Hati-Hati, Makanan Asam Bisa Bikin Gigi Berlubang!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Beberapa dari Anda pasti sangat menyukai makanan asam. Selain karena rasa makanan asam yang dianggap enak, makanan dan minuman asam ini juga terasa menyegarkan mulut dan tenggorokan Anda. Namun, tahukah Anda, makan makanan asam secara berlebihan dapat memicu gigi sensitif (gigi menjadi ngilu) atau bahkan gigi berlubang? Mengapa makanan asam bisa menyebabkan gigi berlubang? Ini penjelasannya.

Berbagai penyebab gigi berlubang

Gigi berlubang (karies) merupakan proses ketidakseimbangan antara pelepasan mineral dari dalam gigi dengan pengembalian mineral ke dalam gigi. Beberapa faktor yang memengaruhi proses tersebut antara lain:

  • Akumulasi plak
  • Frekuensi konsumsi karbohidrat
  • Frekuensi paparan asam
  • Kualitas dan kuantitas air liur yang kurang baik serta memadai
  • Asupan fluor yang kurang

Bagaimana makanan asam menyebabkan gigi berlubang?

Frekuensi paparan asam yang tinggi pada rongga mulut menyebabkan mineral-mineral di dalam gigi lebih cepat hilang, dan mengawali terbentuknya gigi berlubang. Beberapa contoh paparan asam antara lain mengonsumsi minuman bersoda, minuman energi, jus buah, pempek (dan kuahnya) serta air perasan lemon.

Penjelasan singkatnya adalah, pH rongga mulut akan turun drastis ke tingkat terendah dan akan bertahan dalam waktu yang lama. Kondisi mulut yang sangat asam memungkinkan terjadinya pelepasan mineral-mineral dari dalam gigi dan secara klinis mulai terbentuk lubang.

Dalam suatu penelitian yang dilakukan tahun 2009, disimpulkan bahwa pasien yang mengonsumsi minuman bersoda dan jus buah dengan volume total 1.5 L per hari selama 6 tahun mengakibatkan gigi berlubang hampir di seluruh bagian leher giginya. Penelitian lain pada tahun 2006 menyebutkan bahwa minuman berkarbonasi dan jus buah menyebabkan gigi kehilangan mineralnya sampai 50 persen pada menit pertama.

Oleh karena itu, pada kasus pencegahan gigi berlubang yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi frekuensi konsumsi asam, terutama kuah pempek dan air perasan lemon. Setelah mengonsumsi asam, tunggu sekitar 40 menit, lalu lakukan penyikatan gigi dengan pasta gigi berfluor. Meningkatkan konsumsi air mineral hingga 2L per hari juga dapat menjaga pH rongga mulut tetap normal.

Jika Anda sudah terlanjur mengalami gigi berlubang, sebaiknya lakukan konsultasi dan pemeriksaan langsung ke dokter gigi, sehingga Anda akan mendapatkan perawatan non invasif maupun invasif yang tepat.

Makanan asam juga bisa membuat gigi jadi sensitif

Salah satu penyebab gigi sensitif yang paling sering dialami banyak orang adalah karena mengonsumsi makanan asam. Tapi sayangnya, tidak banyak orang yang tahu mengenai hal ini.

Makanan dan minuman dengan kadar asam tinggi seperti minuman soda, buah-buahan yang mengandung citrus, wine, cuka dan yoghurt dapat menyebabkan erosi email gigi. Gigi sensitif terjadi akibat terbukanya lapisan dentin pada gigi. Sementara makanan bercita rasa asam sangat rentan memicu gigi sensitif, selain dari makanan panas dan dingin.

Untuk mencegahnya, hindari menggosok gigi langsung setelah mengonsumsi makanan asam. Jika ingin gosok gigi, tunggu hingga minimal 30-60 menit setelah makan. Jika Anda gosok gigi setelah makan makanan asam gigi bisa semakin mengikis email dentin yang nantinya membuat gigi menjadi abrasi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca