembangan Penyakit Kanker

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/12/2019 . 4 mins read
perawatan tubuh pasien kanker

Cara Merawat Tubuh yang Benar Saat Menjalani Pengobatan Kanker

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 11/11/2019 . 6 mins read
kanker tenggorokan stadium 4

Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . 6 mins read